Laman

Pemkab Labuhanbatu Pamerkan Komoditas Unggulan di PRSU

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengirim sejumlah komoditas unggulan untuk dipamerkan pada kegiatan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-41 yang dilaksanakan di arena PRSU Jalan Gatot Subroto Medan. Beberapa komoditas unggulan yang dipamerkan tersebut antara lain kelapa sawit, karet, nenas panai dan berbagai komoditas kerajinan rumah tangga seperti ikan asin dan ikan teri dalam bentuk kemasan, keripik udang, makan dan minuman tradisional serta kerajinan tenun milik Dekranasda Labuhanbatu. Namun ada satu hal yang kurang mengena pada pergaan kali ini, karena bahan yang dipamerkan seperti ikan asin dan makanan tradisional lainnya yang dikemas kecil-kecil ditempatkan di bagian atas menempel di dinding, sehingga pengunjung susah untuk melihatnya. Tetapi dari keseluruhan penampilan, pavilliun Labuhanbatu sudah jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seperti taman yang ditata dengan rapi dan asri. Demikian juga penggunaan bahan-bahan elektrik sudah masuk ke pavilliun ini seperti running teks dan banner rolling electrik. Pengakuan salah seorang pengunjung, Supriyono (40) warga jalan Perjuangan Medan mengatakan, dibanding tahun lalu pavilliun Pemkab Labuhanbatu sangat jauh berbeda. “Kalau tahun lalu terkesan kumuh, tapi tahun ini terlihat rapi dan asri. Nyamanlah melihatnya bang”, ujarnya. Dia juga mengatakan, bahwa penggunaan teknologi informasi seperti vcd dan banner rolling electrik sangat membantu pengunjung untuk mengetahui tentang Labuhanbatu lebih jauh. “Dari banner ini kita tahu apa potensi dan bagaimana pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Pemkab Labuhanbatu”, kata Supriyono. ● Plt Gubsu Buka PRSU. PRSU yang dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujonugroho, Jum’at (16/3-12) itu akan berlangsung selama satu bulan penuh yang diikuti sebanyak 33 kabupaten/kota se Sumut. Tampak hadir sejumlah pejabat, diantaranya anggota DPD RI Rahmat Shah dan Rudolf Pardede, Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin dan Bupati Samosir selaku tuan rumah. Tampak pula Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun dan sejumlah anggota DPRD Sumut, serta para konsulat jenderal. Sementara Pemkab Labuhanbatu diwakili oleh Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Drs Edi Sampurna Rambe MSi. Dalam acara tahunan ini dapat disaksikan berbagai kegiatan antara lain musik, kuliner, produk-produk unggulan dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Masyarakat juga dapat menyaksiksan paviliun dari 33 kabupaten di Sumut, serta hiburan dengan menampilkan sejumlah artis ibukota yang akan menghibur secara bergantian. Tidak ketinggalan negara bagian Pulau Pinang Malaysia juga turut meramaikan areba PRSU kali ini. Mereka memamerkan kerajinan tradisional berupa obat-obatan, makanan dan minuman serta informasi rumah sakit yang ada di daerah itu.(AR).

PB Alwasliyah Bersilaturrahmi Kepada Bupati Labuhanbatu

Pengurus Besar (PB) Al Jam’iyatul Washliyah melakukan silaturrahmi dengan Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD di pendopo, Rabu malam (14/3-12). Dalam silaturrahmi itu PB Alwashliyah didampingi oleh Pengurus Wilayah (PW) Alwashliyah Sumatera Utara dan Pengurus Daerah (PD) Alwshliyah Labuhanbatu, dan Civitas Akademika Univesitas Alwashliyah Rantauprapat. Sementara dari jajaran Pemkab Labuhanbatu yang hadir antara lain Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, Asisten Pemerintahan Drs Karlos Siahaan, Kepala BKD Aswad Siregar SE MAP, Kaban Kesbangpol Linmas Hasnul Basri S Sos, Kaban Pemberdayaan Perempuan dan KB Helifenida SKM MKes, Kadis Kesehatan dr H Alwi Mujahit Hasibuan MKes, Kepala RSUD dr HM Natsir Pohan SpB, Kadis Nakersostrans Darpinsyah SH, Kadis Dukcapil Ir Esty Pancaningdiyah MSi, Kadis Cipta Karya Ir Mahini Rizal dan Kakan Hanpang Syahbela Hasibuan SP. Bupati Tigor Panusunan Siregar dalam sambutannya mengatakan, pendidikan yang dijalankan Al Washliyah harus mampu menghasilkan kader-kader pemimpin bangsa yang memiliki kemampuan intelektual dan spiritual yang baik. Sebagai ormas Islam yang besar, Al Washliyah memiliki kewajiban dalam mencetak kader pemimpin bangsa yang baik. Apa yang dilakukan oleh Al Washliyah selama ini, kata Tigor, sudah bagus karena Al Washliyah melakukannya dimulai dari langkah kecil yang menghasilkan sesuatu yang besar. “Tidak ada langkah besar tanpa dimulai dari langkah kecil”, katanya. Terkait keinginan pihak Al Washliyah untuk mendirikan Fakultas Kedokteran di Universitas Al Washliyah Rantauprapat, Tigor mengatakan, bahwa langkah itu cukup baik. Namun, Tigor juga berpesan agar dalam merencanakan sesuatu harus dipikirkan langkah-langkah apa yang harus dilakukan. “Sebuah cita-cita tanpa perencanaan yang matang akan menjadi sia-sia”, jelas Tigor. Lebih jauh Tigor mengatakan, bahwa salah satu program Tigor-Suhari adalah melaksanakan pendidikan gratis kepada siswa SD sampai SLTA Negeri. Selain itu, katanya, ada program pembuatan KTP, KK dan Akta Kelahiran Gratis serta pelayanan kesehatan gratis yang keseluruhnnya merupakan janji politik yang telah saya realisasikan. Ketua umum PB Al Washliyah yang diwakili Ketua Bidang Pendidikan Drs H Ismail Effendy MSi dalam sambutannya menyatakan salam takzim jajaran Al Washliyah atas kesediaan Bupati menerima kunjungan silaturrahmi di pendopo pada malam itu. Kepada kalangan anggota Al Washliyah, diharapkan dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk kepentingan ummat sekaligus mampu menjalin kerja sama dengan Pemkab Labuhanbatu dalam mewujudkan visi dan misi Tigor-Suhari khususnya pada bidang pendidikan. “Kami merasa dukungan yang bapak berikan kepada Al Washliyah sangat berate bagi masa depan perjalanan organisasi ini ke depan”, kata Ismail Effendy. Sebelumnya Rektor Universitas Al Washliyah Labuhanbatu H Bukhori Is MM dalam sambutannya menguraikan kisah perjalanan universitas tersebut sejak berdiri beberapa tahun yang lalu sampai saat ini.(AR). Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar didampingi Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH foto bersama dengan PB Al Washliyah usai acara silaturrahmi.

Bupati Labuhanbatu Tigor Panusunan Siregar Buka Musrenbang ● Pemprovsu Akan Bedah 1500 Rumah Tahun 2013

Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2012 di ruang data dan karya kantor bupati, Kamis (15/3-12). Bupati Tigor menyampaikan, bahwa saat ini angka usia anak dibawah 10 tahun mencapai 50 % dari jumlah penduduk Kabupaten Labuhanbatu berdasarkan data Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Tahun 2011. Dari data itu kita dapat menarik kesimpulan, bahwa dalam 20 tahun ke depan kita akan mendapatkan jumlah penduduk produktif sebanyak 200.000 jiwa lebih. Kalau mereka ini tidak kita perlakukan dan persiapkan dengan baik mulai dari pemeliharaan kesehatannya serta pemberian pendidikan yang bermutu, maka 20 tahun yang akan datang mereka ini tidak akan mampu bersaing dengan saudara-saudaranya dari daerah lain. Oleh karena itulah, kata Tigor, program pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis yang diusung Pemkab Labuhanbatu merupakan pilihan terbaik untuk mempersiapkan masa depan mereka agar mampu bersaing, baik saat masuk perguruan tinggi negeri ternama maupun memasuki lapangan kerja. Mulai dari sekarang, tambahnya, kita harus mempersiapkan masa depan anak-anak kita dari berbasis perkebunan/pertanian ke bidang jasa. “Kita jangan lagi berpikir berapa luas kebun yang akan kita berikan kepada anak kita, tetapi bagaimana mempersiapkan skill anak dengan memberikan pendidikan yang bermutu”, ungkap Tigor, seraya menjelaskan bahwa pada 20 tahun yang akan datang lahan untuk mencetak perkebunan baru sudah tidak ada lagi. Pada bagian lain Tigor mengungkapkan, bahwa tahun 2010 yang lalu Labuhanbatu memperoleh bantuan daerah bawaan (BDB) sebesar Rp 5 milyar. Tahun 2011 naik menjadi Rp 75 milyar dan tahun 2012 sebesar Rp 130 milyar. Dari jumlah BDB yang kita peroleh setiap tahun tentunya belumlah memuaskan kita, karena kalau kita mengungkap data pajak kenderaan yang terdapat di Samsat Rantauprapat begitu besar dan merupakan yang terbesar di Sumatera Utara di bawah kota Medan, sehingga bantuan yang kita peroleh juga harus lebih besar. ●Bedah Rumah Sementara itu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2013 akan melakukan program bedah rumah kepada 1500 keluarga. Program ini dilakukan menyahuti program yang telah diprogramkan oleh Pemkab Labuhanbatu pada tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Utara melalui Kabid Sosial Budaya Drs Junaidi pada acara Musrenbang Kabupaten Labuhanbatu tersebut. Dijelaskannya, bahwa program bedah rumah ini harus disikapi dan direbut oleh Pemkab Labuhanbatu dengan memberikan data konkrit sebelum program ini diluncurkan. Menyikapi program itu, Bupati Tigor Panusunan Siregar menyampaikan kesiapannya memberikan data kepada Pemprovsu. “Kami memiliki data 2500 rumah yang selayaknya dibantu dengan program bedah rumah ini”, kata Tigor. Hadir pada acara itu antara lain Dan Dim 0209 Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua, Kapolres, Ketua DPRD, Kajari, Ketua PN, Wakil Bupati Suhari Pane, Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, para asisten, para kepala SKPD, pemuka agama, tokoh masyarakat, Ketua KNPI, OKP dan Ormas.(AR). Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar ketika memberikan arahan dan bimbingan pada acara Musrenbang.

Sekdakab : Pemberitaan Pers Harus Mencerdaskan dan Berimbang

Plt Sekdakab Labuhanbatu H Ali Usman Harahap SH meminta pemberitaan lembaga pers agar mencerdaskan rakyat, berimbang, tidak menghakimi dan memberikan pencerahan kepada pembacanya. “Harapan saya ke depan, lembaga pers sebagai media informasi harus mampu memberi inspirasi dan mencerdaskan warga”, ujarnya saat menerima audiensi Wakil Pimpinan Perusahaan PT Harian Tribun Medan Fauzan Marasabessy di ruang kerjanya, Rabu (14/3-12). Ditambahkannya, bahwa pers yang menyajikan liputan dan pilihan informasi cerdas di tengah masyarakat adalah hal yang patut disyukuri. “Masyarakat membutuhkan media yang mampu memberi inspirasi, mencerdaskan dan mencerahkan”, kata Ali Usman. Pemkab Labuhanbatu, tambahnya, memperoleh dua keuntungan dengan adanya pemberitaan pers ini yakni dapat menyampaikan informasi apa yang akan, sedang dan telah dikerjakan. Sementara dilain pihak pers juga dapat memberikan kritikan yang sifatnya membangun. “Tidak ada yang sempurna di dunia ini, oleh sebab itu kritikan dari pers sangat membantu kita apabila ada terjadi penyimpangan dalam melaksanakan tugas”, ungkapnya. Pada bagian lain Ali Usman mengatakan, bahwa penomena saat ini sungguh sudah jauh menyimpang dari yang diharapkan. Penomena itu antara lain kehadiran pemerintah dianggap tidak ada disaat-saat masyarakat menghadapi problema. Padahal, katanya, pemerintah sudah hadir jauh-jauh hari sebelum masalah itu lahir. “Penomena seperti ini kalau dibiarkan terus akan menimbulkan sikap apatis dari personil yang melaksanakan tugas di lapangan yang pada akhirnya akan merugikan semua pihak”, kata Ali Usman. Sementara itu Fauzan Marasabessy mengatakan, tujuan mereka melakukan audiensi selain untuk menjalin silaturrahmi serangkaian dengan road show mereka keliling Sumut, juga memperkenalkan harian ini di setiap daerah. Fauzan juga menyampaikan rencana Kompas Gramedia untuk melakukan pameran buku di Rantauprapat yang akan dikemas dalam bentuk “Kompas Gramedia Fair – KGF). Pada pameran itu juga akan melibatkan perusahaan otomotif, perhotelan, penerbitan dan lain sebaginya. Disampaikannya juga, bahwa saat ini pers selain berorientasi idealisme juga berorientasi profit, dimana pers harus mampu menghidupi karyawan dan reporternya. Oleh sebab itu, katanya, kami sangat ketat dalam melakukan pembinaan kepada karyawan dan repoter. Turut hadir pada audiensi itu Kabag Humas Abdurrahman dari Pemkab Labuhanbatu, sementara dari PT Tribun Medan adalah Manager Sirkulasi Dendi Nugroho Widisaputro, dan Account Executif Coodinator Andrey Saragih. Teks foto : Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH didampingi Kabag Humas Infokom Abdurrahman ketika menerima Wakil Pimpinan Perusahaan PT Harian Tribun Medan. 2 File telah Dilampirkan| 315KB

Bupati Labuhanbatu : Satpol PP Harus Bertindak Tegas Namun Santun

Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjalankan tugas harus bertindak tegas namun tetap menjaga sopan santun. Hal itu disampaikan Tigor saat menyampaikan sambutannya pada acara resepsi hari ulang tahun (HUT) Satpol PP ke-62 di halaman kantor tersebut, Rabu (14/3-12). Tigor mengatakan, bahwa julukan yang disampaikan kepada Satpol PP selama ini adalah institusi yang arogan. Hal itu harus kita kikis jauh-jauh, karena di zaman demokrasi saat ini semua pekerjaan harus terukur dan memiliki landasan hukum yang jelas. Untuk itulah, kata Tigor, Satpol PP sebagai institusi pengak peraturan daerah (Perda) harus mampu bersikap tegas namun santun kepada siapa saja, karena yang dihadapi bukanlah musuh tetapi masyarakat sipil yang membutuhkan arahan dan bimbingan dari kita. Tigor juga mengajak Satpol PP menjalankan amanah tugas lebih profesional, kompeten dan berintegritas tinggi. Hal ini dimungkinkan karena sebagai individu, personil Satpol PP merupakan garda terdepan dalam penegakan peraturan daerah serta penyelenggara ketertiban umum. Pada bagian lain Tigor meminta masalah kesejahteraan personil Satpol PP untuk diperhatikan, karena tugas personil Satpol PP tidak mengenal hari dan waktu. “Mereka harus siap bertugas kapan saja dan dimana saja dalam waktu 24 jam”, kata Tigor. Pada kesempatan itu Tigor menegaskan honor personil Satpol PP ke depan harus diatas upah minimum kabupaten (UMR). “Saya minta Sekda dan Kadis Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dapat menaikkan honor mereka diatas UMR”, kata Tigor yang mendapat aplaus dari personil Satpol PP yang memenuhi halam kantor tersebut. Sebelumnya, Kepala Satpol PP Saiful SP menjelaskan, bahwa kegiatan resepsi itu merupakan permintaan para personilnya, karena pada saat HUT Satpol PP yang lalu mereka tidak bisa hadir di Gubernuran disebabkan adanya tugas-tugas pengamanan dan penertiban pemindahan pasar Gelugur. Saiful juga menyampaikan terima kasihnya kepada bupati, karena perhatiannya yang cukup tinggi terhadap pembinaan personil Satpol PP selama ini. “Rasa percaya diri personil dalam menjalankan tugas cukup tinggi disebabkan dukungan penuh dari bapak bupati”, ujar Saiful. Hadir pada acara itu antara lain Sekdakan H Ali Usman Harap SH, Asisten Pemerintahan Drs Karlos Siahaan, Kaban BLH Romiduk Sitompul SH, Kadis PPKAD Erwin Siregar SH, Kepala BKD Aswad Siregar SE MAP, Kadis Pertanian Ir Leo Sunatra, Kaban Penanaman Modal dan Pengelolaan Perizinan Terpadu Saiful Amri ST, Kadis Nakersostrans Darpinsyah SH, Kadis Perindag Drs Borkat Pane MM, Kaban Kesbangpol Linmas Hasnul Basri S Sos, Kakan Hanpang Syahbela Hasibuan SP, Kepala Bappeda Drs Muhammad Kahfi, Kadis Kesehatan dr H Alwi Mujahid Hasibuan MKes, Kepala RSUD dr HM Natsir Pohan SpB dan Direktur PDAM Tirta Bina Amin Prastyo.(AR). Teks foto : Bupati Tigor Pansusunan Siregar ketika menyampaikan arahan didepan personil Satpol PP Labuhanbatu.

Pemkab Labuhanbatu Intensifkan Razia Pekat

Pemkab Labuhanbatu melalui Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Linmas, TNI dan Polres Labuhanbatu selama satu bulan terakhir terus mengintensifkan razia penyakit masyarakat (Pekat). Razia ini dilakukan untuk mendukung program Bupati-Wakil Bupati Labuhanbatu Tigor-Suhari berupa peningkatan ahlak dan moral sebagai salah satu pilar pembangunan. Disamping itu, kegiatan ini juga sebagai upaya penegakan peraturan daerah (Perda) Kabupaten Labuhanbatu Nomor 31 dan 32 Tahun 2008 tentang Penyakit Masyarakat. Pada tahun 2011 yang lalu Tim Gabungan melakukan sebanyak 6 kali razia disamping razia-razia rutin yang dilakukan oleh Stapol PP sendiri. Pada saat itu Tim berhasil menangkap sebanyak 200 pasangan mesum dari berbagai tempat hiburan, hotel dan kafe. Sementara sampai dengan Maret 2012 Tim Gabungan telah melakukan dua kali razia Pekat masing-masing tanggal 10 dan 13 Maret 2012. Pada tanggal 10 Maret 2012 tim berhasil mengamankan 26 pasangan sementara pada tanggal 13 Maret 2012 mengamankan 19 pasangan yang didapat dari sejumlah tempat penginapan/hotel dan kafĂ© remang-remang yang tersebar di kawasan Rantauprapat dan Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu. Kepala Satpol PP Saiful SP menegaskan, bahwa razia yang dilakukan merupakan agenda rutin. “Diminta atau tidak kami terus melakukan razia, karena ini merupakan tugas pokok dan fungsi kami sebagai penegak Perda”, kata Saiful. Dijelaskannya, bahwa upaya penertiban terhadap potensi yang dapat melanggar aturan seperti penyakit masyarakat, pedagang kaki lima, minuman keras dan anak bolos sekolah akan terus dilakukan. “Kita akan intesifkan terus patroli dan razia tempat-tempat yang diduga menjadi ajang penyakit masyarakat dan PKL yang melanggar aturan”, ungkap Saiful. Sementara itu Kabag Humas Pemkab Labuhanbatu Abdurrahman mengatakan, bahwa razia yang dilakukan oleh Tim Gabungan merupakan agenda rutin dari Pemkab Labuhanbatu dalam upaya meminimalisir praktek-praktek asusila dan peredaran minuman keras. Ditanya tentang banyaknya permintaan masyarakat agar Pemkab Labuhanbatu melakukan razia secara rutin di tempat-tempat hiburan malam dan hotel, Abdurrahman mengatakan, bahwa itu memang sudah menjadi agenda Pemkab Labuhanbatu. “Itu sudah menjadi agenda rutin kita dalam hal ini Satpol PP”, ujarnya, seraya meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Pemkab Labuhanbatu, jelasnya, memiliki keterbatasan personil, sementara agenda penertiban harus mengedepankan skala prioritas. “Untuk itulah kita minta bantuan personil dari Polri dan TNI”, katanya. Kepala Badan Kesbangpol Linmas, Hasnul Basri S. Sos mengatakan, untuk semua yang diamankan akan diperiksa darahnya supaya diketahui apakah mereka mengidap penyakit kelamin atau tertular HIV/AIDS.(AR). Teks foto : Petugas dari Bandan Kesbangpol Linmas melakukan pendataan dan pemeriksaan kepada mereka yang terjaring dalam razia yang dilakukan oleh Tim Gabungan baru-baru ini. 1 Lampirkan file| 198KB

Diduga Mobil Hasil Penggelapan Diamankan Polisi

Satu unit mobil Avanza diduga hasil penggelapan, diamankan dari lokasi parkir Hotel Garuda di kawasan Jalan A Yani, Rantauprapat, Selasa (13/3). Disinyalir untuk mengelabui pihak tertentu, ketika ditemukan mobil yang memiliki Nopol BK 1712 YL itu telah dipasangi Nopol aspal lainnya, yakni BM 1089 RC. Disebutkan, penemuan mobil tersebut berawal dari kecurigaan Hendri selaku pemilik sah mobil itu. Dimana, dia menemukan kenderaan terparkir yang mirip mobil miliknya. Sejurus kemudian dia lalu menghubungi pihak Polisi. Bermodal remote control (RC) yang ada, dirinya memastikan alarm yang terpasang di mobil. “Ketika ditekan remote, menyala alarm di mobil,” ungkap Hendri. Guna memastikan kebenarannya, lalu dilakukan pemeriksaan dan penyesuaian nomor mesin di fisik mobil dengan yang tertera di surat tanda nomor kenderaan (STNK). Katanya, pada tanggal 31 Desember 2011 lalu, mobil tersebut direntalkan melalui salahsatu penyedia jasa rental mobil di Jalan SM Raja, Rantauprapat. Namun, beberapa hari kemudian mobil miliknya tidak dikembalikan. Karena pihak perusahaan rental berkilah dengan berbagai alasan, lalu Hendri membuat Pelaporan ke Mapolres tertanggal 14 Feb 2012 lalu. Sumber di Mapolres menyebutkan karena laporan Hendri sebelumnya, pihak manajemen perusahan rental mobil tersebut ditetapkan jadi tersangka. Tapi sumber tidak merinci lebih jauh tentang pasal yang dikenakan kepada pihak perusahaan rental. “Ya, sudah ditetapkan jadi tersangka,” ungkap sumber. Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak W Setiawan dan Kasat Reskrim AKP Wahyudi ketika dikonfirmasi hingga berita ini terkirim ke meja redaksi belum bersedia membalas pesan singkat yang dikirim melalui ponselnya.