RANTAUPRAPAT SLR ; Sesosok Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di jalinsum Aek Nabara dini hari selasa (12/2) sekira pukul 00.20 Wib. Informasi yang di himpun WARTAWAN di RSUD Rantauprapat, mayat perempuan tanpa identitas tersebut diantar oleh mobil patroli ke RSUD Rantauprapat sekira pukul 00.20 Wib.
Menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dr. Hanita, mayat tanpa identitas tersebut mengalami robek pada kening, kelopak mata bagian kanan, kelopak mata bagian kiri serta mengalami hidung robek dan patah.
“ hasil pemeriksaan kami, mayat itu mengalami luka robek pada kening panjang 2x1cm, luka robek disertai hidung patah panjang 6x3x2cm, luka robek dibawah kelopak mata kanan panjang 3x0,5x0,5Cm, luka robek dibawah kelopak mata kiri panjang 1,5x0,5x0,5 cm,” katanya.
Dijelaskan Dr.Hanita, mayat tanpa identitas tersebut memiliki ciri-ciri baju berwarna hijau, celana jeans selutut, rambut hitam pendek, kulit berwarna putih.
“ mayat perempuan itu ciri-cirinya, memakai baju warna hijau, dengan menggunakan celana jeans selutut, memiliki rambut hitam dan pendek, serta kulitnya berwarna putih,” jelas Dr.hanita
Sementara, Kasubag Humas Polres labuhanbatu saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas di jalinsum Aek nabara.
“ benar, tadi malam ada penemuan mayat dengan jenis kelamin laki-laki. Mayat itu di antar polisi yang sedang piket di polsek Bilah hulu ke RSUD Rantauprapat. Informasi dari anggota saya, Saat itu ada warga yang memberitahu kepada petugas kita, bahwa ada sesosok mayat di pinggir jalinsum Aek nabara, tepatnya di pinggir jalan sekitar perkebunan karet PTPN Aek nabara. Lalu, mayat itu diantarkan dengan menggunakan mobil Patroli. Hingga sore ini mayat itu belum ditemukan identitasnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari tahu identitas mayat tersebut, sebab, mayat itu diduga korban kecelakaan” kata Aritonang.
MAYAT PEREMPUAN TANPA IDENTITAS DITEMUKAN TERKAPAR DI PINGGIR JALINSUM AEK NABARA
RANTAUPRAPAT SLR ; Sesosok Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di jalinsum Aek Nabara dini hari selasa (12/2) sekira pukul 00.20 Wib. Informasi yang di himpun WARTAWAN di RSUD Rantauprapat, mayat perempuan tanpa identitas tersebut diantar oleh mobil patroli ke RSUD Rantauprapat sekira pukul 00.20 Wib.
Menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dr. Hanita, mayat tanpa identitas tersebut mengalami robek pada kening, kelopak mata bagian kanan, kelopak mata bagian kiri serta mengalami hidung robek dan patah.
“ hasil pemeriksaan kami, mayat itu mengalami luka robek pada kening panjang 2x1cm, luka robek disertai hidung patah panjang 6x3x2cm, luka robek dibawah kelopak mata kanan panjang 3x0,5x0,5Cm, luka robek dibawah kelopak mata kiri panjang 1,5x0,5x0,5 cm,” katanya.
Dijelaskan Dr.Hanita, mayat tanpa identitas tersebut memiliki ciri-ciri baju berwarna hijau, celana jeans selutut, rambut hitam pendek, kulit berwarna putih.
“ mayat perempuan itu ciri-cirinya, memakai baju warna hijau, dengan menggunakan celana jeans selutut, memiliki rambut hitam dan pendek, serta kulitnya berwarna putih,” jelas Dr.hanita
Sementara, Kasubag Humas Polres labuhanbatu saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas di jalinsum Aek nabara.
“ benar, tadi malam ada penemuan mayat dengan jenis kelamin laki-laki. Mayat itu di antar polisi yang sedang piket di polsek Bilah hulu ke RSUD Rantauprapat. Informasi dari anggota saya, Saat itu ada warga yang memberitahu kepada petugas kita, bahwa ada sesosok mayat di pinggir jalinsum Aek nabara, tepatnya di pinggir jalan sekitar perkebunan karet PTPN Aek nabara. Lalu, mayat itu diantarkan dengan menggunakan mobil Patroli. Hingga sore ini mayat itu belum ditemukan identitasnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari tahu identitas mayat tersebut, sebab, mayat itu diduga korban kecelakaan” kata Aritonang.
Dharma Wanita Unit Setdakab Labuhanbatu Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW
RANTAUPRAPAT, SLR : Diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur'an oleh Ny. Mahyuni Burhanuddin, acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW digelar di ruang data dan karya kantor bupati, Rabu (13/2-13) sore. Acara yang dirangkai dengan pelaksanaan arisan itu dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Sekretariat Daerah Ny Khairani Ali Usman, Asisten Administrasi Umum Elvin Riswan SE, para Kepala Bagian, kepala Sub Bagian, para Kepala Sub Bagian dan staf berlangsung khidmat.
Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH dalam arahannya mengatakan, tujuan dari organisasi Dharma Wanita Persatuan ini adalah menjalin silaturrahim sesama istri PNS di lingkungan Sekretariat Kabupaten Labuhanbatu. Selain itu, katanya, anggota Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat mendorong suami dalam bekerja. “Karier seorang suami sangat ditentukan oleh dorongan yang dilakukan oleh istri”, ujarnya.
Peran istri dalam lingkungan tempat tinggalnya juga sangat mempengaruhi konsentrasi suami dalam bekerja. Oleh sebab itu istri seorang PNS diharapkan mampu mengantikan suami dalam bersosialisasi di lingkungan masing-masing.
Dijelaskan Ali Usman, bahwa tugas seorang PNS sangat berat, apabila seorang istri dapat mengambil alih fungsi sosial suaminya di tengah-tengah masyarakat akan membua suami menjadi nyaman bekerja dan akan fokus melaksanakan tugasnya.
Namun, katanya, yang perlu diketahui oleh seluruh istri PNS, bahwa peran istri hanya sebatas mendorong suami dalam melaksanakan tugas, tidak lebih dari itu. “Istri tidak perlu mencampuri tugas-tugas suami, karena hal itu akan mempersulit posisi suami dalam berkerja”, tandasnya.
Ali Usman juga menambahkan, sebagai umat Islam kita harus dapat mencontoh keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW, mulai dari berperilaku santun kepada istri. Nabi Muhammad juga mencontohkan bagaimana berperilaku sebagai pedagang, pemimpin dan lain sebagainya.
Sementara itu Alustadz Darmansyah Siagian SAg dalam tausyiahnya menyampaikan, silaturahim merupakan bingkai dari Ummat Islam. Sabda Rasulullah SAW : “Barangsiapa yang tidak bertegur sapa lebih dari tiga hari, lalu ia mati, maka ia masuk neraka”, kata Darmansyah menyampaikan Hadis Riwayat Abu Daud.
Apakah kita sudah tergolong Ummat yang mencintai Allah dan Raslullah, setelah Rasulullah SAW meninggalkan kita sekitar 13 abad yang lalu. Darmansyah lalu menyampaikan sebuah hadis lagi yang artinya "Kalau benar kamu mencintai Allah maka ikutilah aku (Nabi Muhammad)".
Pada kesempatan itu juga dilakukan marzanji yang dipimpin oleh Ny Mahyuni Burhanuddin yang dirangkai dengan pembagian bunga rampai.(AR).
Teks foto : Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap ketika menyampaikan sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Unit Sekretariat Daerah.
Wakil Bupati Labuhanbatu Lakukan Peletakan Batu Pertama Masjid Jami’ Assalam
RANTAUPRAPAT, SLR : Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane SIP didampingi Camat Pangkatan Abdul Syarif SH melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Jami’ Assalam Dusun Aluran Naga Pasar, Desa Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Rabu (13/2-13). Pembangunan masjid berukuran 12 x 18 meter itu dilakukan, karena masjid yang lama sudah tidak layak lagi untuk digunakan sebab sudah bocor dan mengalami keretakan di dinding bangunannnya.
Wakil Bupati Suhari Pane dalam sambutannya mengatakan, kita semua yang hadir sangat berbahagia dan bangga atas inisiatif masyarkat Aluran Naga untuk membangun dan melakukan perubahan masjid Jami’ ini. Semoga masjid ini tidak hanya digunakan sebagai tempat sholat saja, akan tetapi lebih dari itu dapat kita manfaatkan sebagai sebagai tempat melaksanakan aktifitas lainnya.
Dikatakannya, banyak masjid dibangun tetapi kalau dicermati banyak pula yang tidak memakmurkannya. Oleh sebab itu, kata Suhari, saya berharap setelah masjid ini selesai dibangun dapat diisi dengan sholat berjamaah dan memfungsikannya sebagai pusat pendidikan.
Kita tentu prihatin melihat kondisi anak-anak kita saat ini yang enggan datang ke masjid. Para orang tua hendaknya dapat mengatasi itu dengan membawa anak-anak ke masjid sejak usia dini, sehingga pada saatnya nanti mereka akan terbiasa dan merasa nyaman berada di masjid.
Saat ini, tambahnya, masjid tidak hanya berfungsi sosial dan pendidikan, tetapi sudah dapat dijadikan sebagai fungsi ekonomi. Sebagai fungsi ekonomi, jelasnya, dari masjid kita harus dapat menggerakkan masyarakat melaksanakan ekonomi syariah seperti melakukan simpan pinjam tanpa bunga. Simpan pinjam tanpa bunga ini apabila dilakukan secara bergulir pasti dapat mengangkat dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Pada bagian lain Suhari mengatakan, angka kemiskinan dan pengangguran masih saja terjadi. Oleh karena itu kita jangan menyerah, karena banyak jalan untuk memperoleh kesuksesan. “Dalam situasi apapun kita harus mensyukuri apa yang kita dapatkan pada hari ini, siapa yang pandai bersyukur pasti akan ditambah Allah rezekinya”, kata Suhari seraya mengajak masyarakat untuk selalu bersedekah, karena dengan bersedekah kita akan mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka.
Camat Pangkatan Abdul Syarif SH pada kesempatan itu berharap kepada masyarakat Alur Naga agar dapat memakmurkan masjid yang dibangun tersebut. Syarif juga menjelaskan, biaya pembangunan masjid tersebut murni swadaya masyarakat, namun tidak tertutup kemungkinan menerima bantuan dari para donatur dan Pemkab Labuhanbatu.
Sementara itu kepala kantor urusan agama (Ka KUA) kecamatan Pangkatan Darmansyah SAg dalam tausyiahnya menyampaikan, jangan membangun masjid tetapi tidak mau mengisi dan merawatnya. Merawat masjid tidak hanya dengan membersihkannya saja, akan tetapi bagaimana kita dapat membuatnya indah dipandang, sejuk dan wangi di dalamnya seperti yang dilakukan pada zaman Rasulullah SAW.
Ketua panitia pembangunan masjid H Aswad mengatakan, untuk membangun masjid tersebut diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 450 juta yang berasal dari sumbangan para dermawan dan sumbangan masyarakat.
“Oleh karena itu, kami juga berharap bantuan dari Pemkab Labuhanbatu dan ummat Islam Labuhanbatu lainnya yang berkelebihan untuk memberikan infaqnya untuk pembangunan masjid ini”, harapnya.
Usai peletakan batu pertama dilanjutkan dengan makan bersama yang dilaksanakan di pelataran masjid Jami’ Assalam. Turut hadir pada acara itu antara lain Kepala Desa Pangkatan, Ketua MUI Pangkatan dan masyarakat setempat.(AR).
Teks foto : Wakil Bupati Suhari Pane SIP didampingi Camat Pangkatan Abdul Syarif SH melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Jami’ Assalam, Dusun Alur Naga.
Kemenag Labuhanbatu Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Sei Berombang
RANTAUPRAPAT, SLR : Bantuan terus mengalir untuk korban bencana kebakaran Sei Berombang, mulai dari instansi pemerintah dan swasta, partai politik, Ormas dan OKP bahkan dari Calon Gubsu yang akan bertarung pada Pilgubsu tanggal 7 Maret 2013 yang akan datang.
Tidak ketinggalan Jajaran Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu juga menyerahkan bantuan yang dilaksanakan di halaman kantor tersebut, Selasa (12/2-13). Bantuan berupa beras, mie instan, gula dan pakaian bekas itu diserahkan langsung oleh Kakan Kemenag Drs H Azaman Harahap kepada Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH.
Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH mengucapkan terima kasihnya kepada jajaran kementerian agama kabupaten Labuhanbatu atas perhatiannya yang begitu besar terhadap saudara-saudara kita para korban bencana kebakaran Sei Berombang. “Semoga bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban mereka disana”, ujarnya.
Ali Usman mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut segera dibawa ke Sei Berombang dengan truk milik Badan Kesbangpol Linmas dan Satpol PP. “Badan Kesbangpol Linmas dan Satpol PP segera berangkat ke Sei Berombang untuk mengantarkan bantuan ini agar masyarakat di sana dapat segera terbantu”, kata Ali Usman.
Pada kesempatan itu Ali Usman juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat Labuhanbatu terutama bagi mereka yang berkelebihan harta kiranya dapat membantu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban kebakaran di Sei Berombang tersebut.
“Saya menghimbau seluruh lapisan masyarakat Labuhanbatu kiranya dapat membantu mereka, tidak hanya dalam bentuk pangan dan sandang tetapi dapat dalam bentuk uang dan bahan bangunan agar mereka dapat kembali membangun rumah mereka yang terbakar”, harap Ali Usman.
Sementara itu Kakan Kemenag Drs H Azaman Harahap yang didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha H Darajad Siregar M Pd mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Kemenag Labuhanbatu atas musibah kebakaran yang menimpa masyarakat Sei Berombang.
Dijelaskannya, bantuan yang diberikan itu terdiri dari 1,3 ton beras, 260 kg gula pasir, 130 kotak teh, 130 kotak mie instan dan 1 truk pakaian bekas layak pakai yang merupakan sumbangan dari berbagai institusi jajaran Kemenag Labuhanbatu Raya yang terdiri dari 14 sekolah MIN, 8 MTsN, 4 MAN dan dari kantor Kemenag serta kantor urusan agama kecamatan.
“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi warga di Sei Berombang yang tertimpa musibah”, kata Azaman seraya berharap mereka tetap dapat sabar dan tawakkal menghadapi musibah tersebut.
Turut menghadiri acara penyerahan bantuan tersebut antara lain Kaban Kesbangpol Linmas H Hasnul Basri S Sos, Kakan Satpol PP A Haris Nasution dan para pejabat kantor Kemenag Kabupaten Labuhanbatu.(AR).
Teks foto : Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, Kaban Kesbangpol Linmas H Hasnul Basri S Sos, Kakan Kemenag Drs H Azaman Harahap dan Kasubbag Tata Usaha Kemenag H Darajat Siregar M Pd foto bersama usai penyerahan bantuan di halaman kantor Kemenag Labuhanbatu.
DESA KAMPUNG SENNA KEMBALI DILANDA BANJIR
:Desa Kampung Senna kecamatan Bilah Hilir kembali dilanda banjir hingga ke badaan jalan. Kepala desa Senna Horas Lumban gaol saat ditemui Minggu (10/2) mengatakan, Banjir yang melanda desa senna diakibatkan karena debit air yang cukup tinggi mengalir dari hulu sungai bilah menuju hilir sungai bilah, sehingga air kiriman tersebut tidak dapat tertampung saat melintasi desa senna, dan mengakibatkan air tersebut meluap hingga ke badan jalan.
Dikatakan Horas, desa senna merupakan langganan banjir jika musim hujan. Hal itu terjadi dikarenakan aliran sungai bilah yang berada di desa Senna terjadi pendangkalan.
“ sudah menjadi hal yang biasa desa senna banjir jika musim hujan. Walaupun didesa sena jarang hujan turun, namun jika dihulu sungai bilah terjadi hujan maka desa senna akan dilanda banjir. Sebab, aliran sungai bilah yang berada di desa kami ini tidak dapat menampung debit air kiriman dari hulu sungai bilah dikarenakan aliran sungai bilah di desa senna sudah terjadi pendangkalan,” katanya.
Dijelaskan Horas, jika desa senna banjir, maka rutinitas warga menjadi terganggu. Sebab, luapan air menggenangi badan jalan provinsi lintas Tanjung Sarang elang - Aek nabara. Akibatnya, warga yang hendak melintas jadi terganggu dikarenakan badan jalan yang digenangi air hingga selutut orang dewasa,” kata Horas.
Sementara, warga desa senna Ismail dalimunthe (30) dan Suwono (34) mengaku terganggu dengan banjirnya desa senna.
“ banjir ini sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat desa senna. Namun, akibat banjir ini, roda perekonomian masyarakat jadi terganggu. Sebab, badan jalan lintas tanjung sarang elang menuju Aek nabara digenangi oleh air. Bahkan, jika banjir besar dating maka arus lalu lintas akan terputus. Kami hanya berharap agar pemerintah dapat mencari solusi untuk mengatasi banjir ini,” kata ismail.
Laju Pertumbuhan Yang Tidak Terkendali Dapat Berpengaruh Pada Pembangunan Secara Menyeluruh
RANTAUPRAPAT, SLR : Persoalan pertumbuhan penduduk perlu mendapat perhatian kita bersama, karena laju pertumbuhan yang tidak terkendali dapat berpengaruh pada pembangunan secara menyeluruh terutama terkait dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia. Selain itu dapat pula memicu persoalan sosial, budaya dan ekonomi, seperti tindak kekerasan dan kriminalitas, pelecehan seksual dan lain sebagainya.
Demikian dikatakan Plt Sekdakab Labuhanbatu H Ali Usman Harahap SH pada apel gabungan di lapangan Balai Diklat BKD, Senin (11/2-13).
Lebih lanjut Ali Usman mengatakan, saat ini mucul issu “Bonus Demografi”, yaitu suatu keadaan dimana proporsi penduduk usia produktif yang sangat besar tau sekitar 69 % dari jumlah penduduk Indonesia, sedangkan rasio angka ketergantungan (dependency ratio) mencapai titik terendah. Artinya, pada saat itu jumlah angkatan kerja sangat besar, namun menanggung beban kelompok usia anak dan lansia yang sangat kecil.
“Sbahagian besar penduduk usia produktif yang pada saat satu hingga tiga decade mendatang, yaitu tahun 2017 – 2035 itu adalah para remaja dan gegenrasi muda saat ini”, kata Ali Usman.
Ditegaskannya, bahwa bonus demografi tersebut akan menjadi peluang jika penduduk usia produktif itu berkualitas, tetapi akan menjadi bencana ketika penduduk usia produktif itu dalam kondisi pendidikan rencah dan kondisi kesehatan buruk yang membuatnya tidak dapat berproduksi secara oktimum.
Dengan demikian, tambahnya, kita perlu memikirkan bagaimana pembangunan yang kita laksanakan saat ini dan ke depan untuk dapat meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas. “Kita sudah melaksanakan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh penduduk kabupaten Labuhanbatu sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, demikian juga pendidikan gratis dan lounching Labuhanbatu Mengaji yang semuanya bertujuan untuk membangun karakter anak-anak kita sehingga ada keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pengetahuan bidang agama”, ungkap Ali Usman.
Ali Usman juga berharap agar program peningkatan kualitas SDM khususnya bagi anak-anak generasi penerus dapat terus dikawal supaya mereka mampu menjadi anak-anak yang tangguh dan siap berkompetisi di eranya. “Kita harus terus berupaya dalam melaksanakan program “Labuhanbatu Menuju Kabupaten Layak Anak” yang baru akan dapat kita capai 5-10 tahun ke depan”, harapnya.
Pada bagian lain Ali Usman meminta PNS di jajaran Pemkab Labuhanbatu agar dapat menjadi panutan di tengah-tengah masyarakat, khususnya di lingkungan tempat tinggal masing-masig. Sebagai PNS, katanya, kita dituntut untuk senantiasa menjaga kehormatan sebagai abadi masyarakat dan abdi Negara.
“Kalaupun kita tidak mendapat kehormatan materi di tengah-tengah masyarakat sebagai PNS, minimal kita mendapat kehormatan moral dan akhlak”, tegasnya seraya menjelaskan bahwa kehormatan moral itu minimal PNS sebagai tempat bertanya masyarakat, sementara kehormatan materi minimal PNS dapat membantu kesulitan yang dialami masyarakat.
Hadir pada acara itu antara lain para kepala SKPD, pejabat eselon III dan IV serta para staf di lingkungan Pemkab Labuhanbatu.
Teks foto : Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap ketika menyampaikan amanatnya pada apel gabungan di lapangan Diklat BKD, Senin (11/2-13).
KADIS PENDIDIKAN LABUHANBATU MERASA KEBAL HUKUM
TERKAIT LAPORAN KORUPSI DANA BANSOS, PIHAK KEJAKSAAN MINTA DINAS PENDIDIKAN MENYERAHKAN DATA PENGELOLAAN DANA BANSOS 50 KEPALA SEKOLAH
RANTAU-
Terkait laporan dugaan korupsi dana bansos 50 sekolah tahun 2012 sebesar 23 Milyar, Pihak Kejaksaan Negeri Rantauprapat telah meminta kepada Dinas pendidikan Labuhanbatu untuk meneyrahkan data pengelolaan dana bansos 50 sekolah tahun 2012 untuk penyidikan. Hal itu dikatakan kasi Intel kejaksaan negeri Rantauprapat Paniel Silalahi saat ditemui wartawan diruangan kerjanya, Senini (11/2).
Dikatakan paniel, hingga saat ini pihak kejaksaan Negeri Rantauprapat telah meminta data 50 sekolah penerima dana bansos tahun 2012 untuk kepentingan penyidikan. namun hingga saat ini dinas pendidikan Labuhanbatu belum juga menyerahkannya.
“ dua minggu yang lalu saya sudah telpon orang dinas pendidikan agar memberikan data 50 sekolah penerima dana bansos tahun 2012. Namun, data itu belum juga di antar. Nah, karena data itu belum juga diberikan maka kami berencana dalam minggu ini akan menyurati dinas pendidikan secara resmi agar memberikan data tersebut. Sebab, data itu sangat dibutuhkan untuk kepentingan penyelidikan,” katanya
Dijelaskan Paniel, hingga saat ini pihak kejaksaan belum dapat memanggil 50 kepala sekolah jika data penerima dana basnos dari dinas pendidikan belum diserahkan.
“ kami belum bisa memanggil 50 kepala sekolah, jika data itu belum diserahkan dinas pendidikan kepada kami. Sebab, jika kami langsung memanggil 50 kepala sekolah untuk dimintai keterangannnya maka saya harus dapat menyidik perkara ini dalam waktu satu bulan untuk di limpahkan ke Kasipidsus. Nah, Jika dalam waktu satu bulan saya tidak mampu menyelesaikan penyidikan maka saya akan ditegur oleh atasan. Mangkanya, sebelum saya memanggil 50 kepala sekolah saya harus memiliki data yang akurat,” jelas Paniel.
Sementara, ketua Information Corouption Watch (ICW) labuhanbatu jansen Nainggolan saat dikonfirmasi, mengatakan dirinya kecewa dengan lambatnya kinerja pihak kejaksaan Negeri Rantauprapat dalam memproses laporan korupsi dana bansos.
“ sebenarnya, yang menyuruh saya mengantarkan laporan korupsi dana bansos ini ke kejaksaan adalah kasi intel. Namun, saya kecewa dengan kinerjanya yang lambat dalam memproses laporan korupsi dana bansos itu. Sebab, sudah tiga bulan laporan itu diantarkan, namun hingga saat ini belum ada satu kepala sekolah yang dipanggil. Padahal saya sudah menyerahkan semua data 50 sekolah penerima dana bansos itu kepadanya. Kok, malah di perlama prosesnya. Jangan-jangan benar kata kepala dinas pendidikan bahwa dirinya kebal hukum,” kata jansen.
Langganan:
Postingan (Atom)


