Laman

Pansus LKPJ Nilai Penanganan Ketertiban dan Keamanan Berjalan Dengan Baik

Panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Labuhanbatu atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2011 menilai koordinasi penanganan ketertiban dan keamanan oleh instansi terkait di daerah ini berjalan dengan baik. Penilaian itu disampaikan dalam Laporan Pansus DPRD atas LKPJ Bupati Labuhanbatu pada sidang paripurna yang dibacakan oleh Pelapor II Pansus, Lahmuddin Hasibuan, Kamis (21/6-12). Dikatakannya, bahwa koordinasi yang baik antara Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Badan Kesbangpol Linmas, Satpol PP, Polres, Kodim 0209 serta Den Pom Labuhanbatu sudah berjalan dengan baik khususnya dalam penanganan unjuk rasa, koordinasi penanganan lalu lintas, pengamanan hari-hari besar keagamaan, penyiapan aparatur pelaksana penanganan ketertiban keamanan dan operasi pemberantasan penyakit masyarakat. Pansus juga memberikan catatan-catatan terhadap LKPJ tersebut antara lain tentang kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah, bahwa belanja yang dianggarkan adalah merupakan prakiraan untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan daerah, namun dalam pelaksanaannya agar dilakukan efisien dengan tidak mengurasi capaian target yang telah ditetapkan. Terkait penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, Pansus menilai bahwa kerja sama dengan Universitas Indonesia dilakukan dalam rangka perwujudan pembangunan daerah yakni bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Labuhanbatu yang berhasil guna dan berdedikasi tinggi untuk memacu pembangunan Kabupaten Labuhanbatu perlu ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas, dengan menjalin kerja sama dengan universitas ternama lainnya di Indonesia. Pansus juga memberikan saran dan rekomendasi kepada Bupati untuk menerbitkan Peraturan Bupati dan merencanakan Peraturan Daerah tentang pengawasan terhadap ruang terbuka hijau sebagai upaya mewujudkan kelestarian lingkungan. Demikian juga terhadap kios-kios di Pasar Gelugur yang belum difungsikan sampai saat ini, Pansus menyarankan agar dilakukan teguran kepada penyewa dan apabila tidak diindahkan, maka dalam kurun waktu dua bulan tidak juga difungsikan, maka Pansus merekomendasikan kepada Dinas Pasar dan Kebersihan untuk menjualnya kepada orang lain. Usai membacakan laporan Pansus, rapat diskors dan dilanjutkan pukul 16.00 Wib untuk mendengarkan tanggapan akhir fraksi-fraksi. Usai tanggapan akhir fraksi rapat paripurna dilanjutkan dengan Pembacaan Rekomendasi DPRD oleh Samsul Batubara dan selanjutnya penyerahan Rekomendasi oleh Ketua DPRD Hj Ellya Rossa Siregar kepada Wakil Bupati Suhari Pane SIP. Sementara itu Wakil Bupati Suhari Pane SIP yang membacakan pidato sambutan Bupati Labuhanbatu dalam rangka Laporan Pansus tentang LKPJ Bupati Labuhanbatu TA 2011 mengatakan, apabila kita cermati catatan Pansus secara keseluruhan jelas menunjukkan bahwa dewan mempunyai perhatian yang cukup besar terhadap peningkatan kinerja pemerintah kabupaten Labuhanbatu, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan maupun pembinaan kemasyarakatan yang tentunya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, kata bupati, saya minta seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Labuhanbatu agar merespon, menyikapi dan menjadikan rekomendasi Pansus ini sebagai bahan masukan untuk intrspeksi dan membenahi kekurangan-kekurangan yang ada serta berupaya seoptimal mungkin meningkatkan kinerja pada masa yang akan datang. Acara yang berlangsung terbuka untuk umum itu berakhir sekitar pukul 18.00 Wib dan dihadiri oleh kepala SKPD, wakil ketua DPRD, unsure Muspida dan insane pers.(AR). Teks foto : Ketua DPRD Hj Ellya Rossa Siregar SPd menyerahkan rekomendasi DPRD kepada Wakil Bupati Suhari Pane SIP pada acara sidang paripurna membahas LKPJ Bupati Labuhanbatu TA 2011.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Labuhanbatu ● PT Jamsostek Beri Ambulan Kepada RSUD Rantauprapat

Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki PT Pangkatan Indonesia, Selasa (19/6-12). Pada kesempatan itu bupati menyerahkan penghargaan kepada sekolah yang mengikuti lomba kebersihan, keindahan dan keteduhan lingkungan untuk tingkat SD, SMP dan SMA Sederajat. Di tempat yang sama PT Jamsostek juga menyerahkan bantuan 1 unit ambulance kepada Pemkab Labuhanbatu yang akan dioperasionalkan oleh RSUD Labuhanbatu. Penyerahan bantuan ambulance itu ditandai dengan penandatanganan berita acara penyerahan oleh Direktur Umum PT Jamsostek HD Suyono dan Direktur RSUD Labuhanbatu dr HM Natsir Pohan SpB. Menteri Lingkungan Hidup Prof Dr Balthasar Kambuaya MBA dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD mengatakan, tantangan lingkungan hidup terbesar dewasa ini adalah terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim, dimana masih belum ada konsensus dunia untuk mengikat negara-negara untuk secara bersama-sama mengatasinya. Adapun thema peringatan hari lingkungan hidup Indonesia 2012 yakni, “Ekonomi hijau : ubah perilaku, tingkatkan kualitas lingkungan”. Makna utama dari thema ini adalah pentingnya melakukan perubahan paradigma dan juga perilaku kita untuk menerapkan prinsip ekonomi hijau dalam aspek kehidupan agar tetap menjaga dan memelihara kelestarian dan kualitas lingkungan hidup. Penerapan prinsip ekonomi hijau memiliki dimensi utama internalisasi lingkungan dalam semua aktifitas pembangunan. Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan arahan Presiden RI yang menentapkan 4 pilar utama dalam pembangunan yakni, pro poor, pro jobs, pro growth dan pro environment. Dengan demikian, ekonomi hijau dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, kesetaraan sosial dan mengurangi resiko kerusakan lingkungan. Sementara itu dalam arahan tanpa teksnya Tigor Panusunan Siregar mengatakan, bahwa RSUD Labuhanbatu merupakan rumah sakit type B yang saat ini telah mengalami over kapasitas dengan jumlah tempat tidur lebih dari 220 tempat tidur dengan tingkat hunian lebih dari 80 %. Saya menilai, kata Tigor, bahwa RSUD sudah tidak layak apabila tidak dilakukan pembanguna yang baru. Seharusnya, jelas Tigor, pada tahun 2012 ini pembangunan RSUD yang baru dengan kapasitas 450 tempat tidur sudah dapat dilakukan, tetapi disebabkan keuangan negara akibat harga BBM yang tidak naik, maka pembangunan harus tertunda. Berkaitan dengan itu, Tigor menghimbau perusahaan perkebunan dan perusahaan lainnya di daerah ini untuk memberikan CSR-nya terhadap pembangunan RSUD Labuhanbatu tersebut. “Kalau memungkinkan, perusahaan yang ada di daerah ini khususnya perusahaan perkebunan yang menguasai 80 % wilayah Labuhanbatu dapat memberikan CSR-nya untuk pembangunan RSUD Labuhabatu agar pelayanan maksimal dapat kita lakukan kepada masyarakat”, kata Tigor. Terkait perilaku hidup sehat, Tigor meminta semua kepala sekolah agar melakukan langkah-langkah untuk membuat kegiatan perilaku hidup sehat di sekolah masing-masing. Saya berharap, anak didik kita terbiasa menggunakan WC dan membuang sampah pada tempatnya. “Saya dan Wakil Bupati akan melakukan peninjauan terhadap WC sekolah-sekolah di daerah ini”, kata Tigor kepada para kepala sekolah. Tigor menjelaskan, bahwa derajat kesehatan dipengaruhi oleh empat faktor yaitu perilaku, lingkungan, pelayanan kesehatan dan genetik. Diantara empat faktor yang sangat mempengaruhi derajat kesehatan itu adalah factor lingkungan, diikuti perilaku, pelayanan kesehatan dan genetik. Mengenai masalah lingkungan ini, kata Tigor, di kota Rantauprapat sendiri masih sangat memprihatinkan. Oleh sebab itu, katanya, saya telah memerintahkan camat Rantau Utara dan Rantau Selatan untuk melakukan sosialisasi kegiatan gotong royong untuk membuat lingkungan yang lebih baik. “Kalau lingkungannya masih jelek, maka derajat kesehatan akan turun, jumlah orang yang sakit semakin banyak, padahal penyakit itu dapat dicegah kalau lingkungannya baik”, ungkap Tigor. Pada bagian lain, Tigor mengatakan, pada tahun 2013 program pelayanan kesehatan gratis akan diambil alih oleh pemerintah pusat. Oleh sebab itu, katanya, Pemkab Labuhanbatu akan menggunakan anggaran pelayanan kesehatan gratis itu untuk beasiswa bagi siswa berprestasi tanpa memandang latar belakang siswa tersebut khususnya yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang S-1. “Ayo rebut kesempatan ini”, kata Tigor. Disebutkannya, bahwa dua tahun terakhir perhatian pemerintahan Tigor-Suhari terhadap peningkatan mutu pendidikan sudah menunjukkan hasil yang memuaskan. Anak SMA yang diterima di PTN di seluruh Indonesia melalui jalur undangan menunjukkan peningkatan yang signifikan dibanding tahun 2010 yang lalu. “Ini menunjukkan bahwa upaya kita untuk meningkatkan mutu pendidikan telah membuahkan hasil”, katanya. Berkaitan dengan itu, Tigor meminta Camat dan KUPT Dinas Pendidikan agar terus berupaya agar tidak ada lagi anak di Labuhanbatu tidak sekolah karena ketiadaan biaya. “Saya tidak mau menerima laporan kalau masih ada anak di Labuhanbatu tidak sekolah karena tidak mampu”, tegas Tigor. Hadir pada acara itu antara lain Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Dan Dim 0209 Letkol Inf Iman Sakti Zebua, Kajar Bambang Sudrajat SH, Ketia PN Rantauprapat Sabarulina Ginting SH, Ketua Tim Penggerak PKK dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT, Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, GM Evans Group Wilayah Sumatera Ir Bambang Sumantri, Direktur Umum PT Jamsostek HD Suyono, para kepala Badan, dinas dan kator serta undangan lainnya.(AR). Teks foto : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD ketika mencoba kemampuan Ambulance yang diserahkan oleh PT Jamsostek kepada RSUD Labuhanbatu. Teks foto 2 : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri KLH kepada Kepala Sekolah MIN Padang Bulan Drs Zulkarnain sebagai Pemenang Adiwiyata Tingkat Nasional. 2 File telah Dilampirkan| 475KB

Kantor Bupati Labuhanbatu Laku Terjual Rp 39,8 juta

Lelang Pembongkaran Blok II dan Blok III Kantor Bupati Labuhanbatu diikuti sebanyak 8 peserta lelang yang dilaksanakan di ruang data dan karya, Jum’at (15/6-12). Lelang (penjualan di muka umum) yang dipandu oleh Putra Sugiharto SH selaku Pejabat Lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan dan Lelang Negara, Kisaran. Kabag Keuangan dan Perlengkapan, Sapri SIP, selaku Kuasa Penjual yang ditugaskan oleh Sekdakab Labuhanbatu mengatakan, pembongkaran bangunan blok II dan III kantor bupati dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Labuhanbatu Nomor : 028/157/DPPKAD-IV/2012 tanggal 29 Mei 2012 tentang Penghapusan Sebahagian Gedung Kantor Bupati Labuhanbatu Jalan Sisingamangaraja 60 Ujung Bandar Rantauprapat Tahun Anggaran 2012. Ditambahkannya, bahwa pembongkaran tahap II Kantor Bupati ini sebelumnya telah melalui proses penaksiran dan penilaian yang dilakukan oleh tim yang melibatkan seluruh instansi terkait, seperti Dinas Cipta Karya, Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah Kabupaten Labuhanbatu. Disinggung tentang pengumuman lelang, Sapri menjelaskan, bahwa pengumuman lelang pembongkaran kantor telah dilakukan melalui Harian Waspada tanggal 8 Juni 2012 dengan Nomor Pengumuman : 027/01/KP/2012. Disebutkannya, bahwa harga limit lelang tersebut sebesar Rp 39.015.0000,- dengan harga jaminan sebesar Rp 30.000.000,-. Setelah dilakukan lelang, harga akhir yang dicapai adalah Rp 39.815.000,- yang dimengkan oleh Teo dari Rantauprapat. Lebih lanjut Safri menjelaskan, bahwa dengan dilakukan lelang itu, maka segala tanggung jawab dan biaya untuk pembongkaran serta pembersihan lokasi bangunan menjadi tanggung jawab Teo sebagai pemenang lelang. “Jadi, kita tidak menanggung lagi biaya pembongkaran serta pembersihan lokasi kantor yang dibongkar tersebut”, jelas Safri. Terkait sedikitnya peserta lelang, Safri, berpendapat disebabkan nilai bangunan yang dilelang kurang diminati oleh peserta, karena memang nilai jual fisik bangunan tersebut dinilai rendah karena termakan usia. Safri berharap pemenang lelang segera melakukan langkah-langkah pembongkaran, karena pembangunan gedung baru kantor bupati tahap II akan segera dilaksanakan. Pelaksanaan lelang tersebut berjalan lancar dimulai pukul 09.30 Wib dan berakhir pukul 10.30 Wib, selain disaksikan oleh Panitia Lelang, juga dihadiri oleh seluruh peserta lelang dan warga setempat. Pemenang lelang mendapatkan Akta Risalah Lelang setelah melunasi uang lelang dan biaya lelang sebesar 1 % dari nilai lelang.(AR). Teks foto : Peserta lelang ketika mengambil dokumen sebelum acara lelang dilaksanakan. Tampak Putra Sugiharto SH selaku Pejabat Lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan dan Lelang Negara, Kisaran (tengah), Kabag Keuangan dan Perlengkapan Sapri SIP (kanan) dan Kabag Administrasi Pembangunan Ir Suprapto (kiri). 1 Lampirkan file| 192KB

Pemkab Labuhanbatu Dukung Berdirinya Akademi Sepakbola di Rantauprapat

Pemkab Labuhanbatu mendukung sepenuhnya rencana pihak pengembang Bay Perkasa Group untuk membuat Akademi Sepakbola di Labuhanbatu. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Labuhanbatu yang diwakili oleh Asisten Ekbang dan Kesos H Burhanuddin Rambe SH ketika membuka Turnamen Sepakbola U-17 Memperebutkan Piala Bergilir Yusriadi Sirait dan Piala Tetap Bay Perkasa Cup I di Lapangan Bukit Pasuruan, Kampung Sawah, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu - Rantauprapat, Minggu (3/6-12) sore. Burhanuddin mengatakan, setiap upaya untuk memajukan dunia olah raga pasti akan mendapatkan dukungan dari Pemkab Labuhanbatu. Keinginan pihak Bay Perkasa Group untuk mendirikan Akademi sepak bola merupakan bentuk nyata dari keikutsertaan dalam pembinaan generasi muda di daerah ini. “Kami salut dan bangga atas upaya yang dilakukan oleh Bay Perkasa Group ini”, kata Burhanuddin. Pada kesempatan itu Burhanuddin juga menyampaikan, bahwa Pemkab Labuhanbatu akan memfasilitasi setiap usaha untuk memajukan dunia olah raga di daerah ini. “Pemkab Labuhanbatu akan memfasilitasi rencana pihak Bay Perkasa Group untuk mendirikan Stadion dan Akademi Sepak Bola di Rantauprapat”, kata Burhanuddin. Sementara itu Yusriadi Sirait sebagai pemerakarsa Turnamen Sepakbola U-17 Bay Perkasa Cup I Tahun 2012 yang juga Dirut Bay Perkasa Group pada kesempatan itu menyampaikan keinginannya untuk membangun stadion mini dengan kualitas rumput bertaraf nasional di lokasi perumahan Bukit Pasuruan Kelurahan Sirandorung tersebut. Selain itu Yusriadi Sirait juga merencanakan akan membangun Akademi Sepakbola, yang bertujuan untuk membina pemain-pemain sepak bola usia muda. “Diharapkan ke depan anak-anak akademi sepak bola ini dapat menjadi pilar-pilar utama tim Poslab setiap mengikuti event yang diselenggarakan oleh PSSI”, kata Yusriadi. Pengusaha muda ini juga akan membentuk club sepakbola yang pemainnya berasal dari turnamen Bay Perkasa Cup I yang akan diberi nama Rantau Perkasa FC. “Mudah-mudahan kesebelasan ini dapat meramaikan dan memberi warna dunia sepak bola di Labuhanbatu”, harapnya. Berkaitan dengan itu, Yusriadi mengajak semua pihak khususnya Pemkab Labuhanbatu, Organisasi Kepemudaan serta seluruh lapisan masyarakat pencinta sepak bola untuk mendukung rencana mulia tersebut. “Kami berharap dukungan dan kerja sama semua pihak untuk mewujudkan impian ini”, ungkapnya. Turut memberikan sambutan pada acara itu antara lain Ketua Koni, Ketua KNPI, Pengcab PSSI Labuhanbatu dan Camat Rantau Utara. Hadir pada acata itu antara lain Lurah Sirandorung, pemuka masyarakat, OKP, Ormas dan ratusan pendukung masing-masing kesebelasan. Turnamen itu diikuti sebanyak 9 kesebelasan yang dibagi dalam 2 pool dengan system pertandingan setengah kompetisi dimana juara dan runner up pool akan maju ke semi final. Pada pertandingan pertama bertanding kesebelasan Lokomotif Padang Matinggi melawan kesebelasan Bayu Sport Sirandorung.(AR/MR). Teks foto : Bupati Labuhanbatu yang diwakili Asisten Ekbang dan Kesos H Burhanuddin Rambe SH (no 4 dari kiri) ketika akan membuka turnamen sepak bola U-17 memperebutkan Bay Perkasa Cup I Tahun 2012. Tampak Dirut Bay Perkasa Yursiadi Sirait (no 1 dari kiri), Ketua KNPI Ahmad Rifai Hasibuan SH (no 2 dari kiri) dan Camat Rantau Utara Haris Topan Hasibuan SH (no 3 dari kiri). 1 Lampirkan file| 293KB

Bupati Resmikan Kantor Cabang Pembantu Sigambal PT Bank Sumut Tigor : Ayo Menabung di Bank Sumut

Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD meresmikan beroperasinya Kantor Cabang Pembantu Sigambal PT Bank Sumut, Kamis (7/6-12). Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita sekaligus peninjauan seluruh ruangan. Tigor menilai PT Bank Sumut Cabang Rantauprapat kinerjanya sangat baik bila dibanding 10 tahun lalu. Dapat kita lihat, kata Tigor, bahwa pada tahun 2011 lalu Bank Sumut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 800 milyar. Dana sebesar itu disalurkan sebesar Rp 700 milyar kepada masyarakat. “Ini tentunya sebuah prestasi yang sangat tinggi dan membanggakan”, ujar Tigor. Atas prestasi yang baik ini membuat PT Bank Sumut membuka Kantor Cabang Pembantu Sigambal, yang tujuannya untuk mendekatkan Bank Sumut kepada masyarakat Sigambal. Kita ketahui bersama, kata Togor, bahwa masyarakat Sigambal adalah masyarakat yang memiliki tingkat kesejahteraan dengan penghasilan yang baik. Oleh sebab itu, kata Tigor, ayo menabung di Bank Sumut karena uang yang kita simpan di Bank Sumut ini akan disalurkan kepada yang membutuhkannya. Dengan menempatkan dana di Bank Sumut berarti masyarakat secara tidak langsung ikut mendorong percepatan peningkatan laju perekonomian masyarakat itu sendiri. Sementara itu Direktur PT Bank Sumut dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Cabang PT Bank Sumut Rantauprapat Amirin Harahap mengatakan, kini Bank Sumut bisa berdiri tegak mensejajarkan diri dengan bank-bank umum nasional dan bank asing lainnya. Dijelaskannya, bahwa asset Bank Sumut dibandingkan 12 tahun lalu sampai tahun 2011 telah mencapai Rp 21 trilyun, sedangkan dana pihak ketiga sebesar Rp 15 trilyun dan kredit yang disalurkan sebesar Rp 11 trilyun dengan rasio kecukupan modal (CAR) 14,66 % dan NPL sebesar 2,56 %. Amirin mengatakan, Bank Sumut telah mengukir berbagai prestasi dengan meraih beberapa penghargaan seperti penghargaan dari museum rekor Indonesia (MURI) sebagai Bank Umum pertama yang konsisten memberdayakan perempuan melalui kredit mikro tanpa agunan yang disalurkan secara langsung dengan system kelompok. “Sejumlah prestasi bergengsi tingkat nasional ini tentunya tidak terlepas dari seluruh pegawai Bank Sumut”, ujar Amirin. Hadir pada acara itu antara lain Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap, Asisten Administrasi Pemerintahan Drs H Sarbaini, Asisten Administrasi Umum Elfin Riswan SE, Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Saiful SP, Kadis Kehutanan dan Perkebunan Ir Jumingan, Kepala KIPP Charles Tampubolon, Camat Rantau Selatan Drs H Ikramsyah P Nasution, tokoh masyarakat dan pemuka agama.(AR). Teks foto : Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi tokoh masyarakat Sigambal melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya Kantor Cabang Pembantu Sigambal PT Bank Sumut. 1 Lampirkan file| 253KB

Labuhanbatu Perkuat Pendidikan Berkarakter Melalui Pendidikan

Banyak yang mengatakan bahwa Indonesia telah kehilangan karakternya sebagai bangsa yang santun, ramah dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat. Saat ini banyak kita lihat tawuran antar pelajar, antar mahasiswa dan tawuran antar kampung. “Saya menilai kita tidak hanya kehilangan karakter, tetapi lebih tepat dikatakan kita tidak kenal lagi karakter itu dan tidak kenal lagi jati diri bangsa kita sendiri”, kata Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD ketika memberikan ceramah umum pada dihadapan 35 orang peserta Latihan Kader II (intermediate training) Tingkat Regional Sumatera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Labuhanbatu Raya, di Balai Diklat BKD, Jalan Iwan Maksum Rantauprapat, Kamis (7/6-12) sore. Tigor menambahkan, tawuran yang terjadi antar mahasiswa sebagai gambaran bahwa di tingkat anak-anak muda yang memiliki intelektual juga telah terjadi pergeseran nilai. Memang, kata Tigor, pada usia muda menurut ilmu kedokteran masanya memproduksi hormon yang menimbulkan agresifitas yang menggebu-gebu. Sifat agresifitas ini bisa dikontrol oleh kemampuan intelektual, tapi kenyataannya sekarang seorang inteklektual bisa melakukan agresifitas yang tidak terkontrol. “Inilah yang kita disebut kehilangan kerakter, kalau ini terjadi berlarut-larut akan kemana bangsa ini dibawa”, kata Tigor bertanya. Menurut Tigor jati diri kita sejak demokrasi terbuka athun 1998 telah melenceng dari cita-cita berdemokrasi yang sesungguhnya. Kita tidak lagi mau menerima perbedaan pendapat, dalam menyampaikan pendapat selalu mengedepankan keinginannya tanpa mengindahkan sopan santun. “Sesungguhnya jati diri itu adalah orang yang memiliki karakter yang menghargai perbedaan, tegas, menguasai diri, terampil, peka dan bertanggungjawab”, ujarnya. Penguasaan diri hanya bisa kalau kita mempunyai wawasan tentang keilmuan. Orang berilmu biasanya, dapat menguasai diri, tahu kapan dia marah, kapan dia melakukan keputusan, kapan harus melakukan tindakan dan kapan harus diam. “Ilmu seperti ini tidak akan didapati di bangku kuliah, kecuali kalau kita mengikuti pelatihan Latihan Kader seperti ini”, katanya. Terkait dengan pendidikan berkarakter di Labuhanbatu, Tigor menuturkan, bahwa Pemkab Labuhanbatu telah memasukkan kurikulum pendidikan karakter di tingkat SLTA. Walau begitu, ungkapnya, sejak SD anak-anak harus sudah diajarkan bagaimana berkata santun kepada orang lain, bagaimana harus antri, tidak membuang sampah sembarangan dan tahu menggunakan WC. “Kita harus mulai dari kecil-kecil untuk menggapai yang lebih besar”, tambahnya. Dijelaskannya juga, bahwa karakter itu tidak bisa diciptakan secara instan, tetapi dapat dirasakan 20 tahun yang akan datang. “Oleh sebab itu saat ini kata lakukan pendidikan karakter baru akan kita tuai hasilnya 20 tahun yang akan datang”, katanya. Tigor mengakui bahwa ada yang hilang dari dunia pendidikan kita, yakni hilangnya pelajaran budi pekerti seperti di era tahun 50-70-an. Jadi, katanya, tidak mengherankan saat ini kita menuai hasil berupa anak-anak yang bringas, tidak tahu sopan santun, mengedepankan kelompok dan tidak menghargai pendapat orang lain. Latihan Kader II itu juga diikuti HMI dari Asahan, Tanjung Balai, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Labura, Labusel, Paluta, Palas dan Labuhanbatus sebagai tuan rumah. Latihan Kader II itu dilaksanakan selama 1 minggu mulai tanggal 1-7 Juni 2012.(AR).

7 Jabatan Camat Diserah Terimakan Sekdakab : Camat Harus Aktifkan Posyandu dan PKK

7 jabatan camat masing-masing Camat Rantau Utara, Rantau Selatan, Bilah Barat, Bilah Hulu, Pangkatan, Panai Hulu dan Camat Panai Hilir diserahterimakan dari pejabat lama ke pejabat baru. Acara serah terima yang berlangsung serentak di 7 kecamatan itu berlangsung di aula kantor camat masing-masing, Senin (4/6-12). Untuk serah terima kecamatan Rantau Utara, Rantau Selatan dan kecamatan Bilah Barat dilakukan penyerahannya oleh Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH. Kecamatan Bilah Hulu dan Pangkatan oleh Kepala BKD Aswad Siregar SE MAP. Sementara untuk kecamatan Panai Hulu dan Panai Hilir oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Drs H Sarbaini. Dalam arahannya Sekdakab H Ali Usman Harahap SH mengatakan, jabatan yang diberikan kepada seseorang merupakan kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh Bupati. Jabatan itu akan dievaluasi secara berkala oleh Baperjakat dan akan dilaporkan kepada Bupati diminta atau tidak diminta. Oleh karena itu, kata Ali Usman, jagalah kepercayaan dan amanah yang diberikan itu dengan baik. “Bagi kita yang diserahkan amanah harus kita jadikan sebagai bentuk tanggung jawab kepada yang memberi”, ujarnya. Pada kesempatan itu Ali Usman meminta camat agar hadir di setiap event yang dilaksanakan masyarakat. Peran pemerintah baik itu di tingkat kecamatan sampai kepada kepala lingkungan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Camat harus mampu motivasi masyarakat dalam mengatasi setiap permasalahan di wilayahnya”, ungkapnya. Ali Usman menambahkan, persoalan yang terjadi di wilayah perkotaan adalah semakin lunturnya rasa kegotong royongan di tengah-tengah masyarakat. Disinilah peran pemerintah dalam hal ini camat harus mampu menciptakan rasa memiliki diantara sesama warga. Selain itu, katanya, masalah sampah dan drainase juga menjadi masalah yang komplek yang harus mampu diatasi secara bergotong royong. Peran camat sebagai leadership di wilayahnya harus mampu menggerakkan lurah dan kepala lingkungan dalam mengatasi sampah ini. “Bila perlu kepala lingkungan dapat mengkoordinir dalam pengelolaan sampah di wilayahnya”, ujar Ali Usman. Pada bagian lain Ali Usman meminta seluruh perangkat kecamatan, lurah dan kepala lingkungan agar proaktif mengawasi komplek-komplek pemukiman dan tempat kost yang semakin menjamur di kota Rantauprapat. Kita harus pastikan yang bermukim di tempat itu jelas statusnya. “Kehadiran pemerintah di tempat-tempat itu akan menimbulkan kewaspadaan”, ujarnya. Secara khusus Ali Usman meminta Camat dan Kepala Kelurahan agar mengaktifkan kembali Posyandu dan PKK. Kehadiran Posyandu dan PKK diharapkan akan mampu mengendalikan kelahiran penduduk, karena pertambahan penduduk yang tidak terkendali akan menimbulkan permasalahan secara nasional. Kepada Kepala Puskesmas dan jajarannya diminta supaya senantiasa menginformasikan kepada keluarga yang melahirkan agar segera mengurus akte kelahiran. Informasi ini penting, kata Ali Usman, karena apabila lalai dan telah melampaui waktu 1 tahun, maka pengurusan akte kelahiran tersebut harus melalui Putusan Pengadilan Negeri. “Kalau melalui proses pengadilan, maka kita harus membawa saksi-saksi dan akan menyita waktu kita”, tegasnya. Hadir pada acara itu Kepala Badan Pemberdayaan Perempuna dan Keluarga Berencana Helifenida SKM MKes, Unsur Muspika, para kepala kelurahan, Tim Penggerak PKK Kecamatan, Kader Posyandu, pemuka masyarakat, pemuka agama, OKP, Ormas dan para kepala lingkungan.(AR). Teks foto : Camat Rantau Selatan yang baru (kanan) Drs H Ikramsyah Putra Nasution menerima memori dari Hery AP (kiri) camat Rantau Selatan yang lama. 1 Lampirkan file| 186KB