Ketua KONI Sumut Lantik Pengurus KONI Labuhanbatu Periode 2011-2015
Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu Ak MM melantik Pengurus KONI Labuhanbatu periode 2011-2015 di Gedung Nasional Rantauprapat, Sabtu (18/2-12) malam.
Pelantikan yang dihadiri Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dan Wakil Bupati Suhari Pane SIP serta Unsur Pimpinan Daerah, Pengurus KONI Sumut, Ketua KONI Asahan, Langkat, Tanjung Balai dan para Pengurus Cabang Olag Raga se-kabupaten Labuhanbatu.
Ketua KONI Sumut, Gus Irawan Pasaribu Ak MM mengatakan, kepengurusan KONI Asahan Labuhanbatu dibawah kepemimpinan Zainul Arifin diyakini akan maju, apalagi wajah-wajah pengurusnya masih terlihat muda-muda yang berarti berenergi dan bersemangat.
“Saya yakin ditangan bung Zainul, KONI Labuhanbatu akan maju”, kata Gus Irawan seraya menjelaskan bahwa menjadi pengurus KONI adalah tugas pengabdian tanpa berharap balas jasa apapun.
Pada kesempatan itu Gus Irawan menjelaskan, bahwa dalam dalam mengurus organisasi kita dapat mencontoh pilosofi sepak bola. Dalam sepak bola, kata Gus Irawan, masing-masing orang memiliki tugas masing-masing mulai dari kiper, back, sayap, gelandang serta penyerang. Namun, jelasnya, masing-masing tugas itu tujuannya hanya satu, yakni menciptakan gol.
Demikian juga halnya dengan organisasi seperti KONI ini, seluruh pengurus hendaknya tahu tugas dan fungsi masing-masing, sehingga tugas yang kita jalankan tidak tumpang tindih dan tidak merebut tugas orang lain.
Pada bagian lain Gus Irawan meminta KONI Labuhanbatu untuk bekerja keras menghasilkan atlit-atlit kaliber dunia seperti tahun 90-an. Pada masa lalu Labuhanbatu merupakan gudang atlit kelas dunia, seperti Pranklin Simangunsong dan Hendrik Simangunsong yang berhasil menjadi juara Asia dari cabang olah raga tinju.
Dari cabang marathon, tambah Gus Irawan, Labuhanbatu juga pernah melahirkan atlit PON VIII/1973 atas nama Darlin Hasibuan. “Kami Pengurus KONI Sumut sangat berharap dari Labuhanbatu kembali lahir atlit-atlit berprestasi tingkat nasional dan dunia seperti dulu”, kata Gus Irawan.
Untuk melahirkan atlit berprestasi, ungkat Gus Irawan, dibutuhkan sarana pembinaan dan kompetisi yang rutin, seperti Pekan Olah Raga Kabupaten (Porkab) dan event-event lainnya. Dari sini akan terseleksi pemain-pemain potensial untuk selanjutnya dilakukan pembinaan jangka panjang yang pada akhirnya akan menghasilkan atlit yang diharapkan.
Dari pembinaan itu akan dapat diukur keberhasilan KONI Labuhanbatu dalam menjalankan organisasinya. “Keberhasilan KONI Labuhanbatu dapat diukur dari berapa banyak atlitnya memperoleh medali emas pada Pekan Olah Raga Daerah Sumatera Utara (Posdasu) nanti”, kata Gus Irawan.
Mengenai kesejahteraan atlit, Gus Irawan menegaskan, bahwa saat ini pemerintah sangat memperhatikannya. Gus mencontohkan, bahwa peraih medali emas pada Sea Game lalu pemerintah pusat memberikan bonus sebesar Rp 200 juta per orang, sementara Pemkab Sumut juga memberikan sebesar Rp 100 juta.
“Jadi, dapat kita hitung kalau seorang atlit dapat meraih 2 emas saja sudah berapa uang yang diperolehnya”, ungkap Gus Irawan.
Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam kata sambutannya mengharapkan Pengurus KONI Labuhanbatu dapat bersinergi menjalankan organisasinya sesuai dengan Visi-Misi Pemkab Labuhanbatu, yakni tidak bodoh, tidak sakit dan tidak lapar.
Tidak sakit, kata Tigor, bermakna bagaimana KONI dapat mengembangkan olah raga sampai ke desa-desa agar para generasi muda di sana senang berolah raga yang pada akhirnya akan menciptakan generasi yang bugar dan sehat.
Untuk meraih prestasi, tambah Tigor, KONI perlu melakukan terobosan-terobosan seperti melakukan event-event secara berkala di tingkat lokal. “Pemkab Labuhanbatu akan mendukung sepenuhnya segala bentuk kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi olah raga di daerah ini”, tegas Tigor.
Tigor menambahkan, bahwa beliau sangat menginginkan Poslab Labuhanbatu yang sedang bertanding pada Liga Indonesia Divisi I Group II di Lubuk Pakam dan Kisaran dapat masuk ke Divisi Utama.
“Keinginan ini sangat besar, karena apabila Poslab dapat berlaga di Divisi Utama, maka segala bentuk pembinaannya akan diserahkan kepada Konsorsium Perkebunan yang banyak terdapat di daerah ini”, harap Tigor.
Adapun pengurus yang dilantik tersebut antara lain, Ketua : Zainul Arifin Hasibuan Amd, Sekretaris : H Syamsuddin Efendi SPd dan Bendara : Bina Ginting. Pengurus KONI Labuhanbatu yang beranggotakan sebanyak 48 orang itu dibagi dalam beberapa bidang.(AR).
Teks foto : Pengurus KONI Labuhanbatu foto bersama dengan Ketua KONI Sumut Gus Irawan Ak MM dan Unsur Muspida usai pelantikan.
4 File telah Dilampirkan| 870KB
Eka Diansyah Raih Juara 1 Rantauprapat 10 K
RANTAUPRAPAT : Eka Diansyah berhasil meraih juara pertama putra umum lomba lagi 10 km (Rantauprapat 10 K) yang digelar dalam rangka memeriahkan pelantikan Pengurus KONI Labuhanbatu, Minggu (19/2-12).
Rantauprapat 10 K dengan titik start dan finish di Lapangan Ika Bina Rantauprapat itu diikuti sebanyak 1500 orang pelari yang memperlombakan 2 kategori, yakni umum dan pelajar putra-putri.
Untuk juara umum putri diraih oleh Sumalia Simangunsong, juara pelajar putra diraih oleh Rahmad Dani dari SMK Negeri 2 Rantau Utara, sementara juara pelajar putri diraih oleh Elly Marissa dari SMK Bintang Timur Rantauprapat.
Eka Diansyah yang merupakan pelari marathon itu meraih juara pertama setelah berhasil memasuki garis finish dengan waktu 26 menit 22 detik jauh meninggalkan lawan-lawannya. Eka Diansyah merupakan satu-satunya pelari umum yang berasal dari luar Rantauprapat pada lomba tersebut.
Sejak tanda start yang dilakukan oleh Ketua KONI Sumut Gus Irawan Ak MM dengan tembakan senapan ke udara dan kibasan bendera oleh Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, Eka Diansyah langsung melesat meninggalkan kelompok pelari yang terus berupaya menyusul dari belakang.
Rantauprapat 10 K yang mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat Rantauprapat itu dimulai tepat pukul 07.00 Wib dilanjutkan dengan penarikan undian berhadiah dan lucky draw dari PT Bank Sumut Cabang Rantauprapat bagi penonton dan para pelari.
Selengkapnya para Rantauprapat 10 K adalah sebagai berikut : Kategori Umum Putra, juara 1 diraih oleh Eka Diansyah, juara 2 Sujar dan juara 3 Bahar. Kategori Umum Putri, juara 1 diraih oleh Sumalia Simangunsong, juara 2 Linawati dan juara 3 Meli.
Untuk Kategori Pelajar Putra, juara 1 diraih oleh Rahmad Dani dari SMK Negeri 2 Rantau Utara, juara 2 Mahadi dari SMA Negeri I Panai Hulu dan juara 3 Aidil Arianto dari SMK Negeri I Rantau Utara. Kategori Pelajar Putri, juara 1 Elly Marissa dari SMK Bintang Timur, juara 2 Sujen Ramsi Simangunsong dari SMA Negeri 1 Rantau Utara dan juara 3 Saur Marisi dari SMA Negeri I Panai Hulu.
Teks foto : Eka Diansyah, sang juara Rantauprapat 10 K mengangkat tangan sesaat memasuki garis finish pada urutan pertama.
Menutup Putaran I Poslab Akan Main All Out
MEDAN, : Mengakhiri putaran I pada lanjutan Kompetisi Divisi I PSSI Group II Wilayah Sumatera, Jumat (17/2-12), di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Poslab Labuhanbatu akan bermain All Out. Demikian dikatakan Pelatih Kepala Poslab Zainul Arifi Hasibuan di mess Pemkab Labuhanbatu, Jalan HM Joni, Medan, usai melakukan latihan di lapangan bola kaki Unimed, Kamis (16/2-12).
Zainul mengatakan, bahwa anak asuhnya saat ini dalam kondisi prima untuk menghadapi PSSA Asahan. “Pertandingan kelima ini penentu bagi Poslab untuk meraih poin sebagai modal yang akan dibawa ke putaran II nanti di Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada 20 Februari 2012”, ungkap Zainul.
Disinggung tentang pemain PSSA yang didominasi pemain PON Sumut, Zainul mengatakan, bahwa dirinya telah mengetahui kelemahan tim ini dan telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi PSSA ini.
Sementara manajer tim Poslab Ir Andi Suhaimi terus berharap dukungan pecinta sepak bola di Labuhanbatu untuk terus memberikan dukungan dengan dating langsung ke Stadion Baharoedin Lubuk Pakam.
“Kami sangat berharap dukungan moril dengan dating langsung ke Lubuk Pakam, atau paling tidak dengan memberikan doanya”, harap Andi.
Empat Tim yang bertarung pada sore ini, Poslab Labuhan Batu vs PSSA Asahan dan PSDS Deli Serdang vs PS Medan Jaya. Poslab Labuhan Batu yang sudah mengantongi 7 poin akan bermain all out untuk memetik poin penuh untuk meraih poin menjadi 10 atas lawannya PSSA yang kini mengantongi 5 poin.
Diperhitungkan pertandingan 4 tim sore ini cukup alot, mengingat selisih poin masih berpeluang menggeser kasta klasemen di putaran pertama ini. Apalagi untuk Grup II, hanya ada dua duta yang akan diambil untuk mengikuti putaran terakhir musim kompetisi, sekaligus memboyong tiket masuk ke Divisi Utama.
Pada pertandingan sebelumnya, Poslab Labuhanbatu berbagi angka 1-1 (1-1), atas lawannya PS Medan Jaya. Dan hasil imbang ini membuat keduanya mengantongi 7 poin. Poslab lebih dulu unggul dimenit 10, lewat kaki Rudi Hartono.
Medan Jaya berhasil menyamakan kedudukan 1-1 dimenit 30, diciptakan M. Ikhsan Lubis. Dibabak kedua Poslab dan Medan Jaya tidak berhasil menambah bendahara golnya. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Madina Medan Jaya dan Poslab berpeluang untuk mengapit PSDS Deli Serdang di puncak klasemen Grup II. Jawaban lebih pasti menunggu hasil pertandingan silang yang akan digelar besok, Jumat (17/2), di stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Poslab vs PSSA Asahan, dan PSDS vs Medan Jaya.(AR).
Wakil Bupati Harapkan PNPM-MP Perdesaan Dapat Atasi Kemiskinan
Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane, S.IP mengharapkan pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) dapat berdampak positif terhadap pengentasan kemiskinan. Karena pelaksanaan PNPM-MP bisa menumbuhkan gairah perekonomian yang berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
PNPM-MP Perdesaan sebagai program pemberdayaan masyarakat di pedesaan, salah satu tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan di daerah. Karena itu kegiatannya secara nyata dapat kita lihat dan rasakan di wilayah lokasi PNPM Mandiri Perdesaan berada.
Saat ini, kata Suhari, masyarakat sudah dapat menikmati kelancaran arus transportasi, sarana pendidikan kesehatan dan peningkatan taraf hidup kaum perempuan melalui Simpan Pinjam Perempuan.
Hal itu disampaikan Suhari pada acara Kunjungan Kerja Komisi E DPRD Propinsi Sumatera Utara di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu, Kamis (16/2)
Sementara itu Ketua Komisi E DPRD Propinsi Sumatera Zulkifli Husin menyampaikan, dengan hadirnya PNPM-MP Perdesaan harus bisa berdampak terhadap peningkatan daya ungkit kesejahteraan masyarakat. “Hendaknya para pelaksana memberikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujarnya.
Di samping itu Zulkifli, mengimbau para pelaksana agar menjalin kemitraan dengan kalangan perbankan untuk memperoleh kemudahan dalam mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai modal usaha bagi warga yang ingin berwirausaha.
“Penting sekali menumbuhkan jiwa wirausaha di tengah masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Para pelaksana PNPM harus mampu mengubah pola pikir masyarakat terkait pentingnya wirausaha sebagai pilar ekonomi,” katanya
Sebelumnya Kaban Pemberdayaan Masyarakat Desa/Keluharan H.Safruddin BA dalam paparannya menyampaikan, bahwa pada tahun 2010 hanya 3 Kecamatan yang berpartisifasi di PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Labuhanbatu yaitu, Kecamatan Bilah Barat, Bilah Hulu dan Bilah Hilir dan pada tahun 2011 menjadi 6 Kecamatan yaitu, Kecamatan Bilah Barat, Bilah Hulu, Bilah Hilir, Panai Hulu, Panai Tengah dan Panai Hilir
Disampaikannya juga Alokasi Dana untuk Tahun Anggaran 2012 PNPM-MP Perdesaan di Kab.Labuhanbatu sebesar Rp 9.800.000.000,- (untuk 6 kecamatan) terdiri dari dana APBN Rp 8.820.000.000,- dan Cost Sharing dari APBD Kabupaten Labuhanbatu sebesar Rp 980.000.000,-.
Disebutkannya, bahwa hambatan dalam rangka penanganan Desa Tertinggal di Labuhanbatu antara lain lokasi desa yang sangat jauh dari ibukota kabupaten dan infrastruktur yang tidak memadai untuk mencapai desa tertinggal, serta umumnya desa tertinggal berada pada daerah pantai, dimana medan menuju lokasi sangat sulit akibat kondisi alam.
Sedangkan upaya yang telah dilakukan terhadap desa tertinggal di Labuhanbatu yakni pada tahun anggaran 2012 telah diusulkan dari 10 Desa tertinggal di Kab.Labuhanbatu memperoleh dana bantuan program terpadu penanggulangan kemiskinan (GARDUNANGKIS) dari dana APBD Propinsi Sumatera Utara, serta pemberian dana bantuan secara merata dan profesional, yaitu 60 % untuk desa merata dan 40 % untuk desa tertinggal/pantai.(MS).
Teks foto : Wakil Bupati Suhari Pane SIP ketika memberikan sambutan pada kunjungan Anggota DPRD Sumut di ruang data dan karya kantor Bupati Labuhanbatu.
2 File telah Dilampirkan| 226KB
Labuhanbatu ; Angka Kesakitan DBD Meningkat Pada Tahun 2011
RANTAUPRAPAT : Bupati Labuhanbau dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD mengatakan, bahwa angka kesakitan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun 2011 meningkat dua kali lipat disbanding pada tahun 2010 lalu. Tahun 2010 ada 101 kasus dengan angka kematian 5 orang, dan tahun 2011 sebanyak 222 kasus dengan angka kematian 6 orang.
Tigor mengatakan itu pada Symposium Penatalaksanaan DBD Pada Anak dan Update TB yang dilaksanakan di Pendopo, Rantauprapat, Kamis (16/2-12).
Tigor menambahkan, bahwa untuk penderita TB (tuberculosis) pada tahun 2011 sekitar 514 orang. “Penyakit TB Paru merupakan salah satu target dari MDGS (Millenium Development Goals) yang harus diturunkan.
Dijelaskannya, penyakit DBD dan TB adalah penyakit yang bisa dicegah dengan membiasakan pola hidup bersih. Pola hidup bersih dan sehat haruslah dimulai dari lingkungan rumah tangga itu sendiri untuk selanjutnya menyebar ke lingkugan kita masing-masing.
Tigor meminta kepada para dokter umum sebagai lini pertama untuk berperan dalam penentuan dan penatalaksanaan penyakit DBD dan TB Paru agar angka kesatikan di wilayah kabupaten Labuhanbatu dapat turun pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu ketua pelaksana Symposium dr Hj Fitra Laila Sp THT kepada media ini mengatakan, dilaksanakannya acara itu dilatarbelakangi adanya kecendrungan peningkatan penyakt DBD dan TB Paru di Kabupaten Labuhanbatu.
“Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para dokter tentang penatalaksanaan DBD pada anak dan peningkatan keterampilan para dokter tentang penatalaksanaan TB”, kata Fitra Laila.
Ditambahkannya, bahwa symposium itu diikuti sebanyak 120 orang dokter dengan sasan adalah para dokter umum, yang berada di Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan dengan narasumber adalah dr H Ady Subrata SpA dan dr Edy Janis SpP.
Hadir pada acara itu antara lain Kadis Kesehatan dr H Alwi Mujahid Hasibuan MKes, Ketua IDI Cabang Labuhanbatu dr H HM Natsir Pohan SpB, Ketua IDI Cabang Labuhanbatu Utara dan Ketua IDI Cabang Labuhanbatu Selatan.(AR).
Teks foto : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD ketika memberikan sambutan pada acara symposium yang dilaksanakan di Pendopo.
Para Aparatur Negara Harus Dapat memberikan Pelayanan Yang Maksimal Kepada Masyaraat
Setiap Aparatur Negara dapat menyadari bahwa sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat fungsi utamanya adalah memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan mampu mengembangkan semangat patriotisme kebangsaan.
Bupati Labuhanbatu Dr.H.Tigor Panusunan Siregar,Sp.PD mengatakan itu dalam pidato arahannya yang dibacakan Kaban Pemberdayaan Perempuan dan KB Helipenida,SKM MKes, Jumat (17/2) di Lapangan Balai Diklat BKD pada Upacara Gabungan Kelompok I dan II dilingkungan Pemkab Labuhanbatu, yang dihadiri Sekdakab Labuhanbatu, Asisten Administrasi Umum, Kaban BKD ,Kaban Bapedalda dan Lingkungan Hidup, Kaban PMP2T, Kadis Pendapatan PKAD, Kadis Kehutanan dan Perkebunan, Kakan Informasi Penyeluh Pertanian dan para PNS dilingkungan Pemkab Labuhanbatu.
Dikatakannya juga untuk mewujudkan fungsi pelayanan tersebut setiap aparatur pemerintah khususnya di lingkungan Pemkab Labuhanbatu harus meningkatkan kemampuan dan pemahaman dari setiap peraturan. Dalam melayani masyarakat, fenomena yang berkembang saat ini pada umumnya adalah tuntutan masyarakat terhadap sikap dan prilaku aparatur pemerintah yang ramah, santun dan bersipat mengayomi, jauh dari sikap arogan dan ingin menang sendiri.
Karena dengan sikap demikian akan mendekatkan hubungan emosional antara masyarakat dengan aparatur pemerintah yang pada akhirnya akan meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa terutama dalam upaya mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia diantaranya untuk melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat.
Untuk itu Bupati mengharapkan setiap SKPD dilingkungan Pemkab Labuhanbatu mulai dari tahap perencanaan agar melakukan kajian yang mendalam baik secara administrasi maupun normatif dengan memperhatikan berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, agar tidak tersandung masalah dan yang juga penting dalam melaksanakan tugas ini, harus dilandasi niat yang tulus untuk melakukan perubahan kehidupan masyarakat yang lebih baik. (ms)
Dr Tigor Bangun Masjid Al-Hidayah Negeri Lama
RANTAUPRAPAT, : Sebagai bentuk kepedulian terhadap ummat Islam di Lingkungan Kampung Tempel, Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD secara pribadi membangun Masjid Al-Hidayah yang selama ini telah rusak dan tidak layak lagi dipergunakan sebagai rumah ibadah.
Kepedulian itu diwujudkan Tigor dengan membangun kembali Masjid tersebut menjadi bangunan permanen dan berlantai keramik yang ditandai dengan peletakan batu pertama pada, Jum’at (17/2-12).
Tigor mengatakan, seluruh biaya pembangunan masjid Al-Hidayah tersebut sampai selesai dikerjakan menjadi tanggung jawab beliau secara pribadi yang dananya berasal dari Infaq beliau sekeluarga.
Ketika disinggung alasan membangun masjid tersebut, Tigor menjelasakan, bahwa saat kampanye lalu ketika beliau melakukan sunnat rasul massal di daerah itu terdetak hatinya melihat kondisi Rumah Allah yang sangat memprihatinkan kondisinya.
“Saat itu saya berjanji sekaligus bernazar dalam hati, apabila saya terpilih menjadi bupati, maka saya akan bangun masjid ini menjadi permanen”, jelas Tigor.
Pada kesempatan itu Tigor meminta kepada ketua pembangunan agar melakukan pekerjaan tepat waktu. “Saya berharap paling lama 3 bulan bangunan masjid ini sudah rampung dan pada Safari Ramadhan nanti saya sudah dapat berkunjung dan melakukan sholat Tarawih di masjid ini”, harap Tigor.
Mudah-mudahan masjid ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, harap Tigor, dan bisa dipergunakan untuk beribadah setiap harinya. Beliau juga berharap, dengan adanya masjid nanti dapat meningkatkan mental sprititual remaja khususnya dan masyarakat luas umumnya, dan bisa meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.
Melihat kondisi jalan di daerah itu yang sempit dan tidak beraspal, Tigor meminta masyarakat Lingkungan Kampung Tempel untuk merelakan tanahnya dipakai untuk pelebaran jalan agar dapat dilalui kenderaan berukuran besar.
“Apabila telah dilebarkan, maka Pemkab Labuhanbatu akan segera mengaspal jalan ini”, kata Tigor yang mendapat aplaus dari masyarakat setempat.
Sementara itu Camat Bilah Hilir Junaidi Rambe SH menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian dari dr Tigor sebagai pribadi untuk membanguna masjid Al-Hidayah tersebut. “Tentunya saya mewakili masyarakat Bilah Hilir mengucapkan terima kasih atas kepedulian dr Tigor dan keluarga yang memberikan infaqnya untuk pembangunan masjid ini”, ujarnya.
Nazir Masjid Al-Hidayah, Kamaluddin Nasution kepada media ini menjelaskan, bahwa masjid itu pada awalnya hanya berdinding papan dan berlantai semen dengan ukuran 7x7 meter. Dengan dilakukannya pembangunan oleh dr Tigor, maka luas bangunan dilebarkan menjadi 9x9 meter ditambah teras 1x1 meter yang menelan biaya Rp 160 juta lebih.
“Tanpa bantuan dermawan, rasanya, tidak mungkin kami memiliki rumah ibadah yang tergolong megah ini,” kata Kamaluddin.
Menurutnya, pembangunan masjid tersebut akan memakan waktu 3 bulan sudah bisa dipergunakan untuk beribadah. Dia berharap, dengan adanya masjid nanti, bisa mendukung pembinaan keagamaan bagi generasi muda di daerah itu.
Hadir pada acara itu Ny Hj Fitra Laila Sp THT, Asisten Administrasi Umum Ahmad Muflih SH, Kepala BKD Aswad Siregar SE MAP, Kadis Cipta Karya Ir Mahini Rizal, Kadis Kesbang Linmas Hasnul Basri S Sos dan Kasat Pol PP Saiful. (AR).
Teks foto : dr H Tigor Pansusunan Siregar SpPD ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Al-Hidayah Negeri Lama, Jum’at (17/2-12).
Langganan:
Postingan (Atom)