Wakil Bupati : Pemuda Harus Kuat, Tangguh dan Spotif
SMA Negeri I Rantau Selatan berhasil memboyong Piala Bupati Labuhanbatu pada Liga Pelajar Indonesia (LPI) masa kompetisi 2012 setelah pada pertandingan final mengalahkan sang juara bertahan SMK Negeri 1 Rantau Utara melalui adu penalti yang dilaksanakan di stadion Bina Raga, Selasa (27/3-12).
Kesebelasan SMA Negeri I Rantau Selatan yang diarsiteki oleh Anwar Sanusi pada awal babak pertama langsung melakukan gebrakan ke daerah pertahanan SMK Negeri I Rantau Utara, namun berkat kesigapan pertahanannya kesebelasan ini terhindar dari kebobolan. Kesebelasan SMK Negeri I berupaya keluar dari tekanan dengan melakukan penguasaan bola dari kaki ke kaki dan bersabar untuk memasuki daerah pertahanan lawan.
Memasuki 30 menit babak pertama terlihat pertandingan didominasi oleh Kesebelasan SMK Negeri I dengan melakukan operan-operan one-two yang merepotkan pertahanan SMA Negeri I. Penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat peluang Kesebelasan SMK Negeri I terbuang sia-sia. Sampai babak pertama usai kedudukan tidak berubah 0-0.
Sampai babak kedua berakhir kedudukan tidak berobah tetap 0-0. Dengan demikian dilakukan perpanjangan waktu 2x10 menit. Dalam perpanjangan waktu ini serangan silih berganti dilakukan kedua kesebelasan, namun tidak mampu merobah keadaan tetap 0-0, dengan demikian dilakukan adu penalti.
Dalam adu penalti kedua kesebelasan yang menurunkan masing-masing 5 penendang itu, SMA Negeri I Rantau Selatan berhasil memasukkan 5 gol dan SMK Negeri I Rantau Utara hanya 4 pendang yang masuk karena penendang terakhir Rahmad Hidayat gagal memasukkan bola karena berhasil digagalkan penjaga gawang.
Dengan demikian SMA Negeri I berhak menerima Piala Bupati Labuhanbatu, piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp 7 juta dan hadiah tambahan dari Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD berupa rekreasi ke Parapat.
Untuk juara 2 berhak menerima piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp 5 juta, juara 3 SMK Negeri 2 Rantau Utara berhak menerima piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp 4 juta. Pemain terbaik atas nama Marahusin (penjaga gawang) berhak menerima uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. Pencetak gol terbanyak atas nama Bahagia Tambak (11 gol) dari SMK Negeri I Rantau Utara dan Tim Terbaik Kesebelasan SMK Negeri I Rantau Utara masing-masing menerima Rp 1 juta.
Wakil Bupati Suhari Pane SIP mengatakan, pemuda Labuhanbatu harus dapat mensejajarkan diri dengan pemuda daerah lainnya. Pemuda Labuhanbatu harus menjadi pemuda yang tangguh dan sportif.
Hal itu, kata Suhari, hanya kita dapatkan melalui kegiatan yang sifatnya kompetitif seperti LPI ini. Oleh sebab itu janganlah cepat merasa puas dengan meraih juara dan merasa frustasi kalau gagal, tetapi jadikan ini semua sebagai pemicu semangat untuk berbuat yang lebih baik lagi.
Kepala Dinas Pendidikan Drs Iskandar mengungkapkan, bahwa setelah pelaksanaan LPI ini pihaknya dalam waktu dekat juga akan melakukan LPI Futsal. Dia juga menghimbau organisasi kepemudaan di daerah ini untuk melakukan hal yang sama agar pemuda di daerah ini terarah pembinaannya kepada hal-hal yang positif.(AR).
Teks foto : Wakil Bupati Suhari Pane SIP ketika menyerahkan Piala Bergilir Bupati Labuhanbatu kepada kapten Kesebelasan SMA Negeri 1 Rantau Selatan yang keluar sebagai juara LPI 2012.
1 Lampirkan file| 184KB
Perekaman e-KTP Terkendala Data Ganda
Perekaman e-KTP di Labuhanbatu terkendala beberapa hal antara lain adanya data ganda dari penduduk wajib KTP. Selain itu adanya penduduk yang pindah dan meninggal dunia terindikansi membuat perekaman e-KTP ini menjadi tersendat-sendat.
Hal itu terungkap dari hasil rapat evaluasi e-KTP di ruang data dan karya kantor bupati yang dipimpin oleh Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Rabu (28/3-12).
Suhari Pane mengatakan, bahwa kementerian dalam negeri tidak akan melakukan pencetakan e-KTP sebelum daerah ini melakukan perekaman sampai 100 %. Oleh sebab itu, kata Suhari, semua pihak harus mendukung program ini termasuk masyarakat, kepala lingkungan/dusun, kepala desa/lurah sampai camat dan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
“Sampaikan kalau ada kendala dan permasalahan di lapangan agar kita lakukan penyelesaiannya bersama-sama”, kata Suhari di hadapan para kepala desa, lurah dan camat se kabupaten Labuhanbatu.
Sementara itu Asisten Pemerintahan Drs Karlos Siahaan menjelaskan, perekaman data penduduk untuk e-KTP ini perlu segera dilaksanakan penyelesaiannya. Apabila memang terjadi data ganda atau pindah alamat, maka kepala desa atau lurah dapat segera melakukan rekapitulasi terhadap jumlah penduduk yang wajib KTP sekaligus dibuat berita acaranya.
Karlos juga menekankan, bahwa pendataan e-KTP ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kita kepada masyarakat. “Oleh sebab itu tidak ada alasan bagi kita untuk mempersulit masyarakat dalam pendataan e-KTP ini”, tegasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, kalau masyarakat enggan untuk melakukan pendataan di kantor camat atau Dinas Dukcapil, dapat juga dilakukan di kantor kepala desa dengan ketentuan masyarakat yang hadir harus diatas 80 orang.
“Mulai saat ini saya minta para kepala desa, lurah dan camat agar secara terus menerus melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat agar perekaman e-KTP ini dapat segera mencapai 100 %”, pintanya.
Hadir pada kesempatan itu Kadis Dukcapil Ir Esty Pancaningdiah MSi, para capat, kepala desa, lurah dan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Labuhanbatu.(AR).
Wakil Bupati : Pemkab Labuhanbatu Berpihak Kepada Masyarakat * Pemkab Labuhanbatu Minta PT HSJ Bayar Upah Sesuai UMP
Wakil Bupati Suhari Pane SIP menegaskan, bahwa Pemkab Labuhanbatu berpihak kepada masyarakat khusunya para buruh yang terdapat di berbagai perusahaan perkebunan di daerah ini.
“Sejak 2011 yang lalu Pemkab Labuhanbatu telah melakukan berbagai upaya harmonisasi dengan pihak PT HSJ agar permasalahan ketenagakerjaan di daerah ini dapat terselesaikan dengan menguntungkan semua pihak”, kata Suhari Pane ketika menerima perwakilan pengunjuk rasa di ruang kerja Asisten Pemerintahan, Senin (26/3-12).
Hal ini menjadi perhatian kami, kata Suhari, karena hak-hak para pekerja merupakan hak yang diatur dalam undang-undang yang harus kita taati bersama. Pemkab Labuhanbatu juga harus menjamin kelangsungan hidup warganya, namun di lain pihak kita juga harus bersabar karena upaya yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan proses yang cukup panjang.
Sementara itu Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Labuhanbatu Darpinsyah Siregar SH mengatakan, Pemkab Labuhanbatu telah meminta PT Hari Sawit Jaya (HSJ) untuk melakukan pembayaran upah buruh sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) kepada karyawannya.
Permintaan itu, kata Darpinsyah, dilakukan melalui nota pemeriksaan nomor 560/1008/DSTKT-4/2011 tentang Nota Pemeriksaan yang meminta agar pihak PT HSJ membayarkan upah sesuai ketentuan. Berdasarkan UU No 13/2003 Pasal 90 ayat 1 yang menyatakan “pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum”.
Lebih jauh Darpinsyah mengatakan, bahwa pihaknya bukanlah lembaga Yudistia yang bisa melakukan perintah begitu saja kepada setiap perusahaan apabila terjadi pelanggaran-pelanggaran. Pihaknya hanya bisa melakukan upaya mediator dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Sampai sejauh ini, kata Darpin, pihaknya telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan pihak PT HSJ yang dihadiri oleh SBSI 1992 namun tidak membuahkan hasil yang maksimal. Demikian juga berbagai upaya telah dilakukan seperti menyurati sebanyak 2 kali Dirjen PHI dan Jamsos Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada tanggal 12 Januari 2012 yang isinya mohon petunjuk atas pembayaran upah yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan swasta yang bernaung di bawah BKS PPS, namun sampai saat ini belum ada jawaban.
Terakhir pada tanggal 19 Maret 2012 Dinsosnakertrans Kab Labuhanbatu juga melayangkan surat ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara yang isinya mohon bantuan tenaga PPNS untuk melanjutkan kasus ini ke tahap penyidikan.
“Jadi, tidaklah berdasar kalau ada pihak-pihak yang mengatakan Pemkab Labuhanbatu tidak peduli terhadap keluhan buruh di daerah ini”, kata Darpinsyah.
Adapun tuntutan pengunjukrasa yang tergabung dalam SBSI 1992 melalui ketuanya Aluizatulo Zega antara lain meminta pihak perusahaan agar mendaftarkan seluruh buruhnya dalam program Jamsostek. Meminta Pemkab Labuhanbatu agar dalam menentukan upah buruh harus berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara bukan berdasarkan Keputusan BKS PPS.
Hadir pada kesempatan itu Asisten Pemerintahan Drs Karlos Siahaan, Kepala Satpol PP Saiful, Kabag Pemerintahan H Sarbaini, Kabag Humas Abdurrahman dan 10 orang perwakilan pengunjuk rasa.
Teks foto : Wakil Bupati Suhari Pane SIP ketika menerima para pengunjukrasa di ruang pertemuan Asisten Pemerintahan.
1 Lampirkan file| 189KB
Permainan Angklung dan Radical Pulse Band Pukau Pengunjung PRSU
Penampilan Group Angklung gabungan ibu-ibu dari Tim Pnggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu serta penampilan Group Band Radikal Pulse berhasil memukau pengunjung panggung hiburan (open stage) Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Rabu, (20/3-12) malam.
Panggung hiburan yang dibuka dalam rangka memeriahkan pelaksanaan PRSU ke-42 itu diisi secara bergantian oleh Pemkab/Ko se Sumatera Utara. Saat giliran Pemkab Labuhanbatu malam itu sengaja menampilkan tarian tradisional berupa tari persembahan untuk menyambut dan menghormati tamu kehormatan.
Usai tari persembahan, langsung giliran Group Angklung pimpinan dr Hj Fitra Laila SpTHT menggebrak dengan lagu pembukanya “Terajana” yang berhasil membawa penonton untuk bergoyang.
Tidak mau kalah giliran Radical Pulse Band yang terdiri dari dr Omar pada gitar, dr Andar pada Bass dan Yoga pada drum langsung menghangatkan open stage malam itu. Tidak kurang 4 lagu mereka bawakan berhasil memukau penonton yang memadati seluruh arena panggung hiburan malam itu.
Personil Radikal Pulse Band yang merupaka putra-putra Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD itu walau berlatar belakang pendidikan dokter namun sangat mahir memainkan alat musik. Tidak heran penampilan mereka mengundang decak kagum penonton khusunya kawula muda yang turut berjingkrak-jingkrak di bangku belakang.
Sebelumnya Bupati Tigor Panusunan Siregar dalam sambutannya mengatakan, walau mayoritas penduduk Labuhanbatu adalah suku Tapanuli diikuti suku Jawa, namun yang pertama menempati wilayah ini adalah suku Melayu.
Oleh sebab itu, katanya, kita selayaknya memberikan penghormatan kepada suku ini dengan memberikan kesempatan pertama dan utama dalam setiap penampilan kebudayaan maupun acara kenegaraan di daerah ini.
“Kita tidak boleh melupakan akar budaya kita sendiri, walau dalam kenyataannya saat ini daerah itu dihuni oleh mayoritas suku lain”, kata Tigor.
Pada bagian lain Tigor mengatakan, di Labuhanbatu Raya saat ini merupakan daerah penghasil 50 % CPO di Sumut. Dengan produksi sebesar itu, jelasnya, di daerah ini memang selayaknya dibangun industri hilir CPO, seperti industri minyak goring, margarine dan sabun.
Sebelumnya Ketua Yayasan PRSU Panusunan Pasaribu mengatakan, sesuai dengan visinya, penyelenggaraan PRSU diupayakan untuk mendorong keikutsertaan para pelaku dunia usaha, selain bertujuan meningkatkan investasi dari para investor yang akan menanamkan modalnya ke Sumut.
Panusunan Pasaribu juga mengungkapkan, bahwa acara hiburan yang digelar di open stage PRSU haruslah mengedepankan akar budaya local. Konsep acara yang dikemas pun haruslah menarik walaupun itu merupakan kesenian tradisional.
Hadir pada acara itu antara lain Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Ketua TP PKK dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT, Plt Sekdakab H Ali Usman Hrp SH, para Asisten dan para Kepala SKPD.
Wakil Bupati : Dunia Ini Milik Orang-Orang Pemberani
Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane SIP menutup sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang Kejurda Kawasaki Motocross dan Grass Track Seri II Tahun 2012 Pengda IMI Sumut memperebutkan Piala Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang dilaksanakan di Gedung Nasional Rantauprapat, Minggu (18/3-12) malam.
Acara yang dikemas dalam bentuk Malam Anugerah Penyerahan Hadiah itu berlangsung meriah dihadiri oleh Pengda IMI Sumut, Direktur RSUD dr HM Natsir Pohan, Direktur PDAM Amin Prasetyo, Ketua KONI Zainul Arifin Hasibuan, Ketua Pemuda Pancasila Ir Andi Suhaimi Dalimunthe, Kabag Humas Polres dan ratusan crosser yang memenuhi gedung nasional tersebut.
Dalam sambutannya Suhari Pane mengatakan, selama dua hari saya melihat keberanian dan ketangguhan para crosser saling mendahului lawan dengan harapan paling awal memasuki garis finish. Hal itu seperti filosofi kehidupan, yakni siapa yang berani menantang lika-liku hidup yang cukup berat ini berarti dialah pemenangnya. "Dunia ini adalah milik orang-orang pemberani", kata Suhari.
Suhari juga berharap dari kegiatan ini akan tumbuh kesadaran dan rasa percaya diri yang kuat dari para crosser untuk melawan segala bentuk kemungkaran, seperti penyalahgunaan Narkoba dan kebut-kebutan di jalan raya.
Sebelumnya, pada acara pembukaan Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menyampaikan terima kasihnya kepada pemilik Sirkuit 45 Cimamen Mual Mas Sigambal, Syahrul Ritonga, yang begitu besar perhatiannya terhadap kegiatan ini.
Tigor juga menyampaikan dukungannya terhadap Pengda IMI Sumut apabila menyenggarakan event di daerah ini. “Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang penyaluran bakat anak muda dibidang otomotif, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran tidak melakukan kebut-kebutan di jalan raya”, harap Tigor.
Kejurda Motocross dan Grass Track yang berlangsung selama dua hari itu menempatkan M Wira dan Rahnanda Putra sebagai juara umum junior dan senior setelah berhasil mengumpulkan nilai 70 dan 14.
Selengkapnya para pemenang adalah sebagai berikut : Kelas Bebeb 4 Tak Senior 125 CC Tune Up : Juara 1 D’Koko, juara 2 Erick Pranoto dan juara 3 Bagus Handoko. Kelas Bebek Campuran Senior 125 CC Tune Up : Juara 1 Stephen Ryan, juara 2 D’Koko dan juara 3 Vijay Ananta.
Kelas Bebek 4 Tak Junior 125 CC Modifikasi : Juara 1 M Wira, juara 2 Riki S dan juara 3 Ewin P. Kelas Campuran Junior 125 CC Modifikasi : Juara 1 M Wira, juara 2 Edo RH dan juara 3 Zefri Siregar. Kelas Bebek 4 Tak Pemula Standard 125 CC : Juara 1 Agus Gombloh, juara 2 Galang Miswan dan juara 3 Bayu. Kelas Bebek Campuran Pemula 125 CC Modifikasi : Juara 1 Ari Hasibuan, juara 2 Riki S dan juara 3 Vijay Ananta.
Kelas OMR KLX 150 CC Open : Juara 1 Yudi G, juara 2 D’Koko dan juara 3 M Rico. Kelas OMR KLX 250 CC Modifikasi Open : Juara 1 M Rico, juara 2 Ydi S dan juara 3 Putra. Kelas Bebek Campuran Pemula Lokal : Juara 1 Irul, juara 2 Ary dan juara 3 Nanda. Kelas Eksekutif : Juara 1 Rahmad, juara 2 Hamprasi dan juara 3 Komeng. Special Engine : Juara 1 Rahnanda Putra, juara 2 Irvan dan juara 3 Yudi S.(AR).
Hari Rimbawan Diperingati di Labuhanbatu
Apel gabungan menandai peringatan hari Rimbawan ke-29 di Labuhanbatu yang dilaksanakan di lapangan Balai Diklat BKD, Jalan Iwan Maksum Rantauprapat, Senin (19/3-12).
Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH ketika memnacakan sambutan tertulis Meneteri Kehutanan mengatakan, hari ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Rimbawan, karena 29 tahun silam tepatnya tanggal 16 Maret 1983 merupakan awal berdirinya Departemen Kehutanan yang sekarang dikenal dengan Kementerian Kehutanan. Mereka yang bergelut dalam bidang kehutanan sangat familiar dengan sebutan rimbawan, sehingga wajar jika lahirnya Kementerian Kehutanan juga merupakan lahirnya pengemban amanah yang disebut dengan Rimbawan.
Ditambahkannya, bahwa dewasa ini banyak masalah kehutanan yang sifatnya mejemuk , yang hanya mungkin diselesaikan melalui upaya lintas sektoral, misalnya kasus konfilk lahan dan ilegal logging. Untuk itu langkah-langkah koordinatif diantara instansi yang terkait sangat penting peranannya. Sementara itu pelaksanaan pembangunan itu sendiri, seringkali harus menjangkau bidang yang sangat luas diluar kehutanan. Semuanya itu mendorong jajaran rimbawan Indonesia untuk melaksanakan berbagai koordinasi dengan instansi terkait, baik pemerintah daerah, TNI/POLRI, swasta, LSM, maupun Tokoh masyarakat.
Selain itu sebagai rimbawan kita juga harus memberikan contoh kepada masyarakat untuk hidup dengan ramah lingkungan atau Go Green. Caranya dalah dengan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan kita sehari-hari (do green), misalnya hemat listrik, air, kertas , tidak membuang sampah sembarangan memisahkan sampah organik dan non organic.
Sistem inovasi kehutanan juga harus kita kembangkan seperti pengakuan legalitas kayu rakyat dengan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) yang telah mendorong pertumbuhan hutan rakyat yang menakjubkan di Pulau Jawa, dan sekarang hamper 60 % kebutuhan bahan baku industry perkayuan dipenuhi dari kemitraan hutan rakyat dengan industri.
Hadir pada kesempatan itu antara lain Kadis Kehutanan Ir Jumingan, Kepala BLH Romiduk Sitompul SH, Kadis Pertanian Ir Leo Sunatra, Kadis Perindag Drs Borkat Pane MM, Kaban Kesbangpol Linmas Hasnul Basri S Sos, Sekwan Fuad Siregar SH, para eselon III, IV dan unsur staf.(AR).
Pemkab Labuhanbatu Pamerkan Komoditas Unggulan di PRSU
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengirim sejumlah komoditas unggulan untuk dipamerkan pada kegiatan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-41 yang dilaksanakan di arena PRSU Jalan Gatot Subroto Medan.
Beberapa komoditas unggulan yang dipamerkan tersebut antara lain kelapa sawit, karet, nenas panai dan berbagai komoditas kerajinan rumah tangga seperti ikan asin dan ikan teri dalam bentuk kemasan, keripik udang, makan dan minuman tradisional serta kerajinan tenun milik Dekranasda Labuhanbatu.
Namun ada satu hal yang kurang mengena pada pergaan kali ini, karena bahan yang dipamerkan seperti ikan asin dan makanan tradisional lainnya yang dikemas kecil-kecil ditempatkan di bagian atas menempel di dinding, sehingga pengunjung susah untuk melihatnya.
Tetapi dari keseluruhan penampilan, pavilliun Labuhanbatu sudah jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seperti taman yang ditata dengan rapi dan asri. Demikian juga penggunaan bahan-bahan elektrik sudah masuk ke pavilliun ini seperti running teks dan banner rolling electrik.
Pengakuan salah seorang pengunjung, Supriyono (40) warga jalan Perjuangan Medan mengatakan, dibanding tahun lalu pavilliun Pemkab Labuhanbatu sangat jauh berbeda. “Kalau tahun lalu terkesan kumuh, tapi tahun ini terlihat rapi dan asri. Nyamanlah melihatnya bang”, ujarnya.
Dia juga mengatakan, bahwa penggunaan teknologi informasi seperti vcd dan banner rolling electrik sangat membantu pengunjung untuk mengetahui tentang Labuhanbatu lebih jauh. “Dari banner ini kita tahu apa potensi dan bagaimana pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Pemkab Labuhanbatu”, kata Supriyono.
● Plt Gubsu Buka PRSU.
PRSU yang dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujonugroho, Jum’at (16/3-12) itu akan berlangsung selama satu bulan penuh yang diikuti sebanyak 33 kabupaten/kota se Sumut.
Tampak hadir sejumlah pejabat, diantaranya anggota DPD RI Rahmat Shah dan Rudolf Pardede, Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin dan Bupati Samosir selaku tuan rumah. Tampak pula Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun dan sejumlah anggota DPRD Sumut, serta para konsulat jenderal. Sementara Pemkab Labuhanbatu diwakili oleh Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Drs Edi Sampurna Rambe MSi.
Dalam acara tahunan ini dapat disaksikan berbagai kegiatan antara lain musik, kuliner, produk-produk unggulan dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Masyarakat juga dapat menyaksiksan paviliun dari 33 kabupaten di Sumut, serta hiburan dengan menampilkan sejumlah artis ibukota yang akan menghibur secara bergantian.
Tidak ketinggalan negara bagian Pulau Pinang Malaysia juga turut meramaikan areba PRSU kali ini. Mereka memamerkan kerajinan tradisional berupa obat-obatan, makanan dan minuman serta informasi rumah sakit yang ada di daerah itu.(AR).
Langganan:
Postingan (Atom)

