Laman

Safari Ramadhan Hari Ketiga Bupati Kunjungi Masjid Nurul Iman Sidorukun

Memasuki hari ketiga kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemkab Labuhanbatu berkesempatan mengunjungi Masjid Nurul Iman Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan, Rabu (26/7-12). Sementara itu Wakil Bupati Labuhanbatu pada hari yang sama mengunjungi Masjid Ummul Iman Lingkungan Balai Desa, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara. Bupati Tigor Panusunan Siregar pada kesempatan kunjungan kali ini meminta masyarakat supaya senantiasa memotivasi anak agar terus giat belajar. Kesempatan untuk mendapatkan pendidikan bermutu, kata Tigor, sangat terbuka saat ini. Program yang dicanangkan Pemkab Labuhanbatu berupa pendidikan gratis yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan telah dilounching pada Juli 2012 ini. Jadi, katanya, kesempatan ini harus dimanfaatkan benar-benar oleh masyarakat. Diperkirakan setiap siswa akan menerima Rp 750.000,- per semester untuk meningkatkan mutu pendidikan mereka, antara lain untuk biaya les tambahan pelajaran, biaya ujian sekolah, biaya praktek, pengadaan dan penggandaan buku teks pelajaran, kegiatan lomba akademik, kegiatan olah raga, kegiatan social budaya, pembiayaan tenaga honorer dan biaya pendidik dan kependidikan. Sementara kegiatan operasional sekolah, jelas Tigor, Pemkab Labuhanbatu telah membebaskan biaya untuk siswa seperti pengadaan alat tulis kantor sekolah, pengadaan bahan praktek pembelajaran, perawatan sekolah, biaya penerimaan siswa baru dan biaya transport utusan sekolah. Ditambahkan bupati, bahwa untuk tahun anggaran 2013 yang akan datang dana ini akan dialihkan untuk beasiswa yang berprestasi yang memasuki perguruan tinggi negeri. “Kesempatan ini harus direbut oleh anak kemanakan kita agar mereka dapat berasaing dengan anak dari daerah lain”, kata Tigor. Sementara itu di tempat terpisah Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan Pemkab Labuhanbatu kepada Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Ummul Iman, Bariun Rambe uang tunai sebesar Rp 5 juta, 1 uni jam penunjuk waktu sholat, 4 buah Al Qur,an, 1 buah tafsir/terjemahan Al Qur,an, 1 buah buku tentang kisah-kisah nabi, 1 buah buku khutbah Jum,at, 30 buah buku surat Yasin, dan ditambah 5 buah Al Qur’an bantuan dari keluarga Wakil Bupati, serta 1 buah sajadah panjang bantuan dari PT Bank Sumut. Wakil Bupati Labuhan batu Suhari Pane S.IP menyatakan, bahwa bulan puasa Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Karenanya untuk memperoleh keberkahan itu setiap orang harus memperbanyak zikir, amal ibadah serta memberikan sedekah kepada fakir miskin. Dikatakanya, kegiatan Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemkab Labuhanbatu yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan dengan mengunjungi masjid-masjid. Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan silaturahmi dan ukhuwah Islamiah antara pemerintah dengan masyarakat serta untuk melaksanakan syiar agama. Pada kesempatan itu Suhari berharap agar para alim ulama dan cendekiawan serta tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Sementara itu Ustadz H Sumarsono dalam tausyiahnya memaparkan, bahwa puasa yang dilakukan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka akan mengantarkannya kepada kesadaran baru tentang pentingnya membangun solidaritas sosial dalam kehidupannya. Dengan demikian puasa tidak hanya mengandung dimensi ritual, akan tetapi juga mengandung makna kesadaran sosial, serta menyayangi sesama manusia sebagaimana orang tersebut menyayangi dirinya sendiri.(Tim). Teks foto : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Camat Pangkatan M Syarif dan Ketua Tim Penggerak PKK Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT berbincang-bincang dengan pemuka masyarakat Sidorukun sebelum tiba saatnya berbuka puasa. 1 Lampirkan file| 400KB

Bilah Hilir Sapu Bersih Lomba Ayat Pendek Gebyar Ramadhan 1433 H Tigor : Kita Prihatin Dengan Kondisi Anak Saat Ini

Kecamatan Bilah Hilir menyapu bersih hadiah lomba ayat-ayat pendek pada kegiatan Gebyar Ramadhan 1433 H dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD pada final yang berlangsung di Aula SMEA Negeri Rantauprapat, Senin (16/7-12) malam. Kegiatan itu memperlombakan ayat-ayat pendek Alqur’an untuk tingkat SD, Lomba Azan untuk tingkat SMP Sederajat dan Lomba Sholat Jenazah untuk tingkat SMA Sederajat. Pada cabang lomba ayat-ayat pendek keluar sebagai juara 1 adalah SD 114372 Bilah Hilir, juara 2 SD 112190 Bilah Hilir dan juara 3 SD 112188 Bilah Hilir. Untuk cabang Lomba Azan keluar sebagai juara 1 adalah Hari Mulia dari SMP Negeri Panai Jilir, juara 2 Muhammad Khairul Alwi dari SMP Al-Ittihat Aek Nabara dan juara 3 Tarmizi dari MTsN Bilah Barat. Sementara itu untuk cabang Azan tingkat SMA Sederjat keluar sebagai juara 1 adalah Kecamatan Bilah Hulu, juara 2 Kecamatan Panai Hilir dan juara 3 Kecamatan Bilah Hilir. Bupati Tigor Panusunan Siregar mengatakan, bukan hadiah yang menjadi tujuan utama pada kegiatan ini, tetapi bagaimana para juara ini dapat memperlihatkan kepada kita semua bahwa ada masalah yang terjadi dalam kehidupan beragama kita khususnya pada tingkat anak-anak di perkotaan. Kita tidak melihat ada pemenang yang berasal dari kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan. Ini menandakan bahwa ada permasalahan pengetahuan keagamaan di tingkat anak-anak yang perlu menjadi perhatian semua pihak. “Ada apa sebenarnya yang terjadi dengan anak-anak di perkotaan”, kata Tigor bertanya. Kita prihatin melihat kondisi anak-anak muda saat ini yang kurang mengenal ilmu agama. Mereka lebih suka bermain play station dari pada mengaji di masjid. Namun demikian hal ini jangan sampai membuat kita putus asa, masih ada waktu untuk merobah kondisi ini. Pemkab Labuhanbatu melalui Gerakan Magrib Mengaji (Gemar Mengaji) terus berupaya agar di setiap masjid dilaksanakan gerakan mengajak anak-anak muda belajar mengaji pada waktu magrib. Gerakan ini telah kita lakukan pada Ramadhan tahun lalu. Pada Ramdhan tahun ini Pemkab Labuhanbatu kembali akan memberikan bantuan Alqur’an dan tafsirnya kepada 100 masjid. Terkait Gebyar Ramadhan yang dirobah penyelenggaraannya pada tahun ini, Tigor mengatakan, bahwa Gebyar Ramadhan yang dilaksanakan tahun lalu hanya bersifat konsumtif, karena pada kegiatan itu dijual produk-produk kebutuhan sehari-hari, sementara nilai pembelajarannya terhadap generasi muda dinilai kurang mengena. Sementara tahun ini kegiatannya difokuskan terhadap pemahaman nilai-nilai dan ilmu agama, seperti melaksanakan sholat jenazah, mengumandangkan azan serta membaca Alqur’an dengan baik dan benar. Banyak diantara kita yang tidak faham, kata Tigor, bagaimana melaksanakan sholat jenazah secara baik dan benar. Kalau kita tidak tahu bagaimana sholat jenazah yang benar, maka kita hanya menyerahkan pelaksanaan sholat itu kepada imam. “Atas dasar itu saya mengajak para siswa SMA untuk bisa melaksanakan sholat jenazah dengan baik dan benar dengan memperlombakannya pada Gebyar Ramadhan tahun ini”, ungkapnya. Sebelumnya Kadis Pendidikan Dr Iskandar melaporkan, bahwa kegiatan Gebyar Ramadhan itu dilaksanakan di setiap kecamatan yang dibuka oleh Bupati Tigor Panusunan Siregar di Kecamatan Panai Hulu. Dijelaskannya, bahwa pada putaran final dari masing-masing cabang yang diperlombakan setiap kecamatan mengutus juara 1, 2 dan 3. Sementara putaran finalnya dilaksanakan di SMEA Negeri Rantauprapat. “Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada MUI dan LPTQ Kab. Labuhanbatu yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini”, ujar Iskandar. Sementara itu Ketua MUI Drs H Usman Ahmad menilai banyak bakat terpendam di pelosok apabila diangkat maka akan tampak jelas bahwa anak-anak kita yang di daerah memiliki bakat yang cukup baik dan dibanggakan. “Banyak bakat-bakat terpendam yang perlu mendaptkan perhatian kita semua. Salah satu cara untuk mengangkat mereka adalah dengan kegiatan yang dilakukan ini. Oleh sebab itu apa yang dilakukan oleh dinas pendidikan ini patut diapresiasi”, kata Usman Ahmad, seraya berharap kegiatan itu tetap berlanjut pada tahun berikiutnya. Hadir pada acara itu antara lain Asisten Administrasi Umum Elfin Riswan SE, Ketua Tim Penggerak PKK dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT, Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj Khairani Ali Usman, para kepala SKPD, para wali murid, para kepala sekolah semua tingkatan, seluruh KUPT Dinas Pendidikan, Camat Rantau Utara dan undangan lainnya.(AR). Teks foto : Para pemenang lomba pada Gebyar Ramadhan 1433 H foto bersama dengan Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, Asisten Ekbang dan Kesos H Burhanuddin SH, Ketua Tim Penggerak PKK dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Hj Khairani Ali Usman serta Kadis Pendidikan Drs Iskandar. 1 Lampirkan file| 275KB

Antisipasi Spekulan, Pemkab Labuhanbatu Terjunkan Tim Pengawas dan Penertiban

Untuk mengantisipasi adanya tindakan spekulan khususnya dalam mengantisipasi adanya kenaikan harga-harga sembilan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 1433 H, Pemkab Labuhanbatu menerjunkan tim pengawasan dan penertiban pendistribusian Sembako, obat-obatan dan bahan strategis yang dipimpin oleh Asisten Ekbang dan Kesos, H Burhanuddin SH. Tim ini beranggotakan Dinas Perindagkop/UKM, Bappeda, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hotikultura, Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan, Kabag Administrasi Perekonomian, Polres Labuhanbatu, Kantor Hanpang, dan Sat Pol PP, mulai melakukan Survai/monitoring kebutuhan Sembako dan bahan lainnya ke pasar-pasar pusat perbelanjaan dan sejumlah toko makanan dan kepada para pedagang yang ada di Rantauprapat, Rabu (18/7-12). Burhanuddin mengatakan, tujuan dilaksanakan monitoring ini adalah untuk memantau sudah sampai sejauh mana kenaikan bahan kebutuhan pokok atau Sembako di pasaran. Tim ini juga melaksanakan penelitian masa berlaku terhadap barang-barang dagangan yang diperjual belikan di pusat-pusat perbelajaan yang ada di Rantauprapat. Dijelaskannya, bahwa hasil pantauan di lapangan, sampai saat ini stok Sembako tidak mengalami kekurangan khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan. Demikian juga dengan harga tidak mengalami kenaikan yang signifikan, dan cukup tersedia di pasaran seperti beras, minyak goreng, gula, telur ayam, daging sapi dan ayam broiler. Sementara itu Burhanuddin menjelaskan juga, bahwa tim masih menemukan di beberapa toko dan pusat perbelanjaan yang menjual produk makanan yang telah habis masa berlakunya (kadaluarsa) dan ada juga yang tidak mencatumkan masa expired. Produk makanan itu antara lain kacang pilus, sri kaya sele, minuman kaleng, kecap manis dan asin cap panah, susu Dancau rasa vanila, tepung hank wee, mie shoa, dan golden oreo. Selanjutnya Burhanuddin mengatakan, kepada para pemilik toko yang kedapatan menyimpan produknya yang sudah kaduluarsa, telah diberikan bimbingan dan arahan serta diberikan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya dan apabila kedapatan lagi akan diberikan tindakan tegas sesuai peraturan

DPRD Sumut Lakukan Kunker ke Labuhanbatu

Enam orang anggota DPRD Sumut yang berasal dari daerah pemilihan Labuhanbatu melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan evaluasi dan penilaian terhadap berbagai proyek Pemprop Sumut yang berada di daerah ini. Sebelum melakukan peninjauan lapangan Tim DPRD Sumut sebelumnya diterima oleh Pemkab Labuhanbatu yang berlangsung di ruang data dan karya kantor bupati, Rabu (18/7-12) siang. Keenam anggota DPRD Sumut tersebut adalah H Ikhyar Hasibuan, H Muhammad Affan, H Hamamisul Bahsan, H Isma Fadli Pulungan, Hj Ida Budiningsih dan H Hasan Maturidy. Dalam kunjungan kali ini mereka mengikutsertakan pihak eksekutif dalam peninjauan ke berbagai lokasi di Labuhanbatu. Muhammad Affan selaku wakil ketua DPRD Sumut mengatakan, bahwa kriteria keluarga sejahtera saat ini jauh berbeda bila dibanding dengan zaman dahulu. Kalau dulu orang hanya makan 2 kali sehari dia termasuk keluarah kurang mampu, tetapi saat ini apabila orang tuanya tidak mampu menyekolahkan anaknya sampai tingkat SLTP maka dia termasuk keluarga kurang mampu. Pada bagian lain Affan meminta Pemkab Labuhanbatu agar secepatnya mengajukan usulan program kegiatan pembangunan, karena pada bulan Agustus 2012 DPRD Propinsi Sumut sudah membahas P-APBD Tahun Anggaran 2012. “Oleh sebab itu kami berharap adanya kerja sama yang baik dengan secepatnya mengajukan program ke Pemprop Sumut”, ujarnya. Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menyampaikan terima kasihnya kepada DPRD Sumut yang akan menilai dan mengevaluasi kegiatan yang akan dan sedang dilaksanakan di Labuhanbatu. Dengan jumlah anggaran untuk pembangunan yang sangat terbatas disebabkan besarnya anggaran APBD untuk belanja pegawai menyebabkan pembangunan di daerah ini menjadi tersendat-sendat. Disebutkannya, bahwa setiap penduduk di Labuhanbatu apabila ingin berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah dan Puskesmas langsung dilayani hanya dengan menunjukkan KTP. Disebutkannya juga, bahwa saat ini kondisi RSUD sangat memprihatinkan disebabkan ruangan yang tersedia sudah over capacity. “Saat ini pasien apabila akan dirawat inap harus antri dulu di bangsal baru bisa masuk ruang rawat inap”, ungkapnya. Program pendidikan gratis yang dicanangkan pada bulan Juli 2012 ini diharapkan akan mampu mengangkat jumlah pelajar yang diterima di PTN. “Program ini adalah untuk anak cucu kita agar mereka dapart bersaing dengan saudara-saudaranya di daerah lain”, kata Tigor. Sementarab itu Kadis Tarukim Propinsi Khairul Tanjung menjelaskan, bahwa Dinas Tarukim dapat membangun MCK di daerah pantai asalkan tersedia lahan dan status lahan tersebut jelas. “Demikian juga pengolahan air laut menjadi air tawar untuk kebutuhan air minum. Namun demikian Dinas Tarukim hanya bisa membangun smentara untuk lahan diharapkan dari Pemkab Labuhanbatu”, jelasnya. Terkait dengan pembangunan pengolahann air laut menjadi air tawar untuk air minum pihak Dinas Cipta Karya Kabupaten Labuhanbatu akan segera menyediakan lahan. “Kami akan sediakan lahan di daerah pantai untuk pembangunan proyek air tawar tersebut”, kata Mahini Rizal selaku Kadis Cipta Karya Kabupaten Labuhanbatu. Pada pertemuan itu juga terungkap, bahwa adanya dana bagi hasil pajak TA 2010-2011 berdasarkan audit BPK yang belum disalurkan ke Kabupaten Labuhanbatyu oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Oleh sebab itu Pemkab Labuhanbatu meminta agar dana sebesar Rp 37 milyar itu segera direalisasikan. Sementara itu dari Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Labuhanbatu Ir Safrin Hasibuan menyampaikan, bahwa penangan jalan yang dilakukan oleh Dinas Propinsi Sumut khususnya di daerah Sei Rakyat - Ajamu. Dijelaskannya, bahwa pembangunan jalan susur Pantai Timur yang dilakukan oleh pihak Pemprov Riau lebih maju dibanding dengan Sumut. Demikiam juga koindisi jalan Sigambal-Janji Manahan saat ini sangat memprihatinkan, khususnya jalan di Pekan Sigambal. “Di jalan ini masyarakat sempat menanam pisang sebagai bentuk protes mereka karena kondisinya yang rusak berat”, jelas Safrin. Usai pertemuan dengan jajaran Pemkab Labuhanbatu Tim DPRD Sumut melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan.(AR). Teks foto : Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD terlibat pembiacaraan serius dengan Wakil Ketua dan Anggota DPRD Sumut H Muhammad Affan dan H Hamamisul Bahsan di ruang data dan akrya kantor bupati.

Bupati Labuhanbatu Resmikan Masjid Masnur Fitra Alhidayah Negeri Lama

Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD meresmikan penggunaaan Masjid Masnur Fitra Alhidayah, Jalan Karya, Lingkungan Kampung Tempel, Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Rabu (18/7-12) sore. Diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur'an oleh Muhammad Arifin, juara MTQN Dewasa Putra Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2012, acara peremian itu dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati dan diakhiri dengan tausiyah oleh Al-Ustadz Drs H Muhammad Ridwan Hasibuan. Tokoh masyarakat Negeri Lama, Raja Usdaz Hasmi mengatakan, kami bangga dan berterima kasih terhadap apa yang diperbuat oleh keluarga dr Tigor dengan membangun masjid Masnur Fitra Alhidayah. Rasa bangga tokoh masyarakat itu dibarengi dengan pemberian gelar kepada dr Tigor dengan sebutan Alkhoili yakni orang-orang bermurah hati. “Orang-orang yang bermurah hari dekat kepad Allah, dekat dari manusia dan dekat dengan surge”, kata Hasmi. Ditambahkannya, bahwa ada empat golongan orang-orang yang tidak dihisab dan langsung masuk surge, yaitu syuhada yang mati sahit, para haji yang mendapatkan haji mabrur, dermawan dan ulama yang senantiasa mengembangkan dakwahnya kemanapun dia pergi. Sementara itu Tigor Panusunan Siregar dalam sambutannya menyampaikan kilas balik dan latar belakang membangun masjid tersebut. Dijelaskannya, bahwa sekitar dua tahun lalu beliau melakukan kampanye Pilkada sangat sulit untuk mendapatkan masjid untuk melaksanakan sholat. Saat itu, katanya, hanya musholla Alhidayah yang mau menerimanya untuk melaksanakan sholat. “Pada saat itulah, saya berjanji dan bernazar, apabila saya terpilih menjadi bupati maka saya akan membangun musholla Alhidayah dengan meningkatkan statusnya menjadi masjid. Nazar itu telah kami penuhi dan masjid ini kami serahkan kepada ummat Islam Bilah Hilir khususnya dan ummat Islam secara keseluruhan”, ungkap Tigor. Terkait dengan pemakaian nama masjid dengan Masnur Fitra Alhidayah, Tigor menjelaskan, bahwa nama itu merupakan penggabungan nama ibu, mertua dan istri beliau. “Nama Masnur Fitra Alhidayah merupakan gabungan nama ibu, mertua dan nama istri saya”, kata Tigor, seraya mengajak masyarakat Negeri Lama untuk memakmurkan masjid tersebut dengan senantiasa mendirikan sholat berjamaah. Pada bagian lain Tigor menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi yang diperoleh Kecamatan Bilah Hilir pada pelaksanaan Gebyar Ramadhan baru-baru ini. Dikatakannya, bahwa untuk cabang lomba membaca ayat-ayat pendek alqur’an, kecamatan itu berhasil menyapu bersih hadiah, yakni juara 1,2 dan 3. Demikian juga untuk cabang yang lain, seperti Azan dan Sholat Jenazah seluruhnya diraih oleh kecamatan di daerah pantai. Tentu kita bertanya mengapa di perkotaan dengan jumlah sekolah dan murid lebih banyak tidak satupun yang mampu meraih juara, apakah juara 1, 2 dan 3. Tentu ada yang salah disini. Kita harus menyikapi ini dengan terus berupaya melakukan perubahan untuk kebaikan, seperti melakukan gerakan maghrib mengaji dan lain sebaginya. Alustad Drs H Muhammad Ridwan dalam tausiyahnya menyampaikan, bahwa siapa yang membangun masjid di muka bumi ini nanti Allah akan membangunkan bagi dirinya maghligai di surga. Jadi, beruntunglah orang-orang kaya yang mau dan tergerak hatinya untuk membangun masjid. Muhammad Ridwan juga menjelaskan, bahwa pembangunan masjid erat hubungannya dengan pelaksanaan sholat. Oleh sebab itu, katanya, hanya orang-orang yang beriman dan takut kepada Allah saja yang mau datang ke masjid dan mendirikan sholat berjamaah. Hadir pada acara itu Kajari Bambang Sudrajat, Kasdim Mayor Inf Rajali, Wakapolres Kompol Yusuf SIK, Asisten Administrasi Pemerintahan Drs H Sarbaini, Asisten Administrasi Ekbang dan Kesos Burhanuddin SH, Asisten Administrasi Umum Elfin Riswan SE, para kepala SPDK, Ketua MUI, alim ulata, pemuka agama dan ratusan masyarakat setempat.(AR). Teks foto : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dan keluarga foto bersama dengan unsur Muspida serta pemuka agama dan tokoh masyarakat Negeri Lama usai peresmian Masjid Masnur Fitra Alhidayah.

Jelang Puasa Dharma Wanita Persatuan Gelar Pasar Murah Tigor : Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kembali Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu menggelar Pasar Murah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Pasar murah yang digelar di Gedung Kesenian Rantauprapat, Senin (16/7-12) itu dibuka langsung oleh Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD. Tigor pada kesempatan itu meminta panitia agar dalam penjualan berbagai produk pada pasar murah tersebut benar-benar tepat sasaran. “Pasar murah ini harus tapat sasaran. Yang mendapatkan harus mereka yang benar-benar membutuhkannya”, tegas Tigor. Tigor mengatakan, walau secara ekonomi penduduk Kabupaten Labuhanbatu memiliki penghasilan perkapita cukup tinggi, diatas rata-rata penduduk Sumatera Utara, yakni US $ 2.000,- per tahun, bukan berarti di daerah ini tidak ada penduduk miskin. Menurut data Badan Pusat Statistik penduduk miskin Labuhanbatu pada tahun 2011 mencapai 39.000 keluarga kurang mampu. “Oleh sebab itu inilah saatnya mereka yang mampu dapat membantu mereka-mereka yang kurang mampu, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan”, katanya. Kedepan, kata Tigor, pasar murah ini hendaknya dapat ditingkatkan dan tersosialisasikan lebih gencar lagi agar masyarakat kurang mampu dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhannya. Dengan demikian diharapkan saat Ramadhan dan menjelang Lebaran kondisi perekonomian kita tetap kondusif. Sebelumnya Ketua Dharma Wanita Kabupaten Labuhanbatu Ny Khairani Ali Usman Harahap SH melaporkan, kegiatan bazar itu akan dilaksanakan dalam dua kali kegiatan. Kegiatan pertama dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2012, sementara kegiatan kedua direncanakan pada tanggal 2 Agustus 2012. Adapun produk-produk yang dipasarkan pada kegiatan itu, kata Khairani, adalah beras PTN sebanyak 4000 kg, gula pasir sebanyak 1600 kg, minyak goreng 1600 kg, syrup, pakaian, makanan olahan dan aksesoris. Untuk produk sembako, katanya, dikemas dalam bentuk paket, masing-masing berisi 5 kg beras, 2 kg gula pasir dan 2 kg minyak goreng dengan harga Rp 85.000,-. “Harga ini jauh dibawah harga pasar”, kata Khairani. Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan mengatakan, kegiatan ini bertujuan selain untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, juga diharapkan dapat menstabilkan harga-harga di pasaran. Dikatakannya, bahwa untuk memperoleh produk-produk yang dipasarkan di pasar murah itu cukup hanya menunjukkan kartu tanda penduduk. “Cukup dengan menunjukkan KTP dan tanda khusus yang diberikan panitia, masyarakat sudah dapat membeli dan membawa pulang semua produk yang ada dengan harga murah”, kata Fitra Laila. Hadir pada acara itu antara lain Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, Asisten Administrasi Umum Elfin Riswan SE, Kadis PPKAD Ahmad Muflih SH, Kadis Perindagkop Hamzah SH MH, Kadis Hutbun Ir Jumingan, Kadis Sosnakertrans Mahadi SH, Kakan Hanpang Syahbela Hasibuan SP, Kakan Arsip dan Perpustakaan M Idris Lubis, Direktur PDAM Amin Prasetyo dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten.(AR). Teks foto : Bupati Labuhanbatu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj Khairani Ali Usman Harahap mendapatkan penjelasan dari Kadis Perindagkop Hamzah SH MH tentang produk-produk yang dipasarkan pada pasar murah di Gedung Kesenian Rantauprapat. 2 File telah Dilampirkan| 369KB

Jelang PON XVIII Riau 10 Atlit Tinju Sumut dalam Tahap Persiapan

Memperkuat kontigen atlit Sumatera Utara (Sumut) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 mendatang di Riau, Persatuan Tinju amatir Nasional (Pertina) Sumut dipastikan akan mengirim sepuluh atlit tinju. Demikian dikatakan Ketua Umum Pengcab Pertina Sumut, DR H Freddy Simangunsong didampingi sekretaris Drs Edy Sibarani, Sabtu (14/7). Dikatakan Freddy, dari beberapa kelas yang akan dipertandingkan, enam diantaranya akan diisi petinju wanita dan empat petinju pria. Setidaknya kesepuluh duta tinju Sumut itu akan berlaga dikelas 48 kg putri, 51 kg putri, 54 kg putri, 57 kg putri, 60 kg putri, 64 kg putri. Diantaranya, Sadarmawati petinju asal Medan dikelas 48 kg. Melani br Simangunsong asal Labuhanbatu dikelas 57 kg. Siti Aisyah asal Medan dikelas 60 kg. Nurmala Dewi asal Medan dikelas 51 kg. Gayatri dikelas 54 kg dan Maduma Simbolon asal Medan dikelas 64 kg. Sedangkan, untuk keempat petinju pria masing-masing Daniel Pasaribu asal Medan dikelas 69 kg, Benget Simorangkir asal Medan dikelas 75 kg, Abdullah Siregar asal Tapsel dikelas 49 kg dan Niko Purba dikelas 81 kg. “Enam petinju wanita dan empat petinju putra,” ungkapnya. Kata Freddy, para atlit saat ini sedang dalam proses latihan dan pembinaan di Asrama Haji Medan. Dalam masa TC itu, para atlit akan mendapatkan pembinaan stamina dan skill. Khususnya, kata Freddy terkait tehnik kecepatan memukul. “Tehnik kecepatan akan lebih ditingkatkan,” paparnya seraya menambahkan hal itu dilakukan menimba pengalaman dari event tinju yang memperebutkan Piala Wapres di Jakarta belum lama ini. “Petinju kita (Sumut, red) kalah kecepatan pukulan ketika itu dibanding lawan,” tambahnya. Untuk menggembleng para petinju itu, pihak Pengcab Pertina Sumut, katanya mempercayakan kepada tiga orang pelatih yang telah bersertifikasi. Diantaranya, Hendrik Simangunsong asal Labuhanbatu, Rusli dan Irianto Bakti. “Untuk melatih teknik kecepatan dan pukulan akan dipercayakan kepada Hendrik,” imbuhnya. Kepada para atlit, Freddy mengingatkan agar sungguh-sungguh memanfaatkan waktu pelatihan yang terkesan singkat. Sebab, katanya dipastikan para atlit tinju itu akan menghadapi atlit tinju lawan dari berbagai daerah nantinya yang telah mendapatkan pelatihan penuh sebelumnya. “Diharapkan kepada para atlit agar bersemangat dan sungguh-sungguh berlatih serta menjaga stamina,” ujarnya. Saingan Sumut terberat, kata Freddy dipastikan akan datang dari gudangnya Petinju-petinju terbaik. Diantaranya, Propinsi Sulut, Papua, DKI Jakarta, Jabar dan tuan rumah Riau. “Atlit tinju dari sana sudah terkenal memiliki kemampuan yang baik,” katanya. Terkait masalah target perolehan medali, Freddy belum bersedia membebernya tapi dari perolehan medali emas Sumut pada PON sebelumnya, atlit tinju Sumut tetap eksis menyumbangkan pertambahan perolehan medali emas. “PON lalu tinju juga menyumbang perolehan medali emas,” jelasnya seraya menambahkan rangsangan pihak Pemprovsu dalam pemberian bonus Rp100juta untuk atlit Sumut yang memperoleh medali emas di PON mendatang diharap dapat memotivasi prestasi para atlit nantinya. “Meskipun di daerah lain ada yang justru memberikan lebih dari itu,” tandasnya. Sesuai informasi yang diperoleh, waktu pelaksanaan pertandingan cabang olahraga secara umum di PON XVIII dilaksanakan selama 12 (dua belas) hari yang dimulai pada tanggal 9 September 2012 hingga selesai pada tanggal 20 September 2012. Namun, memenuhi kebutuhan teknis pertandingan, beberapa cabang olahraga dapat dilaksanakan lebih awal sebelum hari H pembukaan PON XVIII Tahun 2012 Provinsi Riau. Semua pertandingan cabang olahraga PON XVIII Tahun 2012 Provinsi Riau dilaksanakan di 10 (sepuluh) Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yaitu: Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Bengkalis, Dumai, Siak, Indragiri Hilir. Cabang Olahraga Cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 39 Cabang Olahraga dan Nomor yang dipertandingkan sebanyak 555 Nomor : Jumlah medali yang diperebutkan : 555 medali emas 555 medali perak 729 medali perunggu, Kuota Atlet (6.515 atlet). Khusus untuk Cabor tinju, pelaksanaan dilakukan sejak tanggal 7-18 September 2012 mendatang.