Laman

PANWASLU DAN SATPOL PP LABUHANBATU TERTIBKAN ALAT PERAGA KAMPANYE CAGUBSU DI JALAN PROTOKOL RANTAUPRAPAT RANTAU-

Rantauprapat- SLR PANWASLU DAN SATPOL PP LABUHANBATU TELAH TERTIBKAN ALAT PERAGA KAMPANYE CAGUBSU DI JALAN PROTOKOL RANTAUPRAPAT Panitia Pengawas Pemilihan umum (Panwaslu) kabupaten labuhanbatu dan Satuan Polisi Pamong Praja menertibkan alat praga kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara (Cagubsu/Cawagubsu) di sepanjang jalan protokol Rantauprapat, Senin (28/1). Penertiban alat peraga kampanye berupa baliho, spanduk ini sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 14 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Pedoman Tekhnis Kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada pasal 23 huruf b Jo huruf g. Demikian disampaikan Ketua Panwaslu kabupaten Labuhanbatu melalui Devisi penangan pelanggaran Panwaslu Ardi Munthe kepada Wartawan. Dijelaskannya, bahwa alat peraga kampanye tidak dibenarkan dipasang pada tempat-tempat ibadah atau tempat-tempat pelayanan publik. “ tidak dibenarkan pemasangan alat peraga kampanye dipasang di tempat fasilitas umum seperti tempat kesehatan, gedung milik pemerintah, sekolah, jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan dan tempat-tempat fasilitas umum, misalnya tiang telepon, tiang listrik dan pohon perindang jalan,” kata Ardi Sementara, kasatpol PP Labuhanbatu Abdul Haris Nasution saat dikonfirmasi mengatakan puluhan personil yang turun dalam penertiban alat peraga kampanye Cagub dan Cawagub Sumatera Utara adalah permintaan dari Panwaslu kabupaten labuhanbatu. “ puluhan personil Satpol PP yang kita turunkan ke lokasi adalah dalam rangka permintaan Panwaslu untuk penertiban alat peraga Kampanye Cagub dan Cawagub Sumatera Utara,” Kata Haris Amatan WARTAWAN dilokasi, puluhan personil Satpol PP dan anggota Panwaslu Labuhanbatu tertibkan ratusan alat peraga kampanye seperti spanduk dan Baliho calon Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Utara. Penertiban pun dilakukan dimulai Tugu selamat datang janji, WR supratman, HM.Thamrin, Ahmad Yani, Aek Tapa dan berakhir di tugu selamat Jalan Sigambal.

Perencanaan Yang Baik Merupakan Awal Keberhasilan Pembangunan

RANTAUPRAPAT, SLR : Perencanaan merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dalam proses pembangunan, karena dengan perencanaan yang baik adalah awal keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh SKPD dalam menyusun program/kegiatan perlu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di semua wilayah dan peningkatan kualitas pelayanan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang semakin meningkat sebagai dampak keberhasilan pembangunan. Demikian pidato tertulis Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang dibacakan Asisten Administrasi Pembangunan Drs H Sarbaini pada apel gabungan di halaman gedung Diklat Badan Kepegawaian Daerah, Senin (28/1-13). Bupati menambahkan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan forum SKPD. Dari forum ini diharapkan peran seluruh PNS dan stakeholder untuk memberikan kontribusi yang membangun dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu ke depan. Setelah forum SKPD, dilanjutkan dengan Musrenbang Kabupaten yang diawali dari Musrenbang di seluruh Kecamatan pada akhir Januari 2013. Untuk itu, kata Bupati, diharapkan kepada seluruh SKPD berperan aktif dalam memfasilitasi masyarakat dalam penyampaian usulan program dan kegiatan agar masyarakat terarah menentukan skala prioritas kegiatan yang benar-benar bermanfaat sesuai dengan visi, misi dan program Kabupaten Labuhanbatu yang tertuang dalam RPJMD dan tetap mengacu pada UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Pada kesempatan itu Bupati juga meminta seluruh peserta apel untuk senantiasa memelihara kedisiplinan dan kepatuhan selaku aparatur pemerintah. Apel gabungan yang kita laksanakan ini, jelasnya, disamping sebagai pembinaan disiplin, juga bertujuan menjalin koordinasi antar SKPD dalam upaya peningkatan kinerja serta melakukan suatu rencana yang jelas dan terukur sehingga pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan mempunyai tujuan dan sasaran yang jelas terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hadir pada apel gabungan itu antara lain Asisten Administrasi Umum Elvin Riswan SE, Kepala BKD Aswad Siregar SE MAP, Kepala BLH Romiduk Sitompul SH, Sekretaris Dewan H Fuad Siregar SH, Kepala Badan PMDK Zain S Sos, Kepala BP2KB Helifenida SKM MKes, Kepala BPMP2T Faisal Amri ST, Kadis Hutbun Ir Jumingan, Kakan Satpol PP A Haris Nasution, Kepala KIPP Charles Tampubolon SSTP, para Kepala Bagian, Kabid, Kasubbag, Kasubbid dan para staf

Aparatur Pemerintah Harus Ramah, Santun dan Bersifat Mengayomi

RANTAUPRAPAT, SLR : Dalam melayani masyarakat fenomena yang berkembang saat ini pada umumnya yakni tuntutan masyarakat terhadap sikap dan perilaku aparatur pemerintah yang ramah, santun dan bersifat mengayomi serta jauh dari sikap arogan dan ingin menang sendiri, karena dengan sikap demikian akan mendekatkan hubungan emosional antara masyarakat dengan aparatur pemerintah yang pada akhirnya akan meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa. Demikian dikatakan Plt Sekdakab Labuhanbatu H Ali Usman Harahap SH pada upacara hari kesadaran nasional di lapangan Diklat BKD, Kamis (17/1). Ali Usman juga mengingatkan para pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Labuhanbatu agar melakukan kajian secara mendalam baik secara administratif maupun normatif dengan memerhatikan berbagai peraturan dan undang-undang yang berlaku supaya tidak tersandung masalah, karena melaksanakan tugas kedinasan dengan baik sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku merupakan salah satu upaya mencapai kebenaran melalui ilmu pengetahuan yang dimiliki. Dengan Hari Kesadaran Nasional ini, kata Ali Usman, setiap aparatur negara bisa menyadari dirinya sebagai pelayan masyarakat dan bisa mengembangkan semangat patriotisme kebangsaan. “Mudah-mudahan dengan upacara ini bisa memberikan kesadaran kepada seluruh aparatur negara agar dapat melayani masyarakat dan dapat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya”, ujar Ali Usman. Ditambahkannya, untuk mewujudkan fungsi pelayanan tersebut setiap aparatur pemerintahan khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu harus meningkatkan kemampuan dan pemahaman dari setiap peraturan. Adanya penyimpangan dalam praktek pelayanan masyarakat tidak hanya disebabkan oleh faktor kesengajaan namun sering terjadi karena adanya salah prosedur administrasi dan bedanya pemahaman terhadap peraturan. Oleh karena itu setiap aparatur pemerintah harus dapat memahami sebuah peraturan dengan baik, melalui berbagai sosialisasi, Bintek dan penandatanganan fakta integritas yang telah dan akan kita lakukan. “Saya berharap kesalahan-kesalahan pemahaman tersebut bisa hilang sehingga pelayanan kepada masyarakat pun bisa diberikan secara maksimal”, harapnya. Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu itu dihadiri sejumlah Kepala SKPD diantaranya, Kepala BKD Aswad Siregar SE MAP, Kepala BP2KB Hj Heli Fenida SKM MKes, Kaban PMD/K Zaid Harahap S Sos, Kaban Penanaman Modal dan Palayanan Perizinan Terpadu Faizal Amri Siregar ST, Plt Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang H Mas’ud ST, Kadis Kehutanan Ir Jumingan, Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informasi Saipul SP, Kasat Pol PP Aminullah Haris SH, Kepala KIPP Charles Tampubolon SST dan Staf Ahli Bupati Bidang Pertanian Drs H Borkat Pane MM serta para Kabag dilingkungan Setdakab Labuhanbatu.(AR). Teks foto : Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH ketika menyampaikan amanatnya pada upacara bendera Hari Kesadaran Nasional di lapangan Diklat BKD, Kamis (17/1-13).

SETAHUN, POSKESDES JALAN KARTINI TIDAK DIAKTIFKAN

RANTAU-SLR Warga jalan Kampung Baru kelurahan Kartini kecamatan Rantau Utara mengeluhkan Poskesdes Kartini tidak aktif selama satu tahun. Akibatnya, warga yang ingin berobat pada saat sedang sakit, terpaksa harus pergi ke rumah sakit umum Rantauprapat. Heri (30) warga Kampung Baru saat ditemui, mengatakan dirinya kecewa dengan tidak aktifnya Poskesdes kartini sejak setahun terakhir. Sebab, dirinya terpaksa berobat kerumah sakit umum Rantauprapat ketika sedang sakit. “ sudah setahun poskesdes ini tidak pernah di aktifkan. Warga kampung baru yang ingin berobat terpaksa harus ke rumah sakit umum rantauprapat, dikarenakan poskesdes tersebut tidak pernah lagi aktif sejak setahun terakhir. Padahal, poskesdes itu berdiri sudah lima tahun lebih, namun setahun terakhir ini, poskesdes itu tidak pernah lagi aktif,” kata Heri Hal serupa juga dikatakan Zimmy (35) dan Alvin hasibuan (40) saat ditemui, warga mengaku prihatin dengan kondisi bangunan poskesdes yang tidak terawat karena tidka difungsikan. “ bangunan poskesdes itu akan hancur jika tidak difungsikan. Bahkan, meteran listrik yang ada di poskesdes itu sudah tidak berfungsi lagi dikarenakan tidak dipergunakan lagi. Untuk itu, Kami meminta kepada pemerintah kabupaten labuhanbatu agar mengaktifkan kembali poskesdes itu secepatnya. sebab, masyarakat sangat membutuhkan poskesdes itu diaktifkan kembali agar masyarakat tidak perlu jauh lagi berobat ke rumah sakit umum Rantauprapat,” kata Zimmy. Terpisah, Kepala Puskesmas kecamatan Rantau Utara Dr.Liana Limbong saat dikonfirmasi terkait tidak diaktifkannya poskesdes kartini, membantah poskesdes tersebut tidak difungsikan. “ poskesdes kartini itu aktif hingga saat ini, siapa yang bilang poskesdes itu tidak aktif. saat ini petugas yang menjaga poskesdes kartini adalah bidan Nani. Muingkin ibu itu sudah pulang. Mangkanya kantor poskesdes kartini tutup,” kata Dr.Liana sambil memutuskan selulernya foto : salah seorang warga menunjuk poskesdes kartini tidak di aktifkan

Ketua Kwarcab Pramuka Labuhanbatu Buka Outbond Bagi Pramuka Penegak

RANTAUPRAPAR; SLR Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Labuhanbatu Suhari Pane SIP membuka kegiatan outbond bagi Pramuka Penegak yang dilaksanakan di lapangan Diklat BKD, Sabtu (11/1-13). Kegiatan yang bekerja sama dengan My Club Medan itu diikuti sebanyak 250 orang Pramuka Penegak dari 9 Kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu. Suhari Pane yang juga Wakil Bupati Labuhanbatu dalam sambutannya mengingatkan para pelajar di daerah ini khususnya para peserta outbond untuk senantiasa memgikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dikatakannya, teknologi informasi saat ini sudah demikian pesatnya merambah kehidupan kita khususnya para generasi muda. Saat ini, katanya, teknologi sudah menyusup ke seluruh pelosok daerah. Dengan jaringan internet kita dapat mengikuti kejadian dan perkembangan daerah lain di saat yang bersamaan. “Ini sebenarnya tantangan sekaligus peluang, tergantung bagaimana kita dapat memanfaatkan teknologi itu untuk kepentingan kita sebagai pelajar dan generasi muda”, kata Suhari. Suhari mengingatkan para peserta outbond dalam melakukan kegiatan berselancar di dunia maya atau kita berada di internet entah itu browsing, download, games online ataupun hanya sekadar bersosialisasi dengan menggunakan facebook, twitter, dan lain sebagainya agar senantiasa menggunakan internet sehat, yakni internet yang bernilai positif mengedepankan norma agama maupun budaya Ketimuran yang menganut sopan santun. Pada kesempatan itu Suhari mengucapkan terima kasihnya kepada panitia dan para instruktur yang berhasil mengemas acara itu sehingga terselenggara dengan baik. “Semoga acara ini besar manfaatnya bagi seluruh peserta untuk dikembangkan di daerah masing-masing”, harap Suhari. Lebih jauh Suhari mengatakan, kegiatan outbond ini merupakan salah satu upaya Kwarcab Gerakan Pramuka untuk menyikapi program Bupati Labuhanbatu, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Meningkatnya kualitas SDM Labuhanbatu pasti akan berdampak kepada naiknya kualitas investasi di daerah ini. Potensi investasi di Labuhanbatu terbilan besar, karena itu peningkatan SDM menjadi penting sekarang ini”, jelas Suhari. Sementara itu Syahrul Camara, salah seorang instruktur dari My Club mengatakan, kegiatan outbond yang dikemas dalam “Integrated In Hous Outbond Training Scout” itu mengajarkan kepada peserta bagaimana hidup secar mandiri dan hidup saling ketergantungan dengan orang lain, bagainana mengemas kreativitas dan membangun karakter. Dijelaskannya, dalam 5-7 tahun terakhir, outbound training menjadi salah satu primadona training di Indonesia. Banyak sekali manajemen perusahaan yang melirik dan menginvestasikan training karyawannya melalui outbound training atau kegiatan manajemen outbound training. Metode experential learning dalam bentuk outbound training yang satu ini mampu menghadirkan nuansa baru dengan kemasan berbeda dibanding training konvensional selama ini, hanya di dalam kelas, formal dan membosankan (kadang-kadang bikin ngantuk). Dari kegiatan ini para peserta belajar melalui proses mengalami sendiri (outbound training), berinteraksi secara intens sambil belajar dengan rekan sehari-hari dalam pekerjaan melalui simulasi game outbound yang dilakukan di out door maupun in door.(AR). Teks foto : Ka Kwarcab Gerakan Pramuka Labuhanbatu Suhari Pane SIP memberikan ucapan selamat kepada dua orang perwakilan Pramuka Penegak usai menyematkan tanda peserta. Teks foto : Ka Kwarcab Gerakan Pramuka Labuhanbatu Suhari Pane SIP ketika memberikan sambutan pada pembukaan Outbond Training Scout di Aula BKD Labuhanbatu.

KARENA TAK PERNAH NGANTOR DAN BEREDARNYA CEK KOSONG, BENDAHARA HAMPANG DI GANTI

RANTAUPRAPAT; SLR Akibat tak pernah masuk kerja dan beredarnya cek kosong yang digunakan oleh bendahara Hampang Syafii Syam, bendahara ketahanan pangan labuhanbatu diganti. Hal itu dikatakan Kasubag Tata Usaha ketahanan pangan Gustiani erni harahap kepada WARTAWAN , Jumat (11/13). Dikatakan Gustiani, pergantian bendahara ketahanan pangan labuhanbatu dari Syafii Syam ke Ade Kurniawan. Pergantian tersebut di lakukan karena bendahara lama tak pernah masuk kantor selama sebulan terakhir. “ sejak tanggal 15 Desember 2012 bendahara ketahanan Pangan Labuhanbatu Syafii Syam tidak pernah menandatangani daftar absen sampai hari ini. Sehingga jabatan Bendahara yang dipangkunya digantikan oleh Ade Kurniawan. Bahkan sejak bulan oktober usai memperingati hari pangan sedunia Syafii sudah jarang masuk kantor. Beliau hanya datang menandatangani absen, setelah itu dia pulang. Dan tanggal 14 Desember 2012 dia terakhir kali menandatangani absen,” katanya Dijelaskan Gustiani, beredarnya cek kosong dan jarangnya masuk kerja Syaifii Syam merupakan salah satu alasan menganti jabatannya dari Bendahara menjadi Kasi Distribusi dan Harga Pangan. “sejak beredarnya cek kosong dan jarangnya masuk kerja Syafii Syam, sehingga dirinya diganti dari bendahara menjadi Kasi Distribusi dan harga pangan pada tanggal 15 desember 2012. dan sejak tanggal 15 Desember 2012, Plt bendahara adalah Ade kurniawan. Jadi, isu tentang beredarnya cek kosong yang dilakukan oleh Syafii Syam adalah suruhan dari Kepala Kantor, saya tak berani menjawabnya. Coba tanyakan saja langsung kepada pak kepala,” katanya. Sementara Kepala Kantor Ketahanan Pangan Labuhanbatu Syahbela hasibuan saat dikonfirmasi membantah dirinya yang menyuruh Syafii Syam untuk menyebarkan cek kosong. “ tidak benar, saya menyuruh Syafii Syam mengedarkan cek kosong itu kepada si Awi. Jika mau cari tau kebenaranya, jumpai saja Syafii Syam,” kata Syahbela sambil memutuskan selulernya. Terpisah, Kepala Kantor Badan Kepegawaian Daerah melalui Kabid dokumentasi & informasi kepegawaian Sofyan saat dikonfirmasi mengatakan dirinya tidak mengetahui adanya oknum PNS di kantor ketahanan pangan tidak masuk kerja selama dua bulan. “ saya tidak tau ada pegawai yang tidak masuk kerja selama dua bulan. Sebab, hingga saat ini kantor ketahanan pangan tidak pernah memberitahukan hal itu. Jika ada PNS yang tidak masuk kerja sampai dua bulan, maka sudah layak untuk diberhentikan sesuai dengan PP NO 53 tahun 2010 pasal 10 tentang Disiplin PNS, dimana selama 46 hari tidak masuk kerja, maka akan diberhentikan secara tidak hormat. Yang jelasnya, nanti kita ketemu pulang saya sari medan,” kata Sofyan sambil memutuskan selulernya

Bupati Labuhanbatu Sampaikan Nota Keuangan R-APBD TA 2013

RANTAUPRAPAT,SLR : Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menyampaikan pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2013 pada Rapat Paripurna DPRD, Senin (7/1-13). Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Hj Ellya Rossa Siregar SPd itu dihadiri oleh Wakil Bupati Suhari Pane SIP, para Wakil Ketua DPRD Syawaluddin Hasibuan SE dan Aminuddin Manurung, Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap, Asisten Pemerintahan Drs H Sarbaini, Asisten Administrasi Ekbang dan Kesos H Burhanuddin SH, Asisten Administrasi Umum Elvin Riswan SE, para kepala SKPD dan insan pers. Tigor mengatakan, rancangan peraturan daerah tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu TA. 2013 yang diajukan kepada dewan memuat berbagai kebijakan yang disinkronisasikan dengan kebijakan pemerintah atasan, namun yang mempengaruhi cukup signifikan terhadap pemerintah daerah adalah rencana kenaikan gaji dan tunjangan CPNS Daerah/PNS Daerah serta penerimaan CPNS Daerah dari pegawai honor katagori I, dimana besaran kenaikan gaji dan tunjangan CPNSD/PNSD tersebut disesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi. “Oleh karena itu dengan adanya kebijakan tersebut dukungan pemerintah melalui dana alokasi umum (dau) pada TA. 2013 direncanakan meningkat alokasinya sebesar 12,74% bila dibandingkan pada TA. 2012”, ujarnya. Disamping itu, kata Tigor, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan maupun percepatan pembangunan daerah pemerintah pusat mengalokasikan dana alokasi khusus (DA) pada TA. 2013 adalah sebesar Rp.49.738.450.000,- namun porsi terbesar dana alokasi khusus tersebut dialokasikan pada bidang pendidikan, hal ini sejalan dengan amanat undang-undang dasar tahun 1945 dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Ditambahkannya, kebijakan pemerintah daerah yang cukup mempengaruhi alokasi belanja daerah pada R-APBD Kabupaten Labuhanbatu TA. 2013 disesuaikan dengan penetapan prioritas pembangunan daerah pada tahun 2013 berdasarkan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yaitu : pembangunan pendidikan yang bertujuan untuk peningkatan pelayanan pendidikan dengan sasaran peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik, prasarana dan sarana pendidikan, dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui program pendidikan gratis dan bantuan kepada mahasiswa yang berprestasi. Pembangunan kesehatan yaitu peningkatan pelayanan kesehatan dengan sasaran pelayanan kesehatan yang berkualitas di rumah sakit dan puskesmas serta jaringannya, meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk mendorong tumbuhnya paradigma hidup sehat dan mensukseskan program keluarga berencana dan kesehatan remaja, pembangunan ekonomi kerakyatan, pertanian dan infrastuktur yaitu peningkatan penguatan kapasitas permodalan dan peralatan maupun SDM pengusaha ekonomi, sedangkan pembangunan infrastuktur bertujuan untuk peningkatan sarana dan prasarana transportasi khususnya pada kawasan strategis serta kawasan tertinggal. Pembangunan ketertiban dan keamanan dengan sasaran peningkatan ketertiban dan keamanan, kesadaran hukum dalam tatanan kehidupan masyarakat, kewaspadaan dan kemampuan penanggulangan bencana, dan meningkatkan wawasan kebangsaan dan solidaritas kehidupan sosial, budaya dan keagamaan serta pembangunan kualitas sumber daya aparatur dan pelayanan publik dengan sasaran meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan taat hukum, meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah dan meningkatkan penyebaran informasi pembangunan dan penyelenggaraan pemerintah kepada masyarakat. Pendapatan Daerah. Dengan kebijakan dan prioritas tersebut, kata Tigor, maka rancangan peraturan daerah tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu TA. 2013 diajukan dengan rencana pendapatan daerah sebesar Rp. 747.991.935.252,- bertambah sebesar Rp.72.496.235.151,- atau 10,73% dan rencana belanja daerah sebesar Rp.766.402.295.035,- bertambah sebesar Rp.56.131.857.064 atau 7,90% dari APBD TA. 2012. “Dengan demikian rancangan perturan daerah tentang APBD TA. 2013 yang diajukan kepada dewan mengalami defisit anggaran sebesar Rp.18.410.359.783,-, dimana defisit anggaran tersebut akan ditutupi dari surplus penerimaan pembiyaan daerah”, ungkap Tigor. Adapun komposisi R-APBD Kabupaten Labuhanbatu TA. 2013 adalah sebagai berikut : pendapatan daerah secara keselurahan mengalami pertambahan, namun ada ayat penerimaan yang mengalami pengurangan yaitu dana alokasi khusus (DAK) berkurang sebesar 34,12% dari APBD TA. 2012, sehingga rencana pendapatan daerah dalam R-APBD Kabupaten Labuhanbatu TA. 2013 adalah sebesar Rp.747.991.935.252,- dengan uraian sebagai berikut : pendapatan asli daerah direncanakan bertambah sebesar Rp.7.441.178.152,- atau 14,88% dari APBD TA.2012 sehingga menjadi Rp.57.441.178.152,- yang terdiri dari : pajak daerah ditargetkan sebesar Rp.18.569.600.000,- bertambah sebesar Rp.839.913.900,- atau 4,74% dari APBD TA. 2012. Retribusi daerah ditargetkan sebesar Rp.20.156.094.637,- bertambah sebesar Rp.6.232.899.252,- atau 44,77% dari tahun anggaran sebelumnya. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ditargetkan sama dengan TA.2012. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp. 6.715.483.515,- bertambah sebesar Rp.368.365.000,- atau 5,80% dari APBD TA. 2012. Dana perimbangan direncanakan sebesar Rp.622.550.757.100,- secara keseluruhan mengalami pertambahan sebesar Rp.33.055.056.000,- atau 5,61% dari APBD TA. 2012 yang terdiri dari : dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak sumber daya alam ditargetkan sama dengan TA. 2012 sebesar Rp.52.354.788.100,. Dana alokasi umum ditargetkan Rp.461.644.282.000,- bertambah sebesar Rp. 58.813.237.000,- atau 12,74% dari APBD TA.2012. dana alokasi khusus (DAK) ditargetkan sebesar Rp.49.738.450.000,- berkurang sebesar Rp.25.758.180.000,- atau 34,12% dari APBD TA.2012. Lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp. 68.000.000.000,- yang diperoleh dari bagi hasil pajak pemerintah provinsi, sedangkan dana bantuan keuangan provinsi dan sumber-sumber dana lainnya tidak dibawakan pada R-APBD TA.2013, karena penetapannya belum diperoleh dari pemerintah atasan. Dari kondisi rencana pendapatan daerah yang ditargetkan dalam rancangan peraturan daerah tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu TA.2013 masih didominasi dari dana perimbangan dalam bentuk total perolehan pendapatan daerah akan tetap diatas peranan pendapatan asli daerah, dengan perkiraan komposisi 83,22% untuk dana perimbangan dan 7,68% pendapatan asli daerah dan komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 9,10%. Dengan demikian bahwa pembiayaan terhadap R-APBD Kabupaten Labuhanbatu TA. 2013 masih didominasi dari dana perimbangan. Belanja Daerah. Belanja daerah dalam R-APBD Kabupaten Labuhanbatu TA.2013 direncanakan sebesar Rp.766.402.295.035,- bertambah sebesar Rp.56.131.857.064,- atau 7,90% dari APBD TA.2012. Secara umum bahwa pertambahan belanja daerah tersebut dialokasikan pada kelompok belanja tidak langsung sebesar 4,69% yang digunakan antara lain untuk pembayaran kenaikan gaji PNSD/CPNSD, sedangkan belanja langsung bertambah sebesar 7,90% dari TA. 2012. Komposisi belanja daerah tersebut terurai sebagai berikut : belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp.418.031.436.619,- bertambah sebesar Rp. 18.718.112.504,- atau 4,69% dari APBD TA. 2012 dengan uraian sebagai berikut : belanja pegawai direncanakan sebesar Rp.391.699.577.702,- bertambah sebesar Rp.18.476.878.978,- atau 4,95% dari APBD TA. 2012. Belanja bunga direncanakan sama dengan TA. 2012, sebesar Rp.77.079.917,-, sedangkan belanja subsidi tidak dialokasikan dalam R-APBD TA.2013. Belanja hibah direncanakan sebesar Rp.9.050.000.000,- bertambah sebesar Rp.727.000.000,- atau 8,73% dari tahun anggaran sebelumnya. Belanja bantuan sosial direncanakan sebesar Rp.5.314.000.000,- bertambah sebesar Rp.1.250.600.000,- atau 30,78% dari APBD TA.2012. Belanja bagi hasil kepada pemerintah desa direncanakan sebesar Rp.1.800.000.000,- berkurang sebesar Rp.2.700.000.000,- atau 60,00% dari APBD TA.2012. Pengurangan belanja ini merupakan pergeseran anggaran yang disesuaikan dengan Permendagri nomor 37 tahun 2012 tentang pedoman penyusunan APBD TA. 2013. Belanja bantuan keuangan dialokasikan sebesar Rp.8.590.779.000,- atau bertambah sebesar Rp.3.500.000.000,- atau 61,46% dari APBD TA.2012. pertambahan belanja tersebut bersumber dari pergeseran anggaran dari belanja bagi hasil kepada pemerintah desa. Belanja tidak terduga direncanakan sebesar Rp.1.500.000.000,- pada APBD TA.2013. Belanja langsung direncanakan sebesar Rp.348.370.858.416,- bertambah sebesar Rp.56.131.857.064 atau 7,90% dari APBD TA. 2012, dimana belanja modal direncanakan pada R-APBD TA. 2013 adalah sebesar rp.165.717.112.832,-. Pembiayaan Daerah. Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp.19.500.000.000,- dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.1.089.640.217,-. Pengeluaran penerimaan pembiayaan dialokasikan untuk pembayaran pokok utang adalah sebesar Rp.89.640.217,- dan penguatan modal bagi koperasi dan UKM adalah sebesar Rp.1.000.000.000,-. Dengan demikian pembiayaan netto pada TA.2013 yang digunakan untuk menutupi defisit anggaran adalah sebesar sebesar Rp.18.410.359.783,-. Acara yang diawali dengan penandatanganan Kebijakan Umum APBD ( KUA ) serta Prioritas Plafond Anggara Sementara (PPA) itu dilanjutkan dengan tanggapan fraksi-fraksi yang dilaksanakan pada siang dan sore hari.(AR). Teks foto : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD disaksikan Ketua DPRD Hj Ellya Rossa Siregar, Wakil Bupati Suhari Pane SIP, para Wakil Ketua DPRD menandatangani KUA PPA pada Rapat Paripurna DPRD pembahasan R-APBD Kab. L.Batu TA 2013.