Laman

LAHAN PUSKESMAS SEI PEGANTUNGAN SELUAS TIGA RIBU METER DI GANTI RUGI TIGA JUTA RANTAU-

RANTAUPRAPAT ; SLR Lahan pembangunan puskesmas yang berada di desa Sei Pegantungan kecamatan Panai hilir seluas tiga ribu meter diganti rugi sebesar tiga juta rupiah. Hal itu dikatakan salah seorang Anggota DPRD Labuhanbatu PH, kepada SLR senin (11/3) diruangan Fraksi PDI Perjuangan. Dikatakan PH, lahan yang dijadikan untuk pembangunan puskesmas di desa Sei Pegantungan Panai Hilir telah diganti rugi sebesar tiga juta rupiah. “ sebenarnya lahan itu telah diganti rugi sebesar tiga juta rupiah kepada pemilik lahan bernama Tarmizi. Saat itu saya yang menjadi saksi dalam ganti rugi lahan itu. Dan ganti rugi lahan itu syah. Sebab, ganti rugi itu di buat di kuitansi diatas materai pada tanggal 17 september 2012,” katanya. Dijelaskan PH, bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam proyek pembangunan puskesmas Sei Pegantungan yang menghabiskan dana BDB tahun 2012 sebesar 2,7 Milyar. “ saya tidak pernah terlibat dalam pengerjaan peroyek puskesmas itu. Hanya saja, saya sebagi pemediasi antara pemborongnya bernama Pinpin Harahap dengan Tarmizi harap. Jadi, kalau saya dikatakan terlibat, itu tidak benar. Sebab, proyek BDB itu turun ke labuhanbatu saya yang menggiringnya,” kata PH. Sementara, Pemilik Lahan Tarmizi harahap saat dikonfirmasi mengatakan uang ganti rugi sebesar tiga juta rupiah tersebut hanya uang rokok, bukan lah uang ganti rugi lahan. “ benar ada uang tiga juta dikasih kepada saya dan saya tanda tangani di atas materai,tetapi saya tidak tahu apa isinya, karena saya tidak bisa membaca . sedangkan uang itu diberikan kepada saya hanya untuk uang rokok, bukan untuk ganti rugi tanah. Sebab, mana mungkin tanah ku seluas tiga ribu meter tiga juta. Sedangkan pasaran harga disini satu rante delapan juta,” kata Tarmizi. Sementara, salah seorang tetangga tarmizi bernama Yulizar (35) saat dihubungi mengatakan harga pasaran tanah di desa Sei pegantungan mencapai delapan juta perante. “ harga pasaran tanah disini satu rantenya mencapai delapan juta rupiah. Sebab, saya beberapa bulan yang lalu menjual tanah harga perantenya delapan juta,” kata Tarmizi. Terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Labuhanabtu Ahmad Mufli saat dikonfirmasi terkait keberadaan alamat CV Adila Karya Abadi sebagai pihak ketiga yang mengerjakan proyek pembangunan puskesmas enngan memberikan data tersebut. “ kalau masalah itu saya tidak berani memberikan datanya. Jumpai saja SKPD yang terkait. Sebab, kalau saya kasih nanti saya yang betengkar dengan Kepala Dinasnya,” kata Mufli

Dalam Pilgubsu, PNS Harus Netral Tetapi Harus Cerdas Menentukan Pilihan

RANTAUPRAPAT, ML : Dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara yang akan berlangsung 7 Maret 2013 yang akan datang setiap PNS harus netral, tetapi sebagai PNS harus cerdas menentukan pilihan. “Petunjuk saya kepada saudara semua dalam Pilgubsu, sebagai PNS harus netral. Saudara tidak boleh berpihak, tetapi saudara bisa berfikir secara cerdas siapa yang harus saudara pilih”, kata Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD ketika memberikan pidato arahannya pada apel gabungan di lapangan Diklat BKD, Senin (4/3-13). Dikatakan Tigor, sebagai PNS juga harus mampu mengajak masyarakat untuk aktif menggunakan hak pilihnya pada Pilgubsu mendatang. “Ajak masyarakat untuk memilih pada Pilgubsu mendatang, jangan menjadi golongan putih (Golput), tetapi sebagai PNS harus memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa kita akan memilih Gubernur kita lima tahun ke depan”, kata Tigor. Pada kesempatan itu Tigor kembali mengingatkan seluruh PNS di jajaran Pemkab Labuhanbatu, bahwa pemerintahan Tigor-Suhari sudah berjalan 2,5 tahun. “Saya beranggapan 2,5 tahun sudah cukup untuk beradabtasi dengan pekerjaan rutin masing-masing. Oleh sebab itu tidak boleh lagi ada yang berdalih macam-macam dengan tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”, tegas Tigor. Terkait dengan asset yang sampai saat ini menjadi kendala untuk mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Tigor dengan tegas meminta seluruh pimpinan SKPD dan bendahara barang agar melakukan langkah-langkah konkrit untuk mendata ulang segala asset milik Pemkab Labuhanbatu. “Saya minta seluruh barang milik Pemkab Labuhanbatu terdata di buku barang, tetapi barang tersebut juga diketahui keberadaannya. Lakukan penelusuran asset sejak dini, agar tidak ada lagi permasalahan di kemudian hari”, tegasnya. Pada bagian lain Tigor mengatakan, ke depan Satuan Polisi Pamong Praja bersama tim operasional penegakan Perda secara rutin diharapkan dapat melakukan penertiban PDK 5, PSK dan anak bolos sekolah serta melakukan monitoring dalam rangka penegakan peraturan daerah, peraturan bupati dan peraturan perundang-undangan lainnya. “Semoga dengan dilaksanakannya operasi tersebut masyarakat lebih peka terhadap peraturan yang berlaku, ehingga ke depan Labuhanbatu dapat lebih tertib, tentram dan teratur”, harap Tigor. Hadir pada kesempatan itu antara lain Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, Asisten Adm Pemerintahan Drs H Sarbaini, Asisten Adm Ekbang dan Kesos H Burhanuddin SH, Asisten Adm Umum Elvin Riswan SE, para kepala Badan, Dinas dan Kantor serta para pejabat eselon III dan IV serta staf.(AR). Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar SpPD ketika menyampaikan arahan dan bimbingannya pada apel gabungan di lapangan BKD Rantauprapat, Senin (4/3-13).

Bupati Labuhanbatu Resmikan Escalator dan Lift Pasar Gelugur Rantauprapat Tigor : Bagi Pedagang Yang Tidak Mau Pindah ke Lantai II Akan Ditinjau Ulang

RANTAUPRAPAT, SLR : Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Wakil Bupati Suhari Pane SIP meresmikan penggunaan Escalator dan Lift di Pasar Gelugur Rantauprapat, Senin (4/3-13). Pemasangan Escalator dan Lift di tempat tersebut merupakan janji Tigor saat meninjau pasar tersebut tahun lalau. Pada kesempatan itu Tigor melihat banyak pedagang yang melakukan aktivitas di halaman dan di tangga Pasar Gelugur sehingga mengganggu orang lalu lalang di tempat itu. Tigor mengatakan, dengan dipasangnya Lift dan Escalator di Pasar Gelugur tidak ada alas an lagi bagi pedagang untuk tidak membuka kiosnya di lantai II. “Bagi pedagang yang tidak mau pindah, maka Pemkab Labuhanbatu akan meninjau ulang kios-kios yang ada di lantai II tersebut”, tegas Tigor. Selain meresmikan pengoperasian escalator dan lift, Tigor juga melakukan peninjauan ke setiap sudit Pasar Gelugur tersebut. Tidak kurang dari tiga kali Tigor naik-turun di Pasar semi modern berlantai dua itu untuk mengetahui setiap titik dan sudut yang memerlukan perbaikan dan perhatian Pemkab Labuhanbatu. “Saya berkeinginan Pasar Gelugur ini nyaman bagi pedagang, juga nyaman bagi pengunjung yang ingin berbelanja”, ujarnya. Ketika melihat halaman parkir belakang, Tigor beberapa kali menanyakan kepada Kadis Pasar dan Kebersihan Drs Edi Gani Ginting mengapa terlihat becek. Mendapatkan penjelasan dari Edi Gani Ginting, bahwa beceknya lokasi itu disebabkan genangan air dan tempat parkir truk ikan setiap harinya, maka Tigor memerintahkan agar pada tahun ini juga dilakukan pengecoran di lokasi tersebut. “Saya minta di halaman parkir belakang ini dilakukan pengaspalan dengan aspal beton. Masukkan nanti anggaran pada P-APBD 2013”, katanya kepada Kadis Pasar dan Kebersihan. Dikatakannya, bahwa bangunan Pasar Gelugur yang sudah berusia 5 tahun itu, baru dioperasikan sekitar 1 tahun, tentu disana sini sudah terjadi kerusakan. “Oleh sebab itu akan dilakukan penataan kembali, seperti masalah taman, lapangan parkir, lampu, pagar, dan lain-lain”, katanya. Khusus pengelolaan lokasi parkir, Tigor minta agar dikelola dengan baik. “Pengaturan parkir beca agar dilakukan menurut nomor urut, jangan parkir menumpuk di depan pintu, harus antri”, tegasnya seraya meminta petugas dari Dinas Pasar dan Kebersihan melalukan sosialisasi kepada setiap pengunjung yang akan menggunakan beca agar memakai beca yang parkir paling depan. Tigor mengatakan, Pemkab Labuhanbatu akan terus dilakukan perbaikan secara bertahap Pasar Gelugur Rantauprapat tersebut, namun para pedagang juga dituntut kesadarannya untuk tertib dan sabar, karena keterbatasan anggaran. Kalau di daerah lain, katanya, pemindahan pasar harus membayar, tetapi di pasar Gelugur dilakukan secara gratis. Pada kesempatan itu, Tigor juga menjelasakan program Pemkab Labuhanbatu untuk meningkatkan pelayanan di berbagai bidang. Dikatakannya, tahun 2013 Pemkab Labuhanbatu akan melakukan rehab berat terminal Padang Bulan agar terminal tersebut dapat beroperasi secara maksimal. “Kantor Dishub juga akan ditempatkan secara permanen di sana”, ujarnya. Pada tahun 2014 Pemkab Labuhanbatu juga akan membangun lumpu penerangan jalan ke gang-gang di kota Rantauprapat. “Lampu jalan merupakan hak masyarakat. PPJ yang dikutip dari masyarakat akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pembangunan lampun jalan”, jelasnya, seraya menjelaskan penerangan jalan dari Listrik Labuhanbilik - Sei Berombang akan dibangun dengan sistem tenaga surya (solar). Mengenai bantuan Pemkab Labuhanbatu terhadap operasional traffic management center (TMC) Polres Labuhanbatu, Tigor mengatakan, bahwa TMC merupakan program kerja sama antara Polres Labuhanbatu dengan Pemkab Labuhanbatu Raya. TMC ini sangat membantu Polres dalam mengungkap kasus kejahatan di daerah ini, karena dari sana akan terpantau setiap tindak kejabatan yang akan masuk dan keluar daerah ini. Untuk mendukung itu, katanya, Pemkab Labuhanbatu pada tahun 2014 akan mengalokasikan dana sebesar Rp 300 juta, agar kemampuan TMC itu semakin baik, meningkatkan kemampuan untuk menzoom nomor plat kendaraan saat melintas di jalan raya.(AR). Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar dan Wakil Bupati Suhari Pane didampingi Kadis Paskeb Edi Gani Ginting melakukan peninjauan ke setiap sudut Pasar Gelugur Rantauprapat.

Wakil Bupati Lantik 16 Orang Pejabat Eselon III dan IV Bupati : Rakyat Sudah Semakin Cerdas Dalam Mengartikulasikan Aspirasinya

RANTAUPRAPAT, SLR: Kita maklumi bersama, bahwa pada dekade terakhir ini telah terjadi perubahan besar dalam kehidupan demokrasi kita. “Masyarakat sudah semakin cerdas dan semakin mampu serta lebih terbuka dalam mengartikulasikan kepentingan dan aspirasi mereka”, kata Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam pidati sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suhari Pane SIP pada acara pelantikan pejabat eselon III dan IV di aula BKD, Jum’at (1/3-13). Kondisi tersebut, tambah bupati, tentu saja menuntut adanya kesiapan dan respon kita semua selaku penyelenggara pemerintahan. Untuk itu, katanya, kepada semua pejabat yang dilantik pada hari ini diharapkan dapat selalu memperhatikan kondisi dan tuntutan perkembangan yang ada. Tuntutan masyarakat terhadap aparatur pemerintah, untuk mampu memberikan layanan publik yang efisien dan efektif dengan menunjukkan lebih professional, sederhana, terbuka dan tepat waktu harus selalu direspon secara positif dengan memperlihatkannya secara nyata dalam praktek pelaksanaan tugas. Langkah-langkah dan upaya tersebut harus dilaksanakan secara hati-hati dan terencana, melalui optimalisasi tugas dan fungsi dalam kedudukan jabatan masing-masing dengan tetap diikuti peningkatan koordinasi dan sinergi yang solid antar unit kerja. “Hal ini harus selalu dipertahankan dan dilaksanakan, karena hanya dengan cara demikian kita dapat menjadi sebuah tim yang kuat untuk mewujudkan pencapaian visi dan misi Pemkab Labuhanbatu”, kata Bupati. Harus kita akui, tambah bupati, bahwa hingga saat ini masih banyak persoalan masyarakat yang terakumulasi menjadi persoalan daerah dan tentunya juga menjadi persoalan kita semua segenap aparatur pemerintah daerah ini. Persoalan-persoalan sosial ekonomi ataupun sosial politik pada tingkat daerah maupun nasional secara nyata juga telah turut berpengaruh terhadap kondisi kehidupan masyarakat. Penanganan berbagai persoalan masyarakat dan daerah yang biasanya diwarnai tuntutan dan harapan agar dilakukan secara cepat memang memerlukan pemikiran dan strategi guna menetapkan langkah kebijakan yang tepat. Ini perlu dilakukan, agar tidak menjadi kontraproduktif dengan tekad kita untuk meningkatkan perkembangan dan kemajuan daerah kabupaten Labuhanbatu. Pada kesempatan itu Bupati juga mengingatkan kepada seluruh pejabat di daerah ini untuk meningkatkan prestasi kerja dan kemampuan penyempurnaan perbaikan kerja yang semakin efektif dan efisien guna mencapai percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kabupaten Labuhanbatu. Adapun para pejabat yang dilantik itu antara lain Khairul Anwar S Sos dilantik menjadi Sekretaris pada Badan PMDK sebelumnya Kabid Pengembangan dan Pendidikan pada BKD, Junaidi SmHk dilantik menjadi Inspektur Pembantu Wilayah II pada Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu sebelumnya staf pada Sekretariat Daerah, Amru SE dilantik menjadi Inspektur Pembantu Wilayah IV pada Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu sebelumnya adalah staf pada staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan, Hardianto SSTP MAP dilantik menjadi Sekretaris Kecamatan pada kantor Camat Rantau Utara sebelumnya adalah Sekretaris pada kantor Camat Bilah Barat. Ananda Rarasto SSTP MSP dilantik menjadi Sekretaris pada kantor Camat Bilah Barat sebelumnya adalah Kepala Kelurahan Rantauprapat, Muhammad Perjuangan Hasibuan SSTP MSi dilantik menjadi Sekretaris Kecamatan pada kantor Camat Pangkatan sebelumnya Kepala Sub Bidang Pendidikan pada BKD, Drs Misbahuddin MPd dilantik menjadi Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu sebelumnya staf pada Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu.(AR). Teks foto : Wakil Bupati Suhari Pane SIP saat menandatangani naskah pelantikan para pejabat eselon II dan IV di jajaran Pamkab Labuhanbatu di aula BKD, Jum’at (1/3-12).

Pemkab dan DPRD Labuhanbatu Simpulkan Jadwal Penetapan APBD Selamat-Lambatnya Bulan Desember

RANTAUPRAPAT, SLR : Pemkab dan DPRD Kabupaten Labuhanbatu menyimpulkan, bahwa yang menyangkut administrasi dan rasionalisasi anggaran agar jadwal penetapan APBD hendaknya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku selambat-lambatnya pada bulan Desember bulan berkenaan sudah menjadi Perda dan pada bulan Januari sudah bisa direalisasikan. Demikian pidato tertulis bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang dibacakan Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH pada apel gabungan di lapangan Diklat BKD, Senin (11/3-13). Bupati mengatakan, kesimpulan itu diambil setelah Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kabupaten Labuhanbatu melakukan rapat pada tanggal 11 Februari 2013 lalu untuk membahas hasil evaluasi Gubernur Sumatera Utara terhadap Perda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu TA 2013. Dari pembahasan terhadap hasil evaluasi Gubsu tentang Perda APBD Kabupaten Labuhanbatu TA 2013 dan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD Kabupaten Labuhanbatu TA 2013 disepakati menindaklanjuti Keputusan Gubsu tersebut dengan menuangkannya ke dalam Nota Kesepakatan antara DPRD dengan Pemkab Labuhanbatu. Selain itu, kata Bupati, dari hasil rapat tersebut Badan Anggaran menyarankan agar tender-tender proyek fisik di tahun 2013 lebih cepat pelaksanaannya supaya tidak terjadi lagi keterlambatan pengerjaan proyek-proyek fisik seperti tahun 2012 lalu. Kami informasikan juga, kata Bupati, bahwa pada tanggal 21 Februari 2013 lalu telah diadakan rapat pembahasan rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD Kabupaten Labuhanbatu tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu. Rapat ini melibatkan anggota Badan Legislasi Daerah DPRD, para SKPD, ketua PGRI, Dewan Pendidikan dan stakeholder yang peduli dengan pendidikan di kabupaten Labuhanbatu. Dalam rapat itu, jelas Bupati, telah diambil beberapa kesimpulan antara lain agar muatan local yang akan dimasukkan dalam kurikulum disarankan agar disesuaikan dengan daerah masing-masing, seperti daerah persisir, perkotaan dan pertanian. Rapat itu juga menyimpulkan agar dalam Ranperda tentang Budaya dan Adat Melayu Labuhanbatu supaya melibatkan sesepuh atau tokoh masyarakat Labuhanbatu. Bupati berharap kepada seluruh lapisan masyarakat yang peduli dengan pendidikan dapat memberikan masukan kepada Badan Legislasi, sehingga diharapkan Perda yang akan digodok dapat menjawab tantangan dalam bidang pendidikan. Hadir pada upacara itu antara lain Asisten Administrasi Pemerintahan Drs H Sarbaini, Asisten Adm Ekbang dan Kesos H Burhanuddin SH, Asisten Administrasi Umum Elfin Riswan SE, Sekwan H Fuad Siregar SH, Kadis Perhubungan dan Kominfo Siaful SP, Kepala BLH Romiduk Sitompul SH, Kaban PMDK Zaid S Sos, Kaban P2KB Helifenida SKM MKes, Kadis Hutbun Ir Jumingan, para pejabat eselon III dan IV serta staf.(AR). Teks foto : Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH memberikan penghormatan pada upacara bendera (apel gabungan) di halaman Diklat BKD, Senin (11/3-13).

MAYAT PEREMPUAN TANPA IDENTITAS DITEMUKAN TERKAPAR DI PINGGIR JALINSUM AEK NABARA

RANTAUPRAPAT SLR ; Sesosok Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di jalinsum Aek Nabara dini hari selasa (12/2) sekira pukul 00.20 Wib. Informasi yang di himpun WARTAWAN di RSUD Rantauprapat, mayat perempuan tanpa identitas tersebut diantar oleh mobil patroli ke RSUD Rantauprapat sekira pukul 00.20 Wib. Menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dr. Hanita, mayat tanpa identitas tersebut mengalami robek pada kening, kelopak mata bagian kanan, kelopak mata bagian kiri serta mengalami hidung robek dan patah. “ hasil pemeriksaan kami, mayat itu mengalami luka robek pada kening panjang 2x1cm, luka robek disertai hidung patah panjang 6x3x2cm, luka robek dibawah kelopak mata kanan panjang 3x0,5x0,5Cm, luka robek dibawah kelopak mata kiri panjang 1,5x0,5x0,5 cm,” katanya. Dijelaskan Dr.Hanita, mayat tanpa identitas tersebut memiliki ciri-ciri baju berwarna hijau, celana jeans selutut, rambut hitam pendek, kulit berwarna putih. “ mayat perempuan itu ciri-cirinya, memakai baju warna hijau, dengan menggunakan celana jeans selutut, memiliki rambut hitam dan pendek, serta kulitnya berwarna putih,” jelas Dr.hanita Sementara, Kasubag Humas Polres labuhanbatu saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas di jalinsum Aek nabara. “ benar, tadi malam ada penemuan mayat dengan jenis kelamin laki-laki. Mayat itu di antar polisi yang sedang piket di polsek Bilah hulu ke RSUD Rantauprapat. Informasi dari anggota saya, Saat itu ada warga yang memberitahu kepada petugas kita, bahwa ada sesosok mayat di pinggir jalinsum Aek nabara, tepatnya di pinggir jalan sekitar perkebunan karet PTPN Aek nabara. Lalu, mayat itu diantarkan dengan menggunakan mobil Patroli. Hingga sore ini mayat itu belum ditemukan identitasnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari tahu identitas mayat tersebut, sebab, mayat itu diduga korban kecelakaan” kata Aritonang.

Dharma Wanita Unit Setdakab Labuhanbatu Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

RANTAUPRAPAT, SLR : Diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur'an oleh Ny. Mahyuni Burhanuddin, acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW digelar di ruang data dan karya kantor bupati, Rabu (13/2-13) sore. Acara yang dirangkai dengan pelaksanaan arisan itu dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Sekretariat Daerah Ny Khairani Ali Usman, Asisten Administrasi Umum Elvin Riswan SE, para Kepala Bagian, kepala Sub Bagian, para Kepala Sub Bagian dan staf berlangsung khidmat. Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH dalam arahannya mengatakan, tujuan dari organisasi Dharma Wanita Persatuan ini adalah menjalin silaturrahim sesama istri PNS di lingkungan Sekretariat Kabupaten Labuhanbatu. Selain itu, katanya, anggota Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat mendorong suami dalam bekerja. “Karier seorang suami sangat ditentukan oleh dorongan yang dilakukan oleh istri”, ujarnya. Peran istri dalam lingkungan tempat tinggalnya juga sangat mempengaruhi konsentrasi suami dalam bekerja. Oleh sebab itu istri seorang PNS diharapkan mampu mengantikan suami dalam bersosialisasi di lingkungan masing-masing. Dijelaskan Ali Usman, bahwa tugas seorang PNS sangat berat, apabila seorang istri dapat mengambil alih fungsi sosial suaminya di tengah-tengah masyarakat akan membua suami menjadi nyaman bekerja dan akan fokus melaksanakan tugasnya. Namun, katanya, yang perlu diketahui oleh seluruh istri PNS, bahwa peran istri hanya sebatas mendorong suami dalam melaksanakan tugas, tidak lebih dari itu. “Istri tidak perlu mencampuri tugas-tugas suami, karena hal itu akan mempersulit posisi suami dalam berkerja”, tandasnya. Ali Usman juga menambahkan, sebagai umat Islam kita harus dapat mencontoh keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW, mulai dari berperilaku santun kepada istri. Nabi Muhammad juga mencontohkan bagaimana berperilaku sebagai pedagang, pemimpin dan lain sebagainya. Sementara itu Alustadz Darmansyah Siagian SAg dalam tausyiahnya menyampaikan, silaturahim merupakan bingkai dari Ummat Islam. Sabda Rasulullah SAW : “Barangsiapa yang tidak bertegur sapa lebih dari tiga hari, lalu ia mati, maka ia masuk neraka”, kata Darmansyah menyampaikan Hadis Riwayat Abu Daud. Apakah kita sudah tergolong Ummat yang mencintai Allah dan Raslullah, setelah Rasulullah SAW meninggalkan kita sekitar 13 abad yang lalu. Darmansyah lalu menyampaikan sebuah hadis lagi yang artinya "Kalau benar kamu mencintai Allah maka ikutilah aku (Nabi Muhammad)". Pada kesempatan itu juga dilakukan marzanji yang dipimpin oleh Ny Mahyuni Burhanuddin yang dirangkai dengan pembagian bunga rampai.(AR). Teks foto : Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap ketika menyampaikan sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Unit Sekretariat Daerah.