TRUK COLT DIESEL PENGANGKUT MEBEL TERGELINCIR DI JALINSUM BERANGIR
SLRNews Sebuah truck colt diesel no polisi B 9811 LE pengangkut mebel (perabot rumah tangga ) tergelincir di jalinsum berangir kecamatan NA IX-IX , kamis (27/12) sekira pukul 09.00 Wib.
Supir truk marles simanjuntak (29) warga medan saat ditemui dilokasi menceritakan, truck yang dikemudikannya terbalik saat dirinya hendak menghindari mobil dari arah berlawanan hendak menabrak truck yang di kemudikannya.
“ saya mengemudikan truck ini dari pekan baru menuju medan dengan membawa mebel atau perabot rumah tangga seperti kursi dan meja yang telah dipesan seorang pengusaha di medan. Tiba-tiba pada saat melintas di Jalinsum berangir dari arah berlawanan datang mobil Pribadi Fortun dengan kecepatan tinggi hendak melanggar saya, lalu saya banting stir kea rah kanan, sehingga truck yang saya kemudikan menjadi oleng dan terbalik. Untunglah tidak ada korban,” katanya
Sementara, kerenek Truck Rongga Tambunan (25) saat ditemui, mengatakan mobil yang hendak melanggar truck mereka melarikan diri.
“ mobil Fortune yang hendak melanggar kami langsung melarikan diri setelah menegtahui truck coldiesel yang kami bawa terbalik. Sudah ku panggil pengemudi mobil itu agar berhenti, tapi tidak dihiraukannya,” katanya.
Pantauan REPORTER dilokasi, Arus Lalu lintas di Jalinsum sempat terjadi kemacetan. Personil lalu lintas diturunkan kelokasi guna menghindari kemacetan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersbeut.
Terpisah, kanit laka Polres Labuhanbatu Aiptu Guntur Siagian saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
“ benar ada satu unit truck terbalik di jalinsum Berangir kecamatan NA IX-X. tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Saat ini petugas lalu lintas sedang berada dilokasi untuk mengamankan arus lalu lintas,” katanya. (CR-2)
BAWA BEBAN LEBIHI TONASE, TRUK PENGANGKUT PELET TERBALIK
SLRNews
Truk pengangkut makanan ikan (Pelet) BM 8184 ZU asal pekan baru terbalik di Jalinsum kampung Arang bengkok Kecamatan Bilah Barat, Kamis (20/12) sekira pukul 08.00 Wib.
Supir Truk Asben (30) warga Bagan Batu saat ditemui dilokasi, mengatakan truk yang dibawanya oleng pada saat tikungan tajam.
“ saya dari medan menuju pekan baru. Pada saat ditikungan arang bengkok, tiba-tiba truk yang saya bawa itu oleng ke kanan, saya tak mampu mengendalikannya, mangkanya terbalik. Truk itu oleng kea rah kanan dikarena beban angkutan yang saya bawa mencapai 40 ton, ” katanya.
Ditambahkan Asben, dirinya disuruh seorang pengusaha membawa makanan ikan tersebut dari Medan untuk dijual kembali di pekan baru.
“ saya hanya disuruh toke saya membawa makanan ikan itu dari medan untuk di jual kembali ke pekan baru. Mengenai truk itu terbalik bukan tanggung jawab saya karena saya hanya disuruh,” katanya.
Sementara, kernek truk pengangkut makanan ikan Dodi Campina (27) saat ditemui mengtakan dirinya pada saat kejadian sedang tertidur.
“ aku gak tau bang. Pada saat itu aku sedang tertidur. Tiba-tiba truk yang saya tumpangi terjatuh,” katanya.
Pantauan jurnalis , akibat terbaliknya truk pengangkut makanan ikan tersebut, arus lalu lintas sempat macet sejauh 1 KM. beruntung dalam Kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa.
Terpisah, Kanit Laka Polres Labuhanbatu IPTU Guntur Siagian saat ditemui, membenarkan kecelakaan tersebut.
“ benar ada satu unit truk terbalik di Jalinsum Arang Bengkok Kecamatan Bilah Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas lalu lintas telah berada dilokasi untuk mengamankan arus lalu lintas,” katanya.
PW Alwasliyah Sumut Lantik GPA dan APA Labuhanbatu
SLRNews Isma Fadly : Ayo Dukung Program Pemkab Labuhanbatu
Diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh H Tukino S SosI, resepsi hari ulang tahun Aljamiyatulwasliyah ke-82 yang digabung dengan pelantikan bersama Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwasliyah dan Pengurus Daerah Angkatan Putri Alwasliyah (PD GPA dan PD APA) Labuhanbatu berlangsung dengan khidmat di Gedung Nasional Rantauprapat, Minggu (23/12-12).
Adapun pengurus GPA periode 2012-2015 yang dilantik pada pagi hari itu antara lain, Ketua : H Irwansyah Ritonga SH M Hum dan Sekretaris Hambali Ritonga S Pd. Sementara pengurus APA antara lain, Ketua Dra Syamsinar Siregar MPd dan Sekretaris Nurleha Ritonga SPd MPi.
Ketua Pengurus Wilayah (PW) GPA Sumut mewakili PW Alwasliyah Sumut H Isma Fadly Ardya Pulungan SAg SH MH mengatakan, cinta kepada negara adalan bagian dari iman. Oleh sebab itu kita wajib membela Negara dan mendukung pemimpin kita di negeri ini.
Isma Fadly meminta agar GPA dan APA bersinergi dengan Pemkab Labuhanbatu dalam memajukan daerah ini. “Ayo dukung program Pemkab Labuhanbatu dibawah Tigor-Suhari, karena kami tahu program yang mereka jalankan adalah program yang benar-benar menyentuh dan pro rakyat seperti program pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis dan gerakan Labuhanbatu Mengaji,” katanya seraya mengatakan pembangunan yang dilaksanakan tentunya tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri tetapi harus adanya kebersamaan.
Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD mengatakan, Alwashliyah sudah melalui empat generasi. Saat ini Alwashliyah dipimpin oleh generasi ke empat yang menunjukkan adanya kesinambungan kepemimpinan yang begitu baik di organisasi ini. Sebagai organiasi yang cukup tua, kata Tigor, Alwashliyah telah memenuhi kebutuhan ummat Islam, yakni mencerdaskan ummat melalui pendidikan. “Peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu program yang sedang kami usung, oleh sebab itu mari bahu membahu mencerdaskan anak kemanakan kita melalui pendidikan bermutu”, ungkap Tigor.
Disamping itu, kata Tigor, Pemkab Labuhanbatu juga terus berupaya menggerakkan roda perekonomian di daerah-daerah terisolir dengan membangun akses jalan yang kami sebut dengan membangun dari desa. Kami yakin, tambahnya, apabila roda perekonomian di pedesaan bergerak, maka secara otomatis perekonomian di perkotaan juga akan bergerak. Jadi, jelasnya, membangun desa sesungguhnya kita juga membangun kota,
Khusus kepada anggota APA, Tigor berpesan agar lebih mengutamakan keluarga daripada organisasi. “Urus dulu suami dan anak-anak, setelah itu baru urus organisasi. Masa depan anak-anak terletak pada ibu-ibu”, kata Tigor.
Sementara itu Ketua GPA yang baru dilantik H Irwansyah Ritonga SH MHum mengatakan, organisasi yang dipimpinnya merukan organisasi independen dan tidak memihak kepada salah satu partai politik. Irwansyah juga meminta para senior dan para pengurus Alwashliyah dapat membimbing dan mengarahkan dirinya apabila menyimpang dari roda organisasi.
Ditegaskannya, bahwa GPA dan APA dalam menjalankan roda organisasinya siap mendukung seluruh program yang dijalankan oleh Pemkab Labuhanbatu dibawah Tigor-Suhari. “Mudah-mudahan kami dapat memberi sumbang saran dan sumbang pikiran dalam memajukan Labuhanbatu yang kita cintai ini,” ujarnya.
Turut memberikan sambutan pada acara itu antara lain Ketua DPRD Hj Ellya Rossa Siregar SPd dan Ketua PD Alwashliyah Drs H Abdul Halim Hasan Hasibuan MH. Pada kesempatan itu juga disampaikan visi misi oleh Calon Wagubsu H Fadly Nursal SAg yang pada intinya menyampaikan visi pembangunnya dimulai dari desa.
Hadir pada pada acara itu antara lain Wakil Bupati Suhari Pane SIP, para Asisten, para kepala SKPD, pengurus PD Alwashliyah Labura dan Labusel, Ketua KNPI, ormas Islam, OKP, organisasi perempuan, pelajar dan mahasiswa Perguruan Alwashliyah.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar, Wakil Bupati Suhari Pane, Ketua PW GPA Sumut Isma Fadly Ardya Pulungan dan Ketua PD Alwashliyah Labuhanbatu H Abdul Halim Hasan foto bersama dengan Calon Wagubsu H Fadly Nursal dan segenap pengurus PD GPA dan APA Labuhanbatu.
Gubsu Resmikan Pemakaian Jalan Sei Rakyat - Sei Berombang
SLRNews Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujonugroho meresmikan penggunaan jalan Sei Rakyat - Sei Berombang sepanjang 24 km yang selesai pengerasaanya Desember 2012 ini. Acara peresmian yang berlangsung meriah itu dihadiri tidak kurang dari 6000 orang warga Pantai rumpah ruah memenuhi lapangan bola kaki Sungai Berombang, Sabtu (22/12-12). Jalan yang menghubungkan tiga kecamatan itu (Kecamatan Panai Hulu, Panai Tengah Dan Kecamatan Panai Hilir) selesai pengerasannya pada tahun 2012 ini setelah dilakukan dalam dua tahap.
Gubsu Gatot Pujonugroho mengatakan, kita patut bersyukur sejak Indonesia merdeka baru saat ini wilayah pantai Labuhanbatu bisa terhubungkan dengan jalan darat. Alhamdulilliah, katanya, sejak kepemimpinan Bupati Tigor Panusunan Siregar dan Wakil Bupati Suhari Pane harapan warga pantai yang mendambakan jalan yang baik sudah terpenuhi. Yakinlah Bapak-Iibu apabila kita pandai bersyukur Allah pasti akan menambahnya,” kata Gatot, melansir sepenggal ayat dalam Alqur’an.
Gatot mengatakan, syukur yang kita tunjukkan itu haruslah dibarengi dengan tindakan nyata, yakni dengan merawat jalan yang baru kita resmikan ini. “Syukur itu harus kita tunjukkan dengan melakukan gotong royong, apakah dua minggu sekali atau satu minggu sekali. Apabila paritnya bagus, maka jalan kita ini akan bertahan lama”, ujar Gatot.
Dikatakannya, bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah China telah menjadikan Negara itu menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Saya melihat, katanya, apa yang dilakukan oleh China sama dengan apa yang dilakukan oleh Bupati Tigor, yakni dengan membangun jalan dan membuka daerah terisolir. “Apabila jalan bagus, maka tingkat perekonomian masyarakat akan meningkat. Apabila perekonomian meningkat, maka sudah pasti kesejahteraan akan meningkat pula,” katanya.
Pada bagian lain Gatot mengatakan, tadi ada sekitar 1000 anak yang dilantik menjadi dokter kecil yang memiliki cita-cita yang cukup tinggi, seperti menjadi dokter dan gubernur. “Kita sebagai orang tua harus membangun mimpi mereka agar menjadi orang besar, semoga mimpi itu dapat menjadi kenyataan 20 tahun yang akan datang”, harapnya.
Diungkapkannya, biarlah kita jadi nelayan asalkan anak kita menjadi menteri perikanan dan kelautan, biarlah kita menjadi petani asalkan anak kita menjadi menteri pertanian, biarlah kita menjadi pedagang kecil asalkan anak kita menjadi menteri perdagangan.
Bupati Tigor Panusunan Siregar pada kesempatan itu mengucapkan selamat dating dan terima kasihnya kepada Gubsu Gatot Pujonugroho atas kehadirannya meresmikan jalan Sei Rakyat – Sei Berombang tersebut. Warga disini sangat bangga dengan Bapak, kata Tigor, karena sejak Indonesia merdeka baru dua kali ini Gubsu datang ke daerah itu, yakni dimana Gubsu EWP Tambunan sekitar 30 tahun yang lalu dan kali ini. “Kedatangan Bapak ini tentunya member kesan tersendiri bagi kami disini”, ujar Tigor.
Lebih lanjut Tigor mengatakan, sekitar 2,5 tahun yang lalu dirinya bersama Suhari pada saat kampanye Pilkada Bupati dan Wakil Bupati lalu berjanji akan memperbaiki kualitas jalan dari Sei Rakyat – Sei Berombang yang saat itu kondisinya sangat buruk dan tidak bisa dilalui kenderaan. Alhamdulillah setelah kami terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati hal pertama yang kami lakukan adalah meningkatkan kualitas jalan ini dan saat ini sudah dapat dilalui selama 24 jam tanpa hambatan.
Saat ini, katanya, focus perhatian kami adalah bagaimana meningkatkan tarap hidup nelayan dan keluarganya di daerah pantai ini. Berbagai program telah kita lakukan, kata Tigor, seperti pemberian bantuan kapal penangkap ikan, bantuan modal bagi keluarga nelayan, bantuan pengolah pakan ternak, bantuan bebek, dan lain-lain. “Semuanya bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga di daerah pantai ini khususnya warga nelayan”, ungkap Tigor.
Ketua panitia penyelenggaran yang juga Asisten Ekbang dan Kesos Setdakab Labuahnbatu H Burhanuddin SH mengatakan, sumber dana pengerasan jalan tersebut berasal dari APBD Kabupaten Labuhanbatu TA 2011 dan 2012 dengan total biaya sebesar Rp 45 milyar. Dijelaskannya, bahwa peresmian berbagai proyek pembangunan pada hari itu adalah berasal dari sumber pendanaan yang dilaksanakan oleh Pemkab Labuhanbatu, yaitu sumber dana bantuan daerah bawahan (BDB), APBD Kabupaten Lanuhanbatu, DAK, dana tugas pembantuan.
Ditambahkannya, bahwa pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan 100 unit komputer kepada kepala desa/kelurahan, penyerahan 10 ekor sapi local kepada kelompok tani, penyerahan 6000 eksemplar buku dan rak buku kepada perpustakaan desa, penyerahan kapal 5 GT dan 27 unit alat tangkap ikan kepada nelayan, penyerahan sarana penggaraman dan pengeringan ikan, penyerahan sarana pengolahan terasi, penyerahan 50 paket alat tangkap jarring senangin, penyerahan 763 ekor itik dan mesin pakan ternak dan penyerahan kunci bedah rumah yang dananya berasal dari partisipasi BUMN dan perusahaan swasta di Kabupaten Labuhanbatu.
Turut memberikan sambutan pada kesempatan itu tokoh masyarakat Panai Hilir,Jamaluddin, yang pada intinnya mengatakan rasa haru dan bangganya atas mendatangkan Gubsu Gatot Pujonugroho ke daerah mereka. Jamaluddin juga menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Tigor karena telah membangun jalan ke daerah mereka. “Sejak Indonesia merdeka baru kali ini mobil kami bisa sampai ke Sei Berombang”, kata Jamaluddin terharu.
Hadir pada pada acara itu antara lain Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Kapolres AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIK, para asisten, kepala SKPD, tokoh masyarakat pantai, OKP, pelajar, dan ribuan warga setempat.(AR).
Teks foto : Gubsu Gatot Pujonugroho ST dan Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD serta Ketua Tim Penggerak PKK Labuhanbatu dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT disambut dengan pengalungan bunga oleh tokoh masyarakat setempat.
TABRAKAN 5 BERUNTUN, 4 ORANG LUKA-LUKA
SLR News Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas tabrakan lima beruntun antara Truk Cold diesel BK 8566 QW dengan angkot BK 1190 YF, mini bus teras BRI B 1959 POB, Kijang Kapsul BK 1427 YG dan Kijang Senia BK 1976 YV di Jalinsum simpang desa Aek Buru kecamatan Bilah Barat sekira pukul 09.00 Wib, Jumat (14/12).
Akibat, kecelakaan tabrakan Beruntun tersebut, terjadi kemacetan panjang sejauh 5 KM. Beruntung dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban tewas, 4 orang mengalami luka.
Menurut Warga sekitar yang melihat kejadian, darno (34) dan Yanto (38) mengatakan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekira pukul 09.00 Wib. Warga yang berada disekitar mendengar suara dentuman keras, sehingga warga pun langsung beramai-ramai kelokasi.
“ kami sedang diwarung hendak sarapan, tiba-tiba saya dengar suara dentuman keras. Lalu kami lihat ke jalan ternyata lima mobil tabrakan secara beruntun. Lalu, kami lihat supir angkot itu terluka parah. Kakinya kanannya patah dan warga pun langsung melarikannya kerumah sakit, sedangkan 3 penumpang angkot itu hanya mengalami luka ringan. Dan kami bawa mereka ke puskesmas,” kata Darno.
Hal serupa juga dikatakan seorang penumpang yang selamat, Ridwan (27) saat diwawancarai menceritakan dirinya sedang berada di angkot dari marbau hendak ke rantau. secara tiba-tiba angkot yang ditumpanginya ditabrak oleh truk Cold Diesel dari belakang.
“kami didalam angkot ada 6 orang, saat itu ada truk cold diesel dibelakang angkot kami, tiba-tiba truck cold diesel itu menambarak dari belakang. Lalu, angkot kami menabrak mobil kijang xenia yang ada didepan kami.sedangkan mobil xenia itu menabrak bagian belakang mobil kijang kapsul yang berada di depannya. Setelah itu, angkot kami oleng kekanan tepat ditengah badan jalan. Tiba-tiba datang mobil mini bus dari arah berlawanan dan langsung menghantam bagian depan angkot kami. Dan angkot yang saya tumpangi lalu berhenti di pinggir kanan badan jalan. Lalu, saya turun dan menyelamatkan penumpang yang selamat dibantu oleh warga. Untunglah tak ada yang tewas, hanya saja supir angkot kami yang agak parah, kaki kanannya patah” kata Ridwan
Sementara, seorang petugas Rumah sakit yang tak mau namanya dikorankan saat dikonfirmasi melalui seluler membenarkan adanya seorang korban lalu lintas sedang dirawat.
“ benar bang ada korban lalu lintas. Supir angkot bernama fahmi rakisi warga desa simpang marbau dusun suka bangsa. Kondisinya kakinya patah dan saat ini sedang dirawat,” kata seorang petugas tersebut.
Pantantauan wartawan dilokasi, Akibat tabrakan beruntun tersebut terjadi kemacetan sepanjang 5 KM. sepuluh personil petugas lalu lintas diturunkan kelokasi untuk mengatur arus lalu lintas. Hingga sore arus mulai normal. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Terpisah, Kanit laka Polres Labuhanbatu Iptu Guntur Siagian saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
“ benar ada kecelakaan di simpang Aek buru. Saat ini petugas sedang berada dilokasi,” katanya.( IN )
Terkait Kritikan Kepada Pemkab Labuhanbatu
Massa Dukung Tigor Dibayar 50 Ribu
RANTAUPRAPAT – Terkait gencarnya pemberitaan disejumlah media massa atas dugaan buruknya kinerja Bupati Pemkab Labuhanbatu dan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga mengarah adanya dugaan tindakan korupsi uang negara, kini muncul massa tandingan yang mendukung penuh Bupati Labuhanbatu Tigor Panusunan Siregar dan kinerja jajaran pemerintahan setempat.
Seperti halnya aksi puluhan massa yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Labuhanbatu (Mapela) saat berorasi ke kantor Bupati, kantor DPRD, kantor Dinas Pendidikan serta melakukan konvoi dipertengahan kota Rantauprapat, Rabu (24/10) terembus kabar massa mengaku dibayar Rp50 ribu jika mengikuti aksi tersebut.
Pengakuan sejumlah massa yang mayoritas pengemudi Becak Bermotor (Betor) saat ditemui disekitaran kantor DPRD, bahwa mereka dibayar oleh seseorang sebesar Rp50 ribu jika ikut dalam gabungan masyarakat yang mengatasnamakan masyarakat peduli tersebut. “Lima puluh ribu, lumayan lah. Kenapa rupanya bang,” jawabnya.
Ditanya apakah uang bayaran itu diberikan setelah selesai aksi atau sesudah ikut berorasi, mereka mengaku terdiri dari dua kelompok. Sebahagian ada yang dibayar dahulu, sementara satu kelompok lagi dibayar setelah ikut berkeliling sambil membawa becak bermotornya.
“Kalau kami nanti setelah putar-putar, tapi ada juga kawan yang ngaku sudah dibayar waktu kami kumpul sambil mendengar arahan apa yang mau kami bilangkan,” akunya yang saat itu memakai jaket berwarna kehitaan yang mulai memudar.
Lebih jauh dibeberkan beberapa orang massa, awalnya mereka bingung terkait apa sebenarnya yang mereka minta, tetapi setelah diberitahukan oleh rekannya seprofesi, mereka akhirnya memahaminya. Keinginan mereka juga diperkuat untuk mengolok-olok pejabat serta anggota DPRD yang dinilai mereka tidak perduli.
“Untungnya ya kami dapat duit, karena kalau narikpun belum tentu dapat segitu. Kalau masalah peduli, tidak kami pikirilah, karena pemerintahpun tidak perdulinya sama masyarakat,” celetuk mereka yang tanpa sepengetahuannya pengakuan polos itu telah direkam insan pers.
Amatan dihalaman gedung DPRD, Koordinator Mapela Hasanuddin Hasibuan meminta kepada elemen masyarakat untuk menghentikan pembodohan dan pembohongan public, hindari fitnah dan penjoliman, agar mengatakan yang benar, jangan usil atas pembangunan Labuhanbatu, berbuat dan berikan yang terbaik untuk Kabupaten Labuhanbatu, mari mendukung dan mensukseskan pembangunan, harus bekerja sesuai tupoksi serta bergandengantangan membangun Labuhanbatu.
Selain itu, massa juga membagikan selebaran yang berisikan pengakuan prihatin serta menyesalkan terhadap oknum-oknum yang ingin menghancurkan Labuhanbatu. Mereka menolak dan menentang keras atas penjoliman dan perusakan nama baik Labuhanbatu baik pemerintahan maupun pandangan pihak luar.
Menurut Mapela, Bupati Pemkab Labuhanbatu dan Wakilnya sudah merealisasikan janji kampanye terdahulu diantaranya mengadakan pendidikan gratis sejak SD, SMP dan SMA, berobat gratis, membuka akses jalan kedaerah terpencil yang semuanya untuk meningkatkan perekonomian sejalan dengan motto rakyat tidak sakit, tidak lapar dan tidak bodoh.
“Kami siap membela kebenaran untuk mewujudkan Labuhanbatu Mandiri 2015, menuju Labuhanbatu Sejahtera 2020 dengan berperan serta mensukseskan pembangunan disegala bidang. Isu bupati korupsi 124 miliard adalah pembodohan,” teriak Hasanuddin Hasibuan yang notabene adalah wartawan serta pengurus disalahsatu LSM pemerhati kinerja aparat pemerintah.
Selain diikuti oleh mayoritas penarik becak bermotor, aksi yang berlangsung pada saat jam kerja itu juga terlihat diikui oleh seorang oknum PNS bertugas dilingkungan kantor Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu berinisial PD. Dimana, oknum PNS tersebut juga diketahui berprofesi sebagai wartawan surat kabar mingguan terbitan Medan.
Koordinator Aksi Hasanuddin Hasibuan ketika dikonfirmasi wartawan membantah bahwa massa yang ikut berorasi dibayar sebesar Rp50 ribu. “Tidak benar itu, tidak ada yang dibayar itu murni. Itu sebahagian anggota LSM ku, termasuk dari pantai dan sebahgaiannya tukang becak,” akunya dari seberang telepon.NIKO
FOTO: Koordinator Aksi Masyarakat Peduli Labuhanbatu (Mapela) Hasanuddin Hasibuan saat sedang berorasi di halaman kantor DPRD Labuhanbatu. Namun belakangan terhembus jika massa aksi tersebut dibayar Rp50 ribu untuk mengikuti unjukrasa tersebut.
Kasus Sertifikasi 1.143 Guru Belum Dibayar
Iskandar Diduga Raup Keuntungan Bunga Deposit Ratusan Juta
Kasus belum dibayarkannya dana sertrifikasi 1.143 guru di Labuhanbatu masih menjadi perbincangan hangat sejumlah kalangan. Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Iskandar diduga telah mengambil keuntungan dengan tidak dibayarkannya dana sertifikasi guru tersebut, yakni dengan sengaja mendepositkan dana sertifikasi itu ke salah satu bank hingga meraih keuntungan milyaran rupiah.
“Karena Kepala Dinas Pendidikan adalah kuasa pengguna anggara yang bertanggungjawab. Jadi wajar kalau kita menduga uang itu telah diendapkan oknum kadis tersebut,” ujar Perwakilan Kelompok Masyarakat Anti Korupsi Labuhanbatu Zimmi A Panjaitan, Selasa (16/10).
Kata Zimmi, Dinas Pendidikan Labuhanbatu hingga kini belum juga membayarkan satu bulan pembayaran dana sertifikasi bagi 1.143 guru pada triwulan pertama yang nilainya berkisar Rp3,2 milyar lebih. Dimana menurutnya, jika uang senilai Rp3,2 milyar tersebut di depositokan selama satu tahun ke salah satu bank, maka dapat menghasilkan bunga berkisar Rp240 juta.
“Karena jika uang sebanyak Rp3,2 milyar itu di depositokan, maka biasanya memperoleh keuntungan bunga berkisar Rp20 juta perbulannya. Jika dikalikan selama satu tahun maka keuntungannya berkisar Rp240 juta,” jelasnya.
Menurut Zimmi, alasan pihak Dinas Pendidikan yang menyatakan adanya kenaikan gaji guru pada bulan April 2012 lalu menjadi penyebab tidak cukupnya pembayaran dana sertifikasi pada triwulan pertama itu sangat tidak rasional dan dinilai hanya pembenaran semata. Pasalnya, sesuai proses dan mekanisme penyaluran dana sertifikasi, pihak Dinas Pendidikan lebih dahulu mengusulkan data dan jumlah uang dana sertifikasi guru pertriwulannya kepada Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Labuhanbatu. Setelah data penerima tunjangan sertifikasi guru itu diterima pihak DPPKAD, barulah pemerintah pusat mentransfer dana sertifikasi guru yang bersumber dari APBN tersebut.
“Jadi sangat tidak mungkin dana yang dikirim dari pusat itu kurang dengan alasan adanya kenaikan gaji guru. Karena Disdik lebih dulu mengirimkan data dan jumlah uang yang harus diterima, barulah pusat mentransfer dana tersebut. Kan gak masuk akal pusat mengirimkan dana tidak sesuai dengan jumlah data yang diusulkan,” terangnya.
Untuk itu, Zimmi kembali meminta kepada aparat penegak hukum agar dapat mengusut dugaan penyelewengan dana sertifikasi bagi 1.143 pendidik itu.
“Karena mengendapkan uang negara juga tindakan korupsi dan bahkan bisa masuk dalam ranah tindakan penggelapan. Makanya Polisi dan Kejaksaan jangan tutup mata terkait dana sertifikasi guru ini, apalagi menyangkut dunia pendidikan,” ucapnya.
Sementara seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Iskandar membantah pihaknya telah mengendapkan dana sertifikasi guru. Iskandar juga mengklarifikasi terkait tudingan belum dibayarkannya dana sertifikasi selama satu bulan pada triwulan ke II, seperti yang telah diberitakan.
“Bukan tidak dibayarkan, melainkan telah terjadi penundaan pembayaran. Dan itu bukan pada triwulan ke II, tapi pada triwulan I,” ungkapnya.
Dimana jelasnya, tunjangan sertifikasi satu bulan pada triwulan I itu bukan disengaja untuk tidak dibayarkan kepada para guru, melainkan karena adanya kenaikan gaji guru pada bulan April 2012 lalu, sehingga dana yang ada hanya cukup untuk pembayaran dua bulan.
“Dan kenaikan gaji guru itu terjadi secara nasional. Dan memang hal ini sedikit menjadi permasalahan hampir di semua daerah,” terangnya.
Namun katanya, dana tunjangan sertifikasi selama satu bulan yang tertunda dibayarkan itu, oleh Pemerintah akan ditransfer setelah disahkannya APBN Perubahan. Diperkirakan, pada triwulan IV mendatang, para guru akan menerima empat bulan tunjangan sertifikasi.
Iskandar juga menjelaskan proses dan mekanisme penyaluran dana sertifikasi yang bersumber dari APBN dan ditransfer ke kas Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) per triwulan setelah sebelumnya diusulkan Dinas Pendidikan. Setelah dana masuk ke DPPKAD, DPPKAD kemudian menginformasikan ke Dinas Pendidikan. Oleh Dinas Pendidikan dilakukan proses pencairan dengan menyampaikan Surat Perintah Membayar (SPM) yang disertai berkas sertifikasi ke DPPKAD. Setelah berkas diverifikasi DPPKAD, DPPKAD mengeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) kepada Dinas Pendidikan. Selanjutnya Dinas Pendidikan dengan melampirkan daftar penerima dan nomor rekening para guru, meneruskan SP2D ke Bank Sumut untuk proses pencairan. Oleh Bank Sumut dilakukanlah transfer ke rekening masing-masing guru penerima tunjangan sertifikasi.
“Jadi, jelaslah dana sertifikasi guru tidak singgah ke rekening Dinas Pendidikan, apalagi ke rekening pribadi,” tegasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)



