RANTAUPRAPAT, SLR : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD membuka secara resmi turnamen sepak bola antar pelajar SLTA, Liga Pendidikan Indonesia (LPI) di stadion Bina Raga Rantauprapat, Sabtu (23/3-13) sore. Pembukaan turnamen ditandai dengan penekanan sirene oleh bupati, pemukulan Gordang Sambilan oleh unsur pimpinan daerah dan pelepasan balon berhadiah oleh Ketua Tim Penggerak PKK dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT.
Bupati Tigor Panusunan Siregar dalam pidato arahannya mengatakan, berolah raga tidak hanya membuat tubuh sehat dan kuat, tetapi dengan mengikuti pertandingan olah raga juga akan menumbuhkan rasa sportifitas yang tinggi, jiwa kepahlawanan dan mau mengakui kelebihan lawan serta kekurangan diri sendiri.
Ditegaskannya, turnamen yang dilaksanakan setiap tahun itu hendaknya dapat melahirkan pemain-pemain yang berkualitas, berkarakter dan memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk berprestasi demi mengharumkan nama Labuhanbatu di tingkat Sumatera Utara maupun di tingkat nasional.
Dalam membangun, tambahnya, kita sangat membutuhkan orang-orang yang berdedikasi, berkarakter, sportif, loyal, memiliki disiplin yang tinggi serta memiliki ilmu pengetahuan dan beriman. Untuk mendapatkan sumber daya manusia seperti itu tentu tidak dengan instan, tetapi perlu proses yang panjang. “Liga Pendidikan Indonesia ini merupakan salah satu proses untuk menciptakan manusia yang diharapkan tersebut”, ujarnya.
Tigor juga berpesan kepada para pelajar yang memenuhi standion Bina Raga tersebut, baik yang mengikuti turnamen maupun sebagai supporter agar senantiasa belajar dengan sungguh-sungguh. Pemkab Labuhanbatu, jelas Tigor, akan terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. Berbagai program telah diluncurkan, seperti program pendidikan gratis dan beasiswa bagi pelajar berprestasi. “Oleh sebab itu adik-adik harus merebut kesempatan dan peluang ini dengan mengukir prestasi setinggi-tingginya”, himbaunya.
Di akhir pidatonya, Tigor meminta kepada para peserta agar bermain dengan sportifitas yang tinggi. “Kalah menang itu hal yang biasa, tetapi nilai-nilai kebersamaan dan sportifitas harus kita junjung tinggi”, tegasnya.
Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Drs H Sarimpunan MPd melaporkan, bahwa turnamen tersebut dilaksanakan dengan maksud dan tujuan untuk mengembangkan dan membina sepak bola usia muda yang terarah, terpadu, berjenjang dan berkesinambungan. Menciptakan kompetisi yang bermutu di tingkat SLTA agar mampu menghasilkan pemain usia muda yang berkualitas sebagai wahana penunjang prestasi. Mendorong terciptanya satuan kegiatan olah raga sepak bola di sekolah dan mendorong terciptanya sepak bola sebagai industri.
Dijelaskannya, bahwa kegiatan itu dilaksanakan selama 18 hari, diikuti sebanyak 30 kesebelasan dari 9 kecamatan se-kabupaten Labuhanbatu, baik yang berasal dari SLTA Negeri maupun Swasta. Turnamen tersebut akan memperebutkan hadiah berupa Piala bergilir Bupati Labuhanbatu, piala tetap dan uang pembinaan dengan total hadiah sebesar Rp 22 juta.
“Khusus kepada juara I bapak bupati akan memberikan hadiah khusus berupa study tour ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat”, kata Sarimpunan.
Adapun peserta yang mengikuti turnamen tersebut adalah SMA Negeri I Rantau Utara, SMA Negeri 2 Rantau Utara, SMA Negeri 3 Rantau Utara, SMA Negeri 1 Rantau Selatan, SMA Negeri 2 Rantau Selatan, SMA Negeri 1 Bilah Barat, SMA Negeri 1 Bilah Hulu, SMA Negeri 1 Bilah Hilir, SMA Negeri 1 Pangkatan, SMA Negeri 1 Panai Hulu, SMA Negeri 1 Panai Tengah, SMA Negeri 1 Panai Hilir, SMK Negeri 1 Rantau Utara, SMK Negeri 2 Rantau Utara, SMK Negeri 1 Panai Hilir, SMK PGRI Rantauprapat, SMK Siti Banun Rantauprapat, SMK Raudhatul Ulum Aek Nabara, SMK Kharisma Sigambal, SMK Yapim Rantauprapat, SMK Teladan Rantauprapat, SMK Kesehatan Sartika Rantauprapat, SMK Harapan Sigambal, SMK Citra Bangsa Aek Nabara, SMK Pemda Rantauprapat, MAN Rantauprapat, SMA Swasta Bhayangkari Rantauprapat, SMA Swasta PPR Rantauprapat dan SMA Swasta HAS Sepakat.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar menekan tombol sirene tanda dibukanya Turnamen Sepak Bola Antar Pelajar SLTA se-Kabupaten Labuhanbatu, Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Tahun 2013.
Bupati Labuhanbatu Buka Liga Pendidikan Indonesia
RANTAUPRAPAT, SLR : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD membuka secara resmi turnamen sepak bola antar pelajar SLTA, Liga Pendidikan Indonesia (LPI) di stadion Bina Raga Rantauprapat, Sabtu (23/3-13) sore. Pembukaan turnamen ditandai dengan penekanan sirene oleh bupati, pemukulan Gordang Sambilan oleh unsur pimpinan daerah dan pelepasan balon berhadiah oleh Ketua Tim Penggerak PKK dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT.
Bupati Tigor Panusunan Siregar dalam pidato arahannya mengatakan, berolah raga tidak hanya membuat tubuh sehat dan kuat, tetapi dengan mengikuti pertandingan olah raga juga akan menumbuhkan rasa sportifitas yang tinggi, jiwa kepahlawanan dan mau mengakui kelebihan lawan serta kekurangan diri sendiri.
Ditegaskannya, turnamen yang dilaksanakan setiap tahun itu hendaknya dapat melahirkan pemain-pemain yang berkualitas, berkarakter dan memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk berprestasi demi mengharumkan nama Labuhanbatu di tingkat Sumatera Utara maupun di tingkat nasional.
Dalam membangun, tambahnya, kita sangat membutuhkan orang-orang yang berdedikasi, berkarakter, sportif, loyal, memiliki disiplin yang tinggi serta memiliki ilmu pengetahuan dan beriman. Untuk mendapatkan sumber daya manusia seperti itu tentu tidak dengan instan, tetapi perlu proses yang panjang. “Liga Pendidikan Indonesia ini merupakan salah satu proses untuk menciptakan manusia yang diharapkan tersebut”, ujarnya.
Tigor juga berpesan kepada para pelajar yang memenuhi standion Bina Raga tersebut, baik yang mengikuti turnamen maupun sebagai supporter agar senantiasa belajar dengan sungguh-sungguh. Pemkab Labuhanbatu, jelas Tigor, akan terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. Berbagai program telah diluncurkan, seperti program pendidikan gratis dan beasiswa bagi pelajar berprestasi. “Oleh sebab itu adik-adik harus merebut kesempatan dan peluang ini dengan mengukir prestasi setinggi-tingginya”, himbaunya.
Di akhir pidatonya, Tigor meminta kepada para peserta agar bermain dengan sportifitas yang tinggi. “Kalah menang itu hal yang biasa, tetapi nilai-nilai kebersamaan dan sportifitas harus kita junjung tinggi”, tegasnya.
Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Drs H Sarimpunan MPd melaporkan, bahwa turnamen tersebut dilaksanakan dengan maksud dan tujuan untuk mengembangkan dan membina sepak bola usia muda yang terarah, terpadu, berjenjang dan berkesinambungan. Menciptakan kompetisi yang bermutu di tingkat SLTA agar mampu menghasilkan pemain usia muda yang berkualitas sebagai wahana penunjang prestasi. Mendorong terciptanya satuan kegiatan olah raga sepak bola di sekolah dan mendorong terciptanya sepak bola sebagai industri.
Dijelaskannya, bahwa kegiatan itu dilaksanakan selama 18 hari, diikuti sebanyak 30 kesebelasan dari 9 kecamatan se-kabupaten Labuhanbatu, baik yang berasal dari SLTA Negeri maupun Swasta. Turnamen tersebut akan memperebutkan hadiah berupa Piala bergilir Bupati Labuhanbatu, piala tetap dan uang pembinaan dengan total hadiah sebesar Rp 22 juta.
“Khusus kepada juara I bapak bupati akan memberikan hadiah khusus berupa study tour ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat”, kata Sarimpunan.
Adapun peserta yang mengikuti turnamen tersebut adalah SMA Negeri I Rantau Utara, SMA Negeri 2 Rantau Utara, SMA Negeri 3 Rantau Utara, SMA Negeri 1 Rantau Selatan, SMA Negeri 2 Rantau Selatan, SMA Negeri 1 Bilah Barat, SMA Negeri 1 Bilah Hulu, SMA Negeri 1 Bilah Hilir, SMA Negeri 1 Pangkatan, SMA Negeri 1 Panai Hulu, SMA Negeri 1 Panai Tengah, SMA Negeri 1 Panai Hilir, SMK Negeri 1 Rantau Utara, SMK Negeri 2 Rantau Utara, SMK Negeri 1 Panai Hilir, SMK PGRI Rantauprapat, SMK Siti Banun Rantauprapat, SMK Raudhatul Ulum Aek Nabara, SMK Kharisma Sigambal, SMK Yapim Rantauprapat, SMK Teladan Rantauprapat, SMK Kesehatan Sartika Rantauprapat, SMK Harapan Sigambal, SMK Citra Bangsa Aek Nabara, SMK Pemda Rantauprapat, MAN Rantauprapat, SMA Swasta Bhayangkari Rantauprapat, SMA Swasta PPR Rantauprapat dan SMA Swasta HAS Sepakat.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar menekan tombol sirene tanda dibukanya Turnamen Sepak Bola Antar Pelajar SLTA se-Kabupaten Labuhanbatu, Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Tahun 2013.
Bupati Labuhanbatu Kembali Lantik 30 Orang Pejabat Eselon III dan IV
RANTAUPRAPAT, SLR: Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD kembali melantik 30 orang pejabat eselon III dan IV di jajaran Pemkab Labuhanbatu. Pelantikan yang berlangsung di aula BKD, Jum’at (22/3-13) itu pada umumnya mengisi posisi jabatan yang kosong disebabkan pejabat sebelumnya telah memasuki usia pensiun.
Pelantikan yang sedianya dilaksanakan pukul 08.30 Wib, tetapi baru pukul 10.20 Wib bupati memasuki ruangan aula BKD tersebut dan langsung melakukan pelantikan. Atas keterlambatan itu Tigor menjelaskan, bahwa beliau baru saja menerima perwakilan AusAID (Australian Agency for International Development) di ruang kerjanya.
Pertemuan itu membahas kerja sama bidang pendidikan dengan pemerintah Australia khususnya bagi sekolah madrasyah. Dari hasil pertemuan itu, katanya, AusAID berjanji akan membantu 18 Madrasyah dalam 5 tahun ke depan. “Pemkab Labuhanbatu juga akan membantu 22 dari 40 Madrasyah pada tahun 2013. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen saya agar rakyat tidak bodoh”, ujarnya.
Pemberian bantuan oleh Pemerintah Australia ini, kata Tigor, karena mereka melihat keseriusan kita dalam memajukan dunia pendidikan di daerah ini, seperti program pendidikan gratis berupa peningkatan mutu pendidikan dan pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi.
Kepada pejabat yang dilantik Tigor meminta untuk serius melaksanakan tugas. “Apa yang saudara ucapkan dalam sumpah tadi bukan main-main, itu bukan sumpah di hadapan manusia dunia saja, tetapi diketahui oleh Allah SWT. Apa yang saudara ucapkan diketahui oleh Allah dan apa yang tersembunyi di hati saudara diketahui oleh Allah”, katanya.
Amanah yang diberikan ini pegang dan jagalah dengan baik. Apabila amanah ini tidak dipegang teguh tentu Kepala SKPD saudara akan melakukan evaluasi terhadap saudara. Sebagai PNS yang memegang jabatan, loyalitas dan kinerja yang baik menjadi tolok ukur keberhasilan dalam meniti karir. Semua kita akan mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan, baik kepada manusia maupun kepada Allah SWT. Saya sendiri melakukan pertanggungjawaban kepada DPRD setiap tahun, demikian juga saudara akan dievaluasi setiap tahun oleh atasan saudara. “Apabila ini dipegang teguh maka saudara akan selamat menjalankan tugas”, tegas Tigor.
Pada kesempatan itu Tigor meminta seluruh pejabat di daerah ini untuk bekerja dalam dalam satu tim. “Saya minta tidak ada pejabat yang berpikir sendiri, bekerja sendiri dan akhirnya hancur sendiri. Kita semua adalah satu sistem yang berkaitan satu dengan lainnya. Apapun yang saudara lakukan pasti akan berimbas kepada yang lain”, tegasnya.
Khusus kepada kepala kelurahan Aek Paing, Tigor meminta agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Masyarakat kelurahan Aek Paing sangat homogen masyarakatnya dan karakteristik masyarakatnya berbeda dengan daerah lain. Jadi, bisa saja warga di sana meminta pelayanan dilakukan pada siang dan sore hari, karena hamper seluruh warganya bekerja di luar pada pagi hari.
Kepada Kepala Puskesmas dan jajaran kesehatan agar senantiasa dekat dengan masyarakat, berikan pelayanan terbaik. Perhatikan perkembangan yang tejadi di masyarakat khususnya pada bidang kesehatan, seperti berkembangnya wabah penyakit.
Adapun pejabat eselon III yang dilantik itu antara lain Syahrizal Hasibuan SE dilantik sebagai Kabid Penanggulangan dan Rehabilitasi pada Badan Kesbangpol Linmas, Faoma Liana Dachi AP sebagai Kabid Pemberdayaan Perempuan pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, Dra Hj Elida Rahmi sebagai Kabid Pemberdayaan Keluarga pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, Mazni Hairil SE sebagai Kabid Informasi, Pengawas dan Pengendalian Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Zunadi SPd sebagai Kabid Pendapatan dan Pembinaan Pedagang pada Dinas Paskeb, Haris Tua Siregar ST sebagai Kabid Pertambangan dan Energi pada Dinas Bina Marga, Pertambangan dan Energi, Sortauli Triana Manurung ST sebagai Kabid Amdal pada BLH.
Sementara pejabat eselon IV yang dilantik adalah dr M Tri Kurnia BR sebagai Kabid Pelayanan Kesehatan dan Farmasi pada Dinkes, dr Mesniyati sebagai Kepala Puskesmas Lingga Tiga, dr Bima sebagai Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, dr Irwan Efendi Batubara sebagai Kepala Puskesmas Pangkatan, Sri Sulistiowati sebagai Kasubbid Penanaman Modan Asing pada BPMP2T, Asnaida SE sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada BLH, M Ishak SE sebagai Kepala Kelurahan Aek Paing, Isfiwati SIP sebagai Kasubbag Keuangan pada Dinas Dukcapil, Fachrizal Aziz Hasibuan SE sebagai Kasubbag Tata Usaha pada kantor Arsip, Perpustakaan dan Dokumentasi, Sukamto sebagai Kasubbid Penanggulangan dan Operasi pada Badan Kesbangpol Linmas, Nazrun Naim Pane SE sebagai Kasubbid Rehabilitasi dan Relokasi pada Badan Kesbangpol Linmas, Tiolina SIP sebagai Kasubbid Kesiagaan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Badan Kesbangpol Linmas, Rudi Muharriza ST MSP sebagai Kasubbid Politik, Kemasyarakatan dan LSM pada Badan Kesbangpol Linmas, Elmi Tanjung SE sebagai Kasubbid Demokrasi Lembaga dan MAsyarakat pada Badan Kesbangpol Linmas, Nurmaya Hafni SE sebagai Kasubbag Keuangan pada Badan Kesbangpol Linmas.
Richi Gunawan Siregar ST sebagai Kasi Irigasi pada Dinas Bina Marga, Pengairan, Pertambangan dan Energi, Zuardani SE sebagai Kasi Penagihan dan Pendapatan pada Dinas Paskeb, M Irfan ST sebagai Kasi Pengangkutan dan Pengelolaan TPA pada Dinas Paskeb, Ali Nafiah sebagai Kasubbid Kelembagaan dan Kemandirian Perempuan/Gender pada BP2KB, Supardi Sitohang SE sebagai Kasi Trantib pada Kantor Camat Rantau Selatan, Syahrul Kamal SE sebagai Kasubbag Tata Usaha pada UPT Survey dan Laboratorium di Rantauprapat, Muhammad Roem ST sebagai Kasubbag Tata Usaha pada UPT Bina Marga dan Pengairan Wilayah II di Negeri Lama dan Nany Haryani Harahap SE sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan pada Kantor Kelurahan Rantauprapat.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar memberikan ucapan selamat kepada para pejabat eselon III yang baru dilantik.KAJARI RANTAUPRAPAT PETI ESKAN LAPORAN DPRD LABUHANBATU TERKAIT PEMBUANGAN LIMBAH PT CISADANE
Kajari Rantauprapat peti eskan laporan temuan DPRD Labuhanbatu terkait pembuangan limbah yang dilakukan oleh PMKS PT.Cisadane Sawit Raya. Hal itu dikatakan Anggota DPRD Labuhanbatu Komisi D Ali Akbar Hasibuan kepada METRO, selasa (19/3) diruangan kerjanya..
Dikatakan Ali Akbar, DPRD Labuhanbatu telah memberikan laporan secara resmi kepada Kajari Rantauprapat pada bulan januari 2013 tentang pencemaran lingkungan yang dilakukan PMKS PT.Cisadane Sawit Raya.
“ kami secara lembaga komisi D DRPD labuhanbatu telah menyurati Kajari Rantauprapat tentang pembuangan limbah yang dilakukan oleh PMKS PT.Cisadane sawit Raya pada bulan januari kemarin. Namun hingga saat ini Kajari Rantauprapat tidak ada mengabari tindak lanjut laporan kami itu. Makanya, kami menduga laporan itu di peti es kan, seperti kasus-kasus korupsi yang lain,” katanya.
Dijelaskan Ali Akbar, pihaknya memperoleh temuan tersebut berdasarkan laporan masyarakat Desa Sei Siarti kecamatan Panai tengah tentang pembuang limbah yang dilakukan oleh PMKS PT. Cisadane Sawit Raya.
“ temuan itu kami peroleh berdasarkan laporan warga pada tanggal 13 desember 2012. Saat itu kami turun ke lokasi. Dan kami melihat PT Cisadane melakukan pelepasan Limbah dari kolam terakhir IPAL menuju perairan umum. Padahal, sepengetahuan kami izin yang dimiliki oleh PT Cisadane dalam mengelola air limbah adalah Land Aplication. Namun dilapangan mereka membuang limbahnya ke perairan umum. Kami takut, limbah itu membahayakan kesehatan warga, sebab masih banyak warga menggunakan perairan umum untuk mencuci pakaian,” katanya.
Ditambahkan Ali akbar, temuan Komisi D tersebut telah diserahkan ke Badan Lingkungan Hidup dan Kejari Rantauprapat, namun temuan tersebut tidak pernah di tindak lanjuti.
“ temuan itu sudah kami layangkan secara resmi kepada Badan lingkungan hidup dan Kajari Rantauprapat. Namun, saya sangat menyayangkan ternyata temuan itu tidak ditindak lanjuti. Padahal, PT Cisadane telah melakukan tindakan pidana sesuai dengan UU No 32 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pasal 98 Ayat 1 dan pasal 99 ayat 1,” kata Ali
Sementara, Kajari Rantauprapat Bambang Sudrajat tidak berhasil dikonfirmasi. Informasi yang diperoleh di kantor Kejaksaan, Kajari Rantauprapat sedang keluar kota.
“ Bapak Kajari tidak ada, bapak itu sedang keluar kota,” kata salah seorang pegawai kejaksaan. (CR-2)
EMPAT KALI SIDANG DITUNDA, PENGGUGAT MENGAMUK DI PENGADILAN AGAMA
Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Tinjau Persiapan MTQ dan Festival Nasyid di Pangkatan
RANTAUPRAPAT, SLR : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dan Wakil Bupati Suhari Pane SIP melakukan peninjauan ke lokasi Musyabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 dan Festival Nasyid ke-27 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2013 di Lapangan Bola Kaki PT. Perkebunan Evans Group Indonesia Pangkatan, Kamis (21/3-13). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan panitia dalam melaksanakan kegiatan tersebut khususnya persiapan pembuatan mimbar tilawah dan tempat pemondokon kafilah.
Pada kesempatan itu Tigor yang juga didampingi oleh Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, Asisten Ekbang dan Kesos H Burhanuddin SH, Kaban Kesbangpol Linmas Hasnul Basri S Sos, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Mas’ud ST, Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Saiful SP, Kakan Satpol PP A Haris Nasution SH dan Kakan Kemenag Drs H Azaman SH meminta penjelasakan langsung dari Camat Pangkatan Abdul Syarif SH selaku ketua pelaksana.
Bupati meminta agar mimbar tilawah dibuat sedemikian rupa mengikuti perkembangan zaman, baik dari sisi artistik bangunan maupun dari sisi pewarnaannya. “Mimbar tilawah ini jangan dibuat asal jadi, perhatikan pewarnaan, sesuaikan dengan bangunan yang ada”, pinta Tigor.
Terkait masalah lampu, listrik, lokasi pameran dan akomodasi kafilah, Tigor meminta panitia agar memperhatikannya dengan serius. “Kita tidak mau selama pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid terjadi gangguna listrik, akomodasi kafilah yang tidak layak dan penerangan lampu yang tidak memadai”, ujarnya.
Menurut Tigor, pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid yang direncanakan tanggal 2-6 April 2013 mendatang menjadi target LPTQ dan Pemkab Labuhanbatu untuk segera dirampungkan. "Mengingat pelaksanaannya yang tinggal beberapa hari lagi, kita harus berupaya merampungkan semua yang dibutuhkan sebelum batas waktu yang ditetapkan," ujar Tigor.
Pada kesempatan itu Tigor menghimbau seluruh lapisan masyarakat khususnya kaum muslimin dan muslimat Labuhanbatu untuk beramai-ramai menyaksikan pelaksanaan MTQ dan Festrival Nasyid saat pelaksanaannya nanti.
"Mengingat MTQ dan Festival Nasyid merupakan salah satu syiar Islam yang mengandung makna luas dalam peningkatan amaliah dan pemantapan mental kaum muslimin dan muslimat yang ada di Labuhanbatu, oleh sebab itu selayaknya kita berduyun-duyun menyaksikannya," tandas Tigor.
Sementara itu ketua panitia pelaksana yang juga camat Pangkatan Abdul Syarif SH mengatakan, sampai saat ini persiapan pelaksanaan MTQ ke-42 dan Festival Nasyid ke-27 sudah mencapai 80 %. Persiapan pembuatan mimbar tilawah, tenda tempat undangan dan kafilah dalam beberapa hari ke depan akan selesai dikerjakan. Demikian juga dengan kertas undangan dan tempat pemondokan kafilah serta ketersediaan generator listrik cadangan sudah tersedia semuanya”, tegasnya.
Syarif meminta dukungan masyarakat dan semua pihak demi suksesnya persiapan pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid di Lapangan PT Perkebunan Evans Group tersebut. Syarif juga berharap kepada seluruh panitia agar lebih serius dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid itu. “Saya yakin kegiatan ini akan berjalan sukses apabila seluruh lapisan masyakat dan panitia dapat bekerja sama dan sama-sama bekerja”, ujarnya.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Camat Pangkatan Abdul Syarif SH dan beberapa kepala SKPD saat melakukan peninjauan ke lokasi pelaksanaan MTQ ke-42 dan Festival Nasyid ke-27 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2013 di lapangan bola kaki PT Perkebunan Evans Group Indonesia Pangatan.
Bupati Labuhanbatu Lakukan Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Baitul Ibad
Tigor : Kehidupan Masa Depan Anak Kita Harus Seimbang Dunia dan Akhirat
RANTAUPRAPAT, SLR: Bupati Labuhanbatu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Wakil Bupati Suhari Pane, anggota DPRD H Mara Sakti LC dan Unsur Pimpinan Daerah lainnya melakukan peletakan batu pertama renovasi Masjid Baitul Ibad, Lingkungan Aek Paing Bawah II, Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Rabu (20/3-13).
Tigor mengatakan, masjid hendaknya dapat dijadikan sebagai tempat untuk mendorong anak kemanakan kita menimba ilmu Alqur’an. Kita dorong mereka supaya pergi ke masjid belajar mengaji sebagai bekal mereka nanti di akhirat. Pemkab Labuhanbatu telah menggratiskan biaya sekolah mulai tingkat SD sampai SMA, tinggal bagaimana kita mendorong mereka untuk menimba ilmu setinggi-tingginya. “Kalau ilmu dunia sudah mereka dapatkan, maka kita beri mereka keseimbangan ilmu akhirat agar kehidupan masa depan anak kita seimbang antara dunia dan akhirat”, kata Tigor.
Ilmu dunia, tambah Tigor, tidak akan menyelesaikan masalah dunia. Ilmu dunia tidak akan kita bawa ke akhirat, oleh karena itu Pemkab Labuhanbatu meluncurkan Labuhanbatu Mengaji agar anak kemanakan kita memperoleh ilmu akhirat dengan memperdalam ilmu Alqu'an di masjid-masjid.
Dijelaskannya, tahun 2013 ini lebih dari 100 masjid telah melaksanakan program Labuhanbatu Mengaji. Program ini, katanya, harus kita kawal terus jangan sampai gagal seperti Gerakan Maghrib Menganji. “Kami yakin masjid akan lebih makmur apabila dilaksanakan di dalamnya berbagai kegiatan, seperti mengajarkan membaca dan memperdalam ilmu Alqur’an kepada anak-anak”, ungkap Tigor.
Lebih lanjut dikatakannya, kalau pada tahun lalu Pemkab Labuhanbatu belum menyentuh infrastruktur jalan di perkotaan, karena Pemkab Labuhanbatu masih fokus membuka daerah terisolir dengan membangun jalan ke pedesaan, maka pada tahun 2013 Pemkab Labuhanbatu akan mengalihkan pembanguan infrastruktur jalan ke daerah perkotaan. “Tahun 2013 akan kita saksikan jalan di Aek Paing ini akan diaspal”, kata Tigor yang mendapat aplaus dari warga setempat.
Mengutamakan pembangun infrastruktur di pedesaan, kata Tigor, bukan tanpa alasan yang jelas, tetapi bertujuan agar kegiatan perekonomian di pedesaan dapat bergerak. Apabila jalan baik, maka biaya produksi dan biaya transportasi akan turun, dengan demikian harga hasil pertanian masyarakat di pedesaan anak naik. Naiknya penghasilan masyarakat, maka secara otomatis mereka akan menggunakan uang itu untuk berbelanja ke kota. Dengan demikian, maka roda perekonomian secara otomatis akan bergerak juga di perkotaan. “Itulah sebabnya Tigor-Suhari membuat program yang kami beri nama “desa mengepung kota” atau “ program bubur panas” dengan harapan perekonomian Labuhanbatu akan membaik”, tegasnya.
Ketua DPRD yang diwakili H Marasakti LC mendukung dilaksanakannya renovasi masjid Baitul Ibad tersebut. Dukungan tersebut dilakukan dengan memberikan bantuan dana yang digalang dari beberapa anggota DPRD. “Kami juga mendukung dan mengharapkan Pemkab Labuhanbatu untuk mengalokasikan anggaran untuk merenovasi masjid ini”, ujarnya.
Pada bagian lain Mara Sakti mengatakan, salah satu citi-ciri orang beriman dapat dilihat dan diukur dari partisipasinya dalam pembangunan masjid. Kita berkumpul disini, katanya, untuk beribadah dengan memperbaiki rumah Allah Swt. “Siapa yang mendirikan masjid kelak akan disediakan istana di syurga oleh Allah Swt”, kata Mara Sakti melansir sebuah hadis Nabi Muhammad SAW.
Ditambahkannya, setelah selesai direnovasi nanti masjid ini hendaknya dapat dimakmurkan dengan berbagai kegiatan keagamaan. Saat ini Pemkab Labuhanbatu telah meluncurkan program Labuhanbatu Mengaji yang dilaksanakan di masjid-masjid. “Program ini hendaknya kita dukung sepenuhnya, kalau bukan kita yang mendukungnya siapa lagi, karena yang merasakan hasilnya anak-anak kita juga”, katanya.
Ketua Panitia Nur Iman dan tokoh masyarakat Aek Paing Muhammad Safii mengatakan, renovasi masjid tersebut diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 860 juta lebih. Sampai saat ini, jelasnya, panitia hanya memiliki dana sebesar Rp 100 juta yang dikumpul dari warga dengan mengadakan iuran. Oleh sebab itu, kata mereka, diharapkan bantuan dari para donator dan Pemkab Labuhanbatu agar pembangunan masjid tersebut cepat selesai.
Pada kesempatan itu Bupati menyumbangkan bantuan sebesar Rp 10 juta, sementara dari Pemkab Labuhanbatu sebesar Rp 60 juta. Hadir pada kesempatan itu Asisten Administrasi Ekbang dan Kesos H Burhanuddin SH, para kepala SKPD, camat Rantau Utara, para kepala kelurahan se-Rantau Utara dan pemuka masyarakat setempat.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar ketika meletakkan batu pertama sekaligus menuangkan adukan semen ke dalam lobang pondasi masjid Baitul Ibad Aek Paing Bawah II sebagai tanda dimualainya renovasi masjid tersebut.
Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD Buka Musrenbang Kabupaten Labuhanbatu
Tigor : Sasaran Utama Pembangunan 2014 Adalah Pembangunan Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian
RANTAUPRAPAT, slr : Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bekerja keras, bersatu padu dan bersinergi membangun daerah ini. Tanpa hal tersebut, kita akan sulit mengejar ketertinggalan dari daerah lain mengingat anggaran Pemkab Labuhanbatu lebih besar digunakan untuk belanja pegawai.
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Tigor saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten di ruang data dan karya kantor bupati, Selasa (19/3-13). Diakui oleh Tigor bahwa dalam proses pembangunan yang ada, masih menghadapi berbagai rintangan dan hambatan seperti keterbatasan dana yang dimiliki oleh Pemkab Labuhanbatu. Namun, katanya, apabila kita bersatu, bersinergi dan bekerja keras maka segala rintangan dan hambatan yang menghadang akan dengan mudah dilewati demi Labuhanbatu yang kita cita-citakan bersama yaitu Labuhanbatu Mandiri 2015 Menuju Labuhanbatu Sejahtera 2020.
Berkaitan dengan itu, tambah Tigor, pada Musrenbang kali ini hendaknya seluruh undangan yang hadir khususnya tokoh masyakat, pemuka agama, LSM, organisasi kepemudaan, organisasi perempuan dan camat dapat memberikan masukan dan informasi tentang prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2014 yang akan datang.
“Saya berharap semua yang hadir dapat memberi tanggapan, masukan dan informasi apa yang akan kita lakukan pada tahun 2014 nanti”, kata Tigor, seraya berharap melalui Musrenbang tersebut semua peserta dapat mengidentifikasi dan menginventarisir permasalahan-permasalahan yang dihadapi saat ini.
Oleh karena itu, tegas Tigor, Musrenbang ini hendaknya dilaksanakan dengan tertib, lancar, penuh kesungguhan sehingga menghasilkan usulan program kegiatan yang partisipatif, realistis dan berkualitas berdasarkan kebutuhan masyarakat, sesuai dengan tema kali ini yaitu Penguatan dan Pemerataan Ekonomi Melalui Pembangunan Bersinergi Untuk Kesejahteraan Masyarakat.
Selanjutnya Tigor mengatakan, sasaran utama pembangunan kabupaten Labuhanbatu tahun 2014 adalah pembangunan ekonomi kerakyatan dan pertanian dengan sasaran peningkatan kemampuan usaha ekonomi, peningkatan ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan daerah.
Prioritas pembangunan inilah yang perlu dijadikan pedoman, baik dalam penentuan Pagu anggaran maupun sasaran dari program dan kegiatan yang kita rencanakan. “Saya berharap kepada kita semua berfikir lebih jauh ke depan sehingga dapat menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru di masa mendatang”, tegas Tigor.
Sementara itu, ketua panitia penyelenggara Raja Faisal Hamdani dalam laporannya mengatakan, Musrenbang tingkat Kabupaten merupakan media perencanaan pembangunan bagi semua stakeholder dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2014. Sedang RKPD 2014 merupakan bahan utama dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) yang selanjutnya akan dijabarkan dalam RAPBD 2014.
Musrenbang ini, kata Raja Faisal, dimaksudkan sebagai wadah dan media perencanaan pembangunan yang menjaring seluruh aspirasi dari semua komponen masyarakat dan stakeholder dalam rangka pelaksanaan pembangunan daerah. Sedang tujuannya untuk mengkoordinasikan dan mensikronkan antara rencana pembangunan berdasarkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan dan program pembangunan pemerintah pusat dan daerah.
Usai pembukaan dilanjutkan paparan dari Kepala Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Drs H Muhammad Kahfi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumut dan paparan dari Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut. Turut memberikan sambutan Kepala Bappeda Sumut yang diwakili Sekretaris Ir Tetty Magdalena MSi.
Hadir pada acara itu antara lain Wakil Bupati Suhari Pane SIP, para Unsur Pimpinan Daerah, para asisten Setdakab Labuhanbatu, para kepala SKPD, anggota DPRD, Ketua MUI, ketua dan anggota KNPI, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi perempuan dan para camat se-kabupaten Labuhanbatu.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar ketika menyampaikan program pembangunan Pemkab Labuhanbatu di hadapan peserta Musrenbang Kabupaten Labuhanbatu di ruang data dan karya kantor bupati, Selasa (19/3-13).
Langganan:
Postingan (Atom)