Laman

Bupati Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BKMT Wilayah Pantai

Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menghadiri pelantikan Badan Kontak Majelis Ta'lim (BKMT) Wilayah Pantai yang dipusatkan di Pelabuhan Pemda, Tanjung Sarang Elang Kecamatan Panai Hulu, Rabu (11/7-12) sore. Adapun pengurus BKMT yang dilantik itu adalah Ny Muslih SH sebagai Ketua BKMT Kecamatan Panai Hulu, Ny Ibrahim Ritonga SPd sebagai Ketua BKMT Kecamatan Bilah Hilir dan Ny Jamaluddin SPd sebagai Ketua BKMT Kecamatan Panai Hilir. Ketua Panitia Penyelenggara Jamaluddin SPd melaporkan, peserta yang mengikuti acara itu terdiri dari perwiridan perempuan yang berasal dari tiga kecamatan yang berjumlah 2000 orang. Para hadirin cukup antusian mengikuti acara ini ditandai dengan ramainya masyarakat yang datang dimulai sejak pukul 11.00 Wib. Acara ini juga dilanjutkan dengan Gebyar Ramadhan kecamatan Panai Hulu. Pelantikan yang dilakukan oleh Ketua BKMT Kabupaten Labuhanbatu Hj Marhanim As, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Suhari Pane SIP, para kepala badan, dinas dan kantor serta para pengurus BKMT Kabupaten Labuhanbatu dan masyarakat setempat. Bupati Labuhanbatu dalam pidato arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus BKMT Kabupaten Labuhanbatu yang telah melantik BKMT wilayah pantai. Penghargaan yang tinggi juga disampaikan Tigor kepada panitia dan masyarakat pantai karena telah menyelenggarakan acara yang cukup meriah itu. Tigor juga menyampaikan rasa bangganya kepada BKMT karena telah mampu menjalankan organisasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan pengetahuan keagamaan terhadap anggotanya. "Saya berharap dalam berorganisasi ini agar dihindari kegiatan bergunjing, karena itu akan membuat perpecahan dan menambah dosa", ujar Tigor. Pada Ramadhan yang akan datang, jelasnya, Pemkab Labuhanbatu kembali akan mengunjungi lebih dari 100 masjid. Ini tujuannya untuk menyampaikan pesan pesan pembangunan khususnya pembangunan pada bidang keagamaan. Saya berharap kegiatan Magrib Mengaji dapat terus digalakkan di berbagai masjid di daerah ini. “Mari kita perkenalkan Alqur’an kepada anak cucu kita sejak dini”, pinta Tigor. Tigor pada kesempatan itu berjanji akan menyelesaikan jalan Sei Rakyat-Sei Berombang yang pengerjaannya sudah dimulai sejak tahun 2011 lalu. “Insya Allah pada bulan Desember 2012 jalan itu sudah bias dilalui", kata Tigor yang mendapat aplaus dari hadirin. Terkait listrik yang sering mati akhir-akhir ini di Wailayah Pantai, Tigor berjanji akan mengupayakan agar pihak PLN dapat menyahutinya dengan mengoperasionalkan pembangkit listrik sebagaimana mestinya. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat PLN dapat menyala kembali seperti biasanya agar aktifitas masyarakat pada malam hari dapat berjalan kembali”, katanya. Acara itu dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Al-Ustadz Drs Muhammad Ridwan. Al-Ustadz dalam ceramahnya menyampaikan tentang kewajiban untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. "Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu", kata Muhammad Ridwan melansir ayat suci Alqur’an. Pada bagian lain Muhammad Ridwan menyampaikan, ada tiga orang yang tidak diterima puasanya, yaitu anak yang durhaka terhadap orang tuanya, istri yang durhaka kepada suaminya dan orang yang memutuskan hubungan silaturrahim. “Oleh sebab itu kita harus menghindari tiga hal tersebut agar ibadah puasa kita dapat diterima oleh Allah Swt”, ujarnya. Adapun susunan kepengurusan BKMT Bilah Hilir Ketua : Rasyidah SPd, Sekretaris : Linda Wati, Bendahara : Hj Masdawati SPd. Susunan kepengurusan BKMT Panai Hulu, Ketua : Ny Muslioh SH, Sekretaris Lindawati SPd, Susunan kepengurusan BKMT Panai Hilir Ny Jamaluddin SPd, Sekretaris : Ahadiah SPd, dan Bendahara : Sukarnowati SPd.(AR). Teks foto : Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Ibu menyerahkan tali asih kepada Jamaah Tariqot Na’sabandiyah Panai Hulu. Foto

Pemkab Labuhanbatu Terus Pantau Stok Sembako

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, intensif melakukan pemantauan stok dan harga sembilan bahan pokok (Sembako) kebutuhan masyarakat, mencegah kemungkinan terjadinya kelangkaan yang dapat memicu kenaikan harga, menjelang dan saat puasa Ramadhan serta lebaran Hari Raya Idul Fitri. Demikian disampaikan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Ir Adlin Tanjung, menjawab pertanyaan ML di kamar kerjanya, Kamis, (11/7-12). Katanya, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, melalui Dinas Perindustrian, Koperasi, Perdagangan, Usaha Kecil dan Menengah, setiap saat melakukan pemantauan stok dan harga sembako di pasar. Hasil pemantauan tersebut, dilaporkan kepada Bupati Labuhanbatu. Ia mengatakan, kegiatan pemantauan ini penting. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan kebutuhan lainnya, yang akan memberatkan masyarakat kurang mampu. Berdasarkan hasil pemantauan dan dilaporkan Dinas Perindustrian, Koperasi, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, lanjut Adlin Tanjung, stok sembako di Labuhanbatu menghadapi bulan suci Ramadhan dan lebaran Hari Raya Idul Fithri, dalam kondisi cukup. Sementara harga sembako, pada umumnya masih tetap stabil. Meski ada sebahagian kecil diantaranya, mengalami kenaikan, seperti gula pasir dari Rp. 12.000 menjadi Rp. 13.000. Beras IR Lokal dari Rp. 7.300 menjadi Rp. 8.000. Sementara beras jenis kuku balam masih stabil. Tepung dari lima jenis masih tetap stabil. Meski demikian katanya, menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, pihaknya akan melakukan monitoring stok dan harga sembako kebutuhan pokok masyarakat. Dalam monitoring ini, direncanakan Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, serta Wakil Bupati Suhari Pane SIP, bisa langsung meninjau stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar-pasar yang ada di daerah ini. Seperti kita ketahui, menurut biasanya menjelang puasa Ramadhan dan lebaran Hari Raya Idul Fitri, diperkirakan harga sembako akan naik. Karena meningkatnya kebutuhan masyarakat menyambut hari besar keagamaan tersebut.

Sosilisasi Advokasi dan Fasilitasi Pengurustamaan Gender (PUG) Bagi Perempuan

Keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat sangat tergantung dari peran serta laki dan perempuan sebagai pelaku dan pemanfaat hasil pembangunan. Namun pada kenyataannya keterlibatan perempuan dalam pembangunan masih belum optimal bila dibandingkan dengan kaum laki-laki. Hal tersebut disampaikan Plt Setdakab Labuhanbatu H Ali Usman harahap SH mewakili Bupati, ketika membuka acara Sosialisasi Advokasi dan Fasilitasi Pengurustamaan Gender (PUG) bagi Perempuan, di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati, Rabu (20/06-2012). Konsep Gender, ujar Ali Usman, mengacu pada peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan yang masih terjadi kesenjangan akibat keadaan sosial dan budaya pada masyarakat. “Kita melihat kenyataan bahwa kualitas hidup perempuan dan pemahaman masyarakat terhadap gender dan pengarusutamaan gender saat ini masih terbilang rendah. Karena itu diperlukan advokasi dan fasilitasi bagi perempuan dalam rangka integritas isu gender yang perlu menjadi perhatian dan kemudian diintegrasikan dalam unsur dan kegiatan pembangunan,” ujarnya. Timbulnya kesenjangan kualitas hidup disebabkan oleh faktor budaya dominasi laki-laki (patriarkhi) dan dampak dari berbagai produk peraturan perundang-undangan, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang bisa gender. Selain itu kualitas kesejahteraan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak juga masih jauh dari harapan. Dari faktor itu lanjut Ali Usman lagi, merupakan tanggung jawab semua pihak dalam mengurangi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan, oleh karenanya advokasi dan fasilitasi pangarusutamaan gender ini adalah wahana untuk menampung aspirasi bagi kesetaraan gender ini. Sementara itu, Kabiro Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana Setdaprovsu, yang diwakili Kabag PUG Pemberdayaan Perempuan dan KB Dra. Hj Marhamah MSi sebagai Narasumber dalam paparanya menyampaikan tentang Implementasi Stategi Pengustamaan Gender Dalam pembangunan Daerah Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Disampaikanya bahwa saat ini data pilah antara laki-laki dan perempuan hampir di semua instansi dan Satuan Kerja Perangakat Daerah (SKPD), masih sangat minim. Salah satu kendala yang dihadapi untuk mengumpulkan data pilah ini adalah tidak adanya dukungan data pilah dari berbagai daerah di Indonesia. ”Inilah yang kita dorong agar masalah pengumpulan data pilah antara laki-laki dan perempuan di daerah dapat segera diselesaikan, agar dapat diketahui dimana kesenjangan terjadi. Selama ini yang baru diketahui adalah kesenjangan dalam mendapatkan lapangan pekerjaan,” jelasnya. Sebelumnya Ketua panitia Mahadi Hasibuan S.IP dalam laporannya menyampaikan kegiatan advokasi dan fasilitasi PUG bagi perempuan ini diikuti oleh 60 orang peserta terdiri dari kepala SKPD dan para Kasubag Program seluruh Dinas, Badan dan Kantor dan dari PKK Kabupaten Labuhanbatu. Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selam satu hari penuh ini menghadirkan, kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Labuhanbatu, Kepala bappeda Lanuhanbatu, Kabiro Pemberdayaan Peremppuan, Anak dan KB Setdaprovsu diwakili Kabag PUG Biro PP Anak dan KB Dra.Hj Marhamah, M.Si, dan undangan lainnya. Sedangkan tujuan pelaksanaan Pengurtamaan Gender ini adalah untuk memastikan bahwa perempuan dan anak akan mendapatkan serta memperoleh hak-hak dasar dalam proses pembangunan.(MS) Teks foto : Sekdakab Labuhanbatu H Ali Usman Harahap SH ketika menyampaikan kata sambutannya pada acara Sosialisasi Advokasi dan Fasilitasi Pengurustamaan Gender (PUG) bagi Perempuan di ruang data dan karya kantor bupati. 4 File telah Dilampirkan| 1,1MB

Serah Terima Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan ● Bupati : PKK Harus Mengutamakan Keluarga

< Bupati Labuhanbatu meminta para camat agar ikut aktif membina PKK di wilayahnya masing-masing, karena salah satu penilaian kinerja camat adalah prestasi menggerakkan PKK di tingkat bawah. Demikian arahan Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD pada acara serah terima tujuh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu di Aula Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (20/6-12). Tigor menilai bahwa keberhasilan menggerakkan PKK di tingkat bawah ditandai dengan meningkatnya kesejahteraan, kesehatan dan pengetahuan masyarakat di tempat itu. Apa yang dilakukan pengurus PKK Kecamatan selama ini dinilai cukup baik tetapi perlu ditingkatkan. “Kepada ketua TP PKK yang lama saya ucapkan terima kasih karena telah memberikan kontribusi terhadap pembinaan PKK selama ini”, ucap Tigor. Pada kesempatan itu Tigor secara khusus meminta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dalam hal ini Ibu Camat agar mengutamakan keluarga dari pada mengurus PKK. “Urus dulu suami dan anak-anak baru urus PKK”, tegas Tigor. Sebelumnya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten mengatakan, dengan dilakukannya serah terima Ketua TP PKK Kecamatan, ketua baru harus aktif untuk melaksanakan 10 program pokok pkk dan dipersilahkan melakukan perobahan pengurus. Terkait perobahan pengurus PKK Kecamatan, Fitra Laila berharap agar tetap menggunakan orang-orang lama yang mau bekerja. Bekerja di PKK, kata Fitra, merupakan pekerjaan sosial dengan pengabdian tanpa pamrih, tidak digaji. Jadi, katanya, melaksanakan tugas di PKK adalah pekerjaan dengan tulus ikhlas. “Semoga nanti Allah Swt dapat membalas kebaikan ibu-ibu selama ini”, ujar Fitra. Saat ini, tambah Fitra, antara PKK dan Dharma Wanita Persatuan bermitra dan bekerja sama dalam melaksanakan tugasnya. Hal itu terkait dengan adanya program millennium development golds (MDGs) yakni program yang dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan tetapi bekerja sama dengan PKK. Dari 10 program MDGs itu tertuang dalam 10 Program Pokok PKK. “Jadi sekarang ini antara Dharma Wanita dan PKK sudah berdampingan, bermitra dan bekerjasama baik saat melaksanakan pembinaan di kecamatan dan desa”, jelas Fitra. Pada kesempatan itu Fitra Laila meminta Ketua TP PKK Kecamatan yang baru agar terus belajar. “Tanyakan kepada TP PKK Kabupaten apabila ibu-ibu tidak tahu. Kami akan melayani ibu-ibu 24 jam baik melalui telepon maupun SMS”, katanya. Adapun Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan yang diserahterimakan itu adalah PKK Kecamatan Rantau Utara, Rantau Selatan, Bilah Barat, Bilah Hulu, Pangkatan, Panai Hulu dan PKK Kecamatan Panai Hilir. Hadir pada acara itu Asisten Administrasi Pemerintahan Drs H Sarbaini, Asisten Ekbang dan Kesos H Burhanuddin Rambe SH, para kepala badan, dinas dan kantor serta Camat dan pengurus TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu.(AR). Teks foto : Ketua TP PKK Kabupaten Labuhanbatu dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT memberikan kata sambutan pada acara serah terima Ketua TP PKK Kecamatan.

Buka Turnamen Sepak Bola U-15 dan U-17 Tigor Disambut Ribuan Masyarakat di Desa Cinta Makmur

Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD disambut ribuan warga Desa Cinta Makmur dan sekitarnya ketika membuka turnamen sepakbola U-15 dan U-17 di Lapangan Bola Kaki Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (21/6-12) sore pukul 16.30 Wib. Turnamen sepak bola yang dirangkai dengan pelantikan pengurus KONI Kecamatan Panai Hulu itu berlangsung meriah, karena diselingi dengan berbagai tarian tradisional mulai dari Tortor Toba, tari Melayu Cindai dan tari Persembahan serta Tarian Kopi Lampug dari Etnis Jawa. Tigor yang didampingi oleh rombongan terdiri dari Ketua Tim Penggerak PKK Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten, para Asisten, para Kepala SKPD disambut dengan pengalungan bunga oleh remaja cilik Desa Cinta Mamur langsung diarak menuju lokasi acara. Tidak kurang dari ratusan murid mulai dari SD, SMP dan SMA, pramuka, tokoh masyarakat, OKP, KNPI dan tokoh agama berbaris di kiri-kanan jalan melakukan penyambutan Bupati dan rombongan yang panjangnya mencapai 500 meter sebelum mencapai lokasi acara. Sepanjang jalan Tigor dan rombongan dielu-elukan warga, karena menurut meraka selama ini sangat jarang petinggi pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu berkunjung ke daerah itu. “Sebagai rasa syukur dan gembira kami sengaja membuat acara semeriah mungkin”, kata Ketua Panitia H Muslih SH didampingi Sekretaris Panitia H Ilham SSd. Dalam pidato arahannya Tigor mengatakan, turnamen sepak bola itu sengaja dilakukan pihaknya di berbagai kecamatan agar gairah berolah raga di daerah itu khususnya sepak bola kembli bangkit. “Saya tahu Desa Cinta Makmur ini merupakan salah satu gudang pemain sepak bola di Labuhanbatu”, kata Tigor. Salah satu tujuan berolah raga, tambahnya, adalah menciptakan tubuh yang sehat dan kuat. Apabila tubuh kita sehat, maka segala aktivitas akan mampu kita laksanakan dengan baik. “Bagi anak-anak yang turut dalam turnemen ini bertandinglah dengan spotif. Kalau tahun ini tidak dapat juara, maka upaya tahun depan dapat sebagai pemenang”, ungkap Tigor, seraya menjelaskan bahwa turnamen itu akan dilaksanakan setiap tahun. Tigor juga mengatakan, bahwa kegiatan olah raga di sekolah khususnya di SMA/SMK Negeri merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan peningkatan mutu pendidikan dan kegiatan operasional sekolah yang digratiskan oleh Pemkab Labuhanbatu. Dijelaskannya, bahwa kegiatan peningkatan mutu pendidikan yang digratiskan itu adalah Buku Teks Pelajaran, Les Tambahan Pelajaran, Kegiatan Praktek Siswa, Kegiatan Lomba Akademik, Kegiatan Olah Raga, Kegiatan Sosial Budaya, Pembiayaan Tenaga Honorer-Pendidik dan Kependidikan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah. Sementara kegiatan operasional sekolah yang digratiskan adalah pengadaan ATK Sekolah, Bahan Praktek Pembelajaran, Perawatan Sekolah, Biaya Penerimaan Siswa Baru dan Biaya Transport Utusan Sekolah ketika akan mengikuti berbagai kegiatan di dalam maupun di luar Labuhanbatu. Dijelaskannya juga, bahwa Komite Sekolah masih dapat memfasilitasi kebutuhan sekolah yang tidak terpenuhi dalam program pendidikan gratis setelah mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu. “Komite Sekolah masih dapat memfasilitasi kebutuhan sekolah seperti, pembangunan gapura sekolah, areal parkir dan taman sekolah”, kata Tigor. Pada kesempatan itu Tigor secara khusus menyampaikan salut dan terima kasihnya kepada segenap pengurus KONI Labuhanbatu dibawah pimpinan Zainul Arifin Hasibuan AMd, karena telah melantik hamper seluruh pengurus KONI Kecamatan dan melakukan berbagai kegiatan olah raga di daerah itu. “Kepada pengurus KONI Kecamatan Panai Hulu saya ucapkan selamat bekerja dalam memajukan olah raga di Panai Hulu”, tambahnya. Sebelumnya ketua panitia Muslih SH melaporkan, bahwa turnamen itu diikuti sebanyak 10 kesebelasan dari 9 sekolah setingkat SLTP se-Kecamatan Panai Hulu. Dilaporkannya juga, bahwa di daerah itu juga telah berdiri sekolah sepak bola Cinta Makmur yang telah melahirkan pemain handal dan telah mengikuti seleksi nasional pada Piala Yamaha tahun 2011 yang lalu di Jakarta. “Mudah-mudahan dari turnamen Tigor Cup I ini juga akan lahir pemain-pemain handal yang dapat membanggakan kecamatan Panai Hulu khususnya dan Labuhanbatu umumnya”, kata Muslih.(AR). Teks foto : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menyerahkan piala begilir “Tigor Cup I Tahun 2012” kepada ketua panitia Muslih SH tanda dimulainya turnamen tersebut.

Pemkab Labuhanbatu Berangkatkan 6 orang Jemaah Umroh

Diiringi gema suara Azan, sebanyak 6 orang pemenang MTQ XLI Tingkat Kabupaten Labuhanbatu yang baru lalu dilepas secara resmi keberangkatanya oleh Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD untuk menunai ibadah Umroh ke Tanah Suci Makkah Almukarromah langsung dari Pendopo, Jumat (22/06-12). Acara itu turut dihadiri oleh para Asisten, Kaban, Kadis, Sekretaris Dewan, Kabag di lingkungan Setdakab, Kasi Urusan Haji dan Umro Labuhanbatu dan Ketua Organisasi Keagamaan. Enam orang jamaah Umroh yang di berangkat itu, masing-masing Arifin dan Suyanti pemanang lomba Tilawah Dewasa Putra/Putri, Firman dan Reza Pemenang Tilawah Remaja Pa/pi serta Wagino dan Sakyah pemenang Qiroad Saba'ah Pa/pi. Kakan Kemenag Labuhanbatu yang diwakili Kasi Urusan Haji dan Umro Drs Akhir Sahman dalam sambutannya mengatakan, bahwa hadiah umroh tersebut merupakan apresiasi dari Bupati Labuhanbatu terhadap prestasi yang telah diraih oleh para qori dan qoriah pada MTQ ke XLI tingkat Kabupaten Labuhanbatu baru-baru ini. Untuk itulah ia mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan. Kedepan pihaknya juga akan terus mendukung kegiatan dan program untuk kemajuan Labuhanbatu terutama yang berkaitan dengan kegiatan dan pembinaan keagamaan. Wagino mewakili peserta umroh menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Pemkab Labuhanbatu. "Umroh dan Haji merupakan impian kami sejak kecil untuk melaksanakan ibadah rukun Islam ke-5," katanya. Wagio juga berharap doa dan bimbingan masyarakat Labuhanbatu khususnya para pimpinan Pemkab Labuhanbatu baik saat berangkat maupun pulang nanti. “Insya Allah di Makkah nanti kami juga akan mendoakan agar Kabupaten Labuhanbatu menjadi kabupaten yang makmur dan sejahtera", katanya. Sementara itu Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam sambutanya mengatakan pada hakekatnya umrah merupakan perjalanan suci yang semua rangkaian kegiatannya adalah ibadah, mulai dari niat, biaya perjalanan, kegiatan-kegiatan ditanah suci sampai kembali ke tanah air. Umrah merupakan kegiatan berkunjung ke Ka'bah untuk melakukan ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan dan disunahkan bagi orang muslim yang mampu. Kepada jama'ah umrah yang berangkat saat ini Bupati mengajak agar senantiasa bersyukur kepada Allah, karena semua orang muslim pasti berminat untuk melaksanakannya, tapi tidak semua orang yang mampu untuk menunaikannya karena terhalang oleh biaya, kesehatan dan lain sebagainya. “Sudah selayaknya adik-adik bersyukur karena prestasi yang telah dirah pada MTQ Tingkat Kabupaten baru-baru ini sehingga bisa berangkat menunai ibadah Umroh ketanah suci Makkah”, kata Tigor. Di akhir sambutannya Tigor juga mengingatkan kepada jama'ah agar dapat meluruskan niat dalam pelaksanaan ibadah, jangan sampai terpengaruh dengan godaan-godaan lain yang dapat mengganggu ibadah. “Jaga kesehatan agar selamat kembali sampai ke tanah air”, ujarnya.(MS). Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar memberikan uang saku kepada para jamaah umroh sebelum diberangkatkan menuju Bandara Polonia Medan dari Pendopo Kabupaten Labuhanbatu.

Wakil Bupati : Pelajar Sebagai Generasi Inovator Harapan Bangsa

Pelajar sebagai generasi Inovator merupakan generasi harapan bangsa. Maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari pemudanya, sehingga pemuda mempunyai tuntutan supaya berkualitas dan cerdas. Semakin banyaknya pemuda yang berkualitas dan cerdas akan menjadi investasi besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane, S.IP dalam paparanya sebagai Narasumber pada acara Seminar dan Musyawarah Daerah III Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Labuhanbatu, di Gedung Nasional Rantauprapat, Kamis (21/06-12). Dalam seminar tersebut peserta banyak mendapatkan asupan motivasi dari Suhari, akan pentingnya Pendidikan, karena mayoritas pesertanya adalah pelajar, maka gemuruh semangat pun berkobar di Gedung Nasional tersebut. Tidak kalah menariknya suhari memanggil beberapa orang pelajar naik keatas pentas langsung berdialog dengan para pelajar, peserta pun seakan terhipnotis dan merasakan hidup acara seminar tersebut. Suhari juga menyampaikan berbagai cara bisa dilakukan oleh siapapun, Salah satu langkah sederhana yang dapat dimulai oleh para pemuda untuk menjadi harapan bangsa adalah dengan membudayakan membaca. Dengan membaca, setiap pemuda akan semakin terasah pemikirannya sehingga akan meningkatkan kemampuan dalam bidang yang ditekuni. Lebih Suhari menjelaskan, bahwa Pemkab Labuhanbatu akan melaksanakan pendidikan gratis untuk tingkat SMA/SMK Negeri yang di berlakukan bulan Juli 2012 yang akan datang, yang tujuan utamanya diharapkan tidak ada lagi anak-anak di Labuhanbatu yang putus sekolah disebabkan tidak ada biaya, sehingga nantinya akan lebih banyak lagi Putra - Putri di Labuhanbatu yang masuk di PTN, dengan demikian 20 tahun yang akan datang akan tercipta pemimpin-pemimpin yang berkualitas dimasa depan di Labuhanbatu yang memiliki wawasan dan pengetahunan yang baik, tegasnya. Sedangkan Ketua Umum IPM Labuhanbatu Yursalim Nasution menyampaikan, untuk dapat menjadi pelopor, pelangsung dan penyempurna, kader dan anggota IPM harus memiliki tiga paradigma yang menjadi landasan berfikir, yakni keilmuan, kritis terbuka, hati suci/transenden. Artinya, IPM tidak hanya melopori nalar kritis dalam gerakan keilmuan pelajar, tetapi juga bersedia untuk selalu membuka fikiran yang datang dari luar, sekaligus membuka pintu selebar-lebarnya untuk berdialog dengan siapapun yang berbeda dengan pemikirannya, namun dilandasi dengan hati yang suci, tidak saling menjatuhkan, tetapi untuk mencari titik terang. Sementara itu Ketua Umum PW IPM Sumut M.Iqbal Tanjung dalam sambutanya saat membuka acara seminar dan Musyda III tersebut menyampaikan, ke depan IPM Labuhanbatu agar dapat berkontribusi untuk sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, IPM Labuhanbatu memiliki potensi minat dan bakat yang banyak dalam jumlah kader yang besar dan sayang jika disia-siakan. M. Iqbal menambahkan bahwa selama ini, kegiatan hanya terfokus dalam tataran pimpinan saja, namun belum dirasakan oleh ranting. Oleh karena itu, sesuai dengan tema yang diusung diharapkan menjadi semangat dan dapat diimplementasikan kepada seluruh pelajar di Labuhanbatu dan dapat menjadi strategi ideologisasi efektif dalam masa globalisasi ini. IPM sebagai pelopor, haruslah bisa menjadi pendahulu, pemrakarsa, pemimpin, penggagas. Inilah fungsi dari identitas IPM sebagai pelopor amanah Muhammadiyah. Sedangkan IPM sebagai pelangsung adalah peran IPM sebagai penyampung, pelaksana amanah keummatan yang diemban Muhammadiyah. Dan yang terakhir, adalah sebagi penyempurna, IPM harus bisa menyempurnakan, berkontribusi penuh pada pelaksanaan amanah yang diembannya. Tidak hanya sebagai konseptor (pelopor), eksekutor (pelaksana), namun juga harus bisa menyempurnakan sebagai penyempurna amanah.(MS). Teks foto : Wakil Bupati Suhari Pane SIP didampaingi Ketua PW IPM Sumut M.Iqbal Tanjung dan pengurus IPM Labuhanbatu foto bersama usai pembukaan Musda IPM Labuhanbatu di Gedung Nasional Rantauprapat.