RANTAUPRAPAT, ML : Untuk mensiasati cuaca ekstrim saat ini berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, seperti memberikan bibit unggul dengan masa panen pendek dan penanaman sejuta pohon di berbagai tempat.
Demikian disampaikan bupati Labuhanbatu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD ketika diwawancarai wartawan di sela-sela acara Peringatan Hari Penanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) di komplek Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun, Jalan Adam Malik, Rantauprapat, Selasa (20/12).
Bupati mengatakan, penaman pohon yang kita lakukan memang tidak dapat dirasakan manfaatnya saat ini, tetapi dalam 20 tahun mendatang anak cucu kita pasti dapat merasakannya. “Oleh sebab itu tanamlah pohon untuk anak cucu kita sebagai warisan yang bernilai tinggi bagi mereka pada saatnya”, tegas Tigor.
Pemanasan global sudah nyata dapat kita rasakan, kata Tigor, jadi tidak ada jalan lain kita sebagai orang tua dan pemerintah harus mulai berbuat saat ini dengan melakukan gerakan penanaman pohon baik itu di lingkungan pekarangan masing-masing, maupun di lokasi-lokasi yang dianggap tandus.
Sementara itu amanat tertulis menteri kehutanan RI menjelaskan, bahwa penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2011 merupakan gerakan nyata penanaman pohon secara massal yang bertujuan untuk menambah tutupan lahan dan mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor, konservasi keanekaragaman hayati (biodeversity), penyerapan karbon di atmosfir untuk pencegahan dampak perubahan iklim, mendukung pembangunan ketahanan pangan, energi, dan ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat.
Terjadinya banjir dan longsor di beberapa daerah membuktikan bahwa hulu DAS telah mengalami kerusakan. Guna mengatasi masalah tersebut, Kementerian Kehutanan telah meluncurkan berbagai program untuk perbaikan lingkungan, satu di antaranya adalah Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon.
Mengingat perbaikan lingkungan ini merupakan kerja besar, dan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, maka saya harapkan instansi terkait, kalangan pendidikan, TNI, POLRI, dan swasta ikut serta mendukung gerakan penanaman satu miliar pohon ini.
Keikutsertaan semua pihak dalam kegiatan penanaman pohon ini dapat dikatakan bahwa dalam pembangunan nasional tidak ada program yang primadona, karena pada dasarnya di dalam pembangunan nasional itu terdapat keterkaitan antar sektor, dan semua sektor harus saling mendukung demi tercapainya tujuan pembangunan nasional. Inilah yang kita sebut dengan kebersamaan.
Demikian pula dengan kegiatan penanaman pohon pada hari ini, merupakan wujud kebersamaan Pemerintah dengan masyarakat. Kebersamaan seperti itu perlu terus kita bina dan kembangkan, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya lingkungan hidup yang baik, dan dengan kesadaran sendiri berperan aktif dalam rehabilitasi hutan dan lahan.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Ir Jumingan, kepada wartawan mengatakan, lokasi kegiatan penanaman pohon dilakukan secara serentak di 9 kecamatan di kabupaten Labuhanbatu.
Adapun tempat-tempat penanaman dilakukan di lahan yang telah degradasi atau tidak produktif yang mendesak dipulihkan, kawasan public (pusat rekreasi), kanan-kiri turus jalan (jalan Negara, provinsi, kabupaten, dan desa), pekarangan atau halaman perkantoran, rumah ibadah, sekolah-sekolah, pemukiman dan fasilitas umum serta sempadan sungai.
Jumingan juga menjelasakan, bahwa jenis bibit tanaman yang ditanam sebanyak 55.050 batang yang terdiri dari mahono sebanyak 23.100 batang, mangga 5.150 batang, rambutan 5.150 batang, durian 11.650 batang, manggis 2.500 batang, petai 2.500 batang dan matoa 5.000 batang.
Bibit tanaman yang telah didistribusikan kepada masyarakat dan telah ditanam sebanyak 17.948 batang pohon yang dilaksanakan oleh Kodim 0209 Labuhanbatu, Organisasi Perempuan Labuhanbatu dan Bank BRI.
Dikatakannya, bahwa kegiatan yang berthemakan “Sukseskan Penanaman Satu Milyar Pohon” ini dimaksudkan untuk meningkatkan dan membangkitkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya baik secara individu, keluarga, kelompok, desa/kelurahan, kecamatan dan wilayah kabupaten harus bersama-sama melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon mulai dari diri sendiri dan lingkungan sendiri.
Hadir pada kesempatan itu antara lain Dan Dim 0209 Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua, Asisten Ekbang Drs H Edi Sampurna Rambe MSi, Asisten Administrasi Umum Ahmad Muflih SH, para kepala SKPD, Camat Rantau Utara Haris Topan Hasibuan SH, Camat Rantau Selatan Hery AP, para kepala keluaran se-kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan, pemuka masyakarat dan ratusan pelajar Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun.(AR).
Teks foto : Bupati Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Kadis Hutbun Ir Jumingan ketika melakukan penanaman pohon mangga di komplek Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun.
1 File telah Dilampirkan| 207KB
Bupati : Sungguh Tinggi Harkat Seorang Ibu
RANTAUPRAPAT, ML : Sungguh tinggi harkat dan martabat seorang ibu, karena kita semua keluar dari rahimnya. Ibu juga yang membesarkan dan mendidik kita sehingga menjadi orang-orang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Jadi, selayaknyalah kita menghargai, menghormati dan menyayangi ibu.
Demikian disampaikan bupati Labuhanbatu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam sambutannya pada acara hari ibu ke-83 di aula Asrama Haji Rantauprapat, Kamis (22/12).
Tigor mengatakan, seorang ibu saat ini harus lah pintar dan selalu membawa anaknya ke Posyandu atau Poskesdes maupun Puskesmas. Hal itu dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan anak kita apakah baik atau tidak.
Pengalaman selama ini menunjukkan, kata Tigor, bahwa banyak anak-anak kita yang terserang penyakit difteri, yaitu penyakit infeksi akut pada saluran pernafasan bagian atas. Korban penyakit difteri ini ternyata memiliki riwayat imunisasi yang tidak lengkap dan bahkan ada yang tidak pernah diimunisasi sama sekali.
Pada kesempatan itu Tigor mengajak seluruh ibu yang hadir untuk memasukkan anak-anaknya ke pendidikan anak usia dini (PAUD), guna memberikan kepada mereka pendidikan karakter bangsa yang tau menghormati orang tua atau orang yang lebih tua dari dirinya.
Hal ini penting, katanya, karena saat ini sudah jarang kita jumpai seorang anak memberikan rasa hormatnya kepada orang tua, guru maupun teman yang lebih tua dari dirinya. Yang lebih mengkhawatirkan lagi anak-anak saat ini setiap menginginkan sesuatu harus instan, serba cepat sehingga menimbulkan konflik dalam kehidupannya baik di keluarga maupun di dunia pergaulannya.
Pada bagian lain Tigor mengatakan, peringatan hari ibu (PHI) merupakan peringatan terhadap nilai-nilai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang mendambakan nilai persatuan dan kesatuan Indonesia. Nilai kasih sayang ibu Indonesia dan nilai kerelaan berkorban untuk berjuang membangun Indonesia.
“Peringatan hari Ibu ke 83 memfokuskan pada aspek ekonomi, sehingga kaum perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang budaya, agama dn status sosial dapat melakukan introspeksi kembali terhadap upaya dan perjuangan yang telah dilakukan kaum perempuan Indonesia, “ ujarnya.
Dalam acara yang bertemakan “Peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan ekonomi menuju kesejahteraan bangsa” itu, Tigor juga menambahkan upaya peningkatan peran dan partisipasi perempuan di bidang ekonomi menjadi satu hal yang sangat strategis didalam memperkuat ketahanan keluarga, ketahanan nasional dan tentunya akan berimplikasi pada ketahanan regional.
Tigor juga mengatakan kaum perempuan sebagai ibu dari anak-anaknya yang melalui peran utamanya akan dapat membangun karakter bangsa, jati diri bangsa dan budi pekerti yang dihormati, untuk ikut mengukir peradaban manusia di dunia.
Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu ke 83 itu, Heli Fenida SKM MKes mengatakan, PHI merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan serta upaya meningkatkan kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Dalam peringatan Hari Ibu di Labuhanbatu, juga diwarnai dengan berbagai kegianat, antara lain senam bersama organisasi perempuan, volley ball organisasi perempuan dan lomba membaca puisi bagi PIK-Remaja.
Pada kesempatan itu Ketua DPRD Labuhanbatu yang mewakili Himpunan Wanita Karya (HWK) berkesempatan membacakan sejarah singkat hari ibu dan wakil ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu Ny Hj Khairani Ali Usman membacakan pembukaan UUD 1945.
Hadir pada acara itu antara lain Kapolres AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIK, Kajari Bambang Sudradjat SH, Ketua Pengadilan Negeri Sabarulina Ginting SH MHum, Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Ketua TP PKK Ny Hj Fitra Laina TP Siregar SpTHT, para ketua dan anggota Organisasi Perempuan Labuhanbatu dan para kepala SKPD.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar dan Unsur Pimpinan Daerah Labuhanbatu lainnya foto bersama usai memperingati Hari Ibu ke-83 di Aula Asrama Haji Rantauprapat, Kamis (22/11).
Teks foto : Ketua TP PKK Labuhanbatu Ny Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT ketika memberikan ucapan selamat kepada anak-anak yang telah menampilkan sendra tari pada Hari Ibu ke-83 di Aula Asrama Haji Rantauprapat.
Demikian disampaikan bupati Labuhanbatu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam sambutannya pada acara hari ibu ke-83 di aula Asrama Haji Rantauprapat, Kamis (22/12).
Tigor mengatakan, seorang ibu saat ini harus lah pintar dan selalu membawa anaknya ke Posyandu atau Poskesdes maupun Puskesmas. Hal itu dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan anak kita apakah baik atau tidak.
Pengalaman selama ini menunjukkan, kata Tigor, bahwa banyak anak-anak kita yang terserang penyakit difteri, yaitu penyakit infeksi akut pada saluran pernafasan bagian atas. Korban penyakit difteri ini ternyata memiliki riwayat imunisasi yang tidak lengkap dan bahkan ada yang tidak pernah diimunisasi sama sekali.
Pada kesempatan itu Tigor mengajak seluruh ibu yang hadir untuk memasukkan anak-anaknya ke pendidikan anak usia dini (PAUD), guna memberikan kepada mereka pendidikan karakter bangsa yang tau menghormati orang tua atau orang yang lebih tua dari dirinya.
Hal ini penting, katanya, karena saat ini sudah jarang kita jumpai seorang anak memberikan rasa hormatnya kepada orang tua, guru maupun teman yang lebih tua dari dirinya. Yang lebih mengkhawatirkan lagi anak-anak saat ini setiap menginginkan sesuatu harus instan, serba cepat sehingga menimbulkan konflik dalam kehidupannya baik di keluarga maupun di dunia pergaulannya.
Pada bagian lain Tigor mengatakan, peringatan hari ibu (PHI) merupakan peringatan terhadap nilai-nilai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang mendambakan nilai persatuan dan kesatuan Indonesia. Nilai kasih sayang ibu Indonesia dan nilai kerelaan berkorban untuk berjuang membangun Indonesia.
“Peringatan hari Ibu ke 83 memfokuskan pada aspek ekonomi, sehingga kaum perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang budaya, agama dn status sosial dapat melakukan introspeksi kembali terhadap upaya dan perjuangan yang telah dilakukan kaum perempuan Indonesia, “ ujarnya.
Dalam acara yang bertemakan “Peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan ekonomi menuju kesejahteraan bangsa” itu, Tigor juga menambahkan upaya peningkatan peran dan partisipasi perempuan di bidang ekonomi menjadi satu hal yang sangat strategis didalam memperkuat ketahanan keluarga, ketahanan nasional dan tentunya akan berimplikasi pada ketahanan regional.
Tigor juga mengatakan kaum perempuan sebagai ibu dari anak-anaknya yang melalui peran utamanya akan dapat membangun karakter bangsa, jati diri bangsa dan budi pekerti yang dihormati, untuk ikut mengukir peradaban manusia di dunia.
Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu ke 83 itu, Heli Fenida SKM MKes mengatakan, PHI merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan serta upaya meningkatkan kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Dalam peringatan Hari Ibu di Labuhanbatu, juga diwarnai dengan berbagai kegianat, antara lain senam bersama organisasi perempuan, volley ball organisasi perempuan dan lomba membaca puisi bagi PIK-Remaja.
Pada kesempatan itu Ketua DPRD Labuhanbatu yang mewakili Himpunan Wanita Karya (HWK) berkesempatan membacakan sejarah singkat hari ibu dan wakil ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu Ny Hj Khairani Ali Usman membacakan pembukaan UUD 1945.
Hadir pada acara itu antara lain Kapolres AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIK, Kajari Bambang Sudradjat SH, Ketua Pengadilan Negeri Sabarulina Ginting SH MHum, Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Ketua TP PKK Ny Hj Fitra Laina TP Siregar SpTHT, para ketua dan anggota Organisasi Perempuan Labuhanbatu dan para kepala SKPD.(AR).
Teks foto : Bupati Tigor Panusunan Siregar dan Unsur Pimpinan Daerah Labuhanbatu lainnya foto bersama usai memperingati Hari Ibu ke-83 di Aula Asrama Haji Rantauprapat, Kamis (22/11).
Teks foto : Ketua TP PKK Labuhanbatu Ny Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT ketika memberikan ucapan selamat kepada anak-anak yang telah menampilkan sendra tari pada Hari Ibu ke-83 di Aula Asrama Haji Rantauprapat.
Aliran Listrik Membaik, Masyarakat Pantai Buat Syukuran Pemuka Masyarakat Upah-Upah Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu
RANTAUPRAPAT, ML : Panai Tengah Nama Kecamatannya, Mora Parapat Nama Camatnya, Labuhanbatu Nama Kabupatennya, dr Tigor Nama Bupatinya. Demikian sepenggal bait syair lagu aluran Group Nasyid PGRI Kecamatan Panai Tengah mengawali acara syukuran Masyarakat Pantai yang dilaksanakan di Loods Pekan Labuhanbilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (29/12).
Acara yang dilaksanakan itu merupakan bentuk rasa syukur masyarakat pantai yang terdiri dari Kecamatan Panai Hulu, Panai Tengah dan Panai Hilir karena di daerah itu telah terbangun beberapa infrastruktur antara lain dermaga atau tangkahan, jalan dan fasilitas lainnya seperti pembangkit listrik tenaga diesel berkekuatan 2x2,5 MW.
Sebagai bentuk rasa syukur, pemuka masyarakat dari 3 kecamatan melakukan upah-upah kepada Bupati Tigor Panusunan Siregar dan Ibu Hj Fitra Laila TP SpTHT serta Wakil Bupati Suhari Pane SIP.
Bupati Labuhanbatu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam pidato arahannya mengatakan, dalam janji politik beberapa tahun yang lalu saya mengatakan rakyat jangan bodoh, jangan sakit dan jangan lapar.
Jangan bodoh termasuk di dalamnya menyediakan listrik yang baik kepada masyarakat. “Bagaimana anak-anak kita dapat belajar dengan baik di waktu malam kalau listrik di sini pukul 20.00 Wib saja sudah mati”, kata Tigor.
Dibangunnya pembangkit listrik di Labuhanbilik ini merupakan kerja sama yang baik dengan pihak PT PLN. Saya sebagai bupati, jelas Tigor, telah melakukan lobby ke General Manager Wilayah Sumatera Utara dan Dirut PT PLN yang saat itu dibawah Dahlan Iskan.
“Alhamdulillah apa yang kita sampaikan dapat direspon oleh pihak PLN dengan memasang Generator di Labuhanbilik ini”, tambahnya seraya menjelaskan, salah satu yang disampaikan beliau kepada Dirut PT PLN bahwa pada tahun 1924 telah ada listrik di Labuhanbilik yang dikelola oleh Belanda.
Tigor menegaskan, bahwa Pemkab Labuhanbatu di bawah Tigor-Suhari akan berupaya mempercepat akselerasi pembangunan infrastruktur maupun bidang lainnya di wilayah tersebut. Di hadapan seluruh lapisan masyarakat Labuhanbilik dan sekitarnya, Tigor mengutarakan, bahwa upaya akan dilakukan untuk meningkatkan tarap hidup masyakat pantai.
Dijelaskannya, bahwa dalam waktu dekat akan diserahkan kepada nelayan di daerah itu 10 unit kapal dengan bobot 5 GT dengan kekuatan 23 HP. Dengan kapal ini diharapkan nelayan daerah pesisir Labuhanbatu dapat melaut sampai tengah selat Sumatera, tidak lagi di sekitar dan muara Sungai Barumun.
“Dengan demikian pendapatan nelayan kita akan meningkat dan kita tidak lagi mendatangkan ikan dari daerah lain”, kata Tigor.
Camat Panai Tengah Mora A Parapat S Sos dalam sambutannya mengatakan, pembangunan yang dilakukan Pemkab Labuhanbatu benar-benar telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Panai Tengah khusunya dan daerah pantai umumnya.
“Atas upaya yang gigih dari bapak Bupati untuk merobah tarap hirup masyarakat di daerah ini kami patut berterima kasih dan mewujudkan rasa sykur kami dengan melakukan acara sykuran ini”, kata Mora Parapat.
Salah seorang tokoh masyarakat Labuhanbilik H Rustam Effendi mengatakan, orang yang tidak mau berterima kasih kepada manusia biasanya akan sulit bersyukur kepada Allah Swt. Oleh sebab itu, kata Rustam, kami masyarakat pantai patut berterima kasih kepada Bupati Labuhanbatu, karena telah membawa perubahan di daerah ini.
“Sebagai bentuk terima kasih dan rasa syukur kepada Allah Swt, kami melaksanakan acara syukuran ini”, kata Rustam Effendi.
Ungkapan terima kasih ini, kata Rustam, bukanlah tanpa dasar tetapi kenyataan yang kami terima berupa baiknya aliran listrik yang selama ini tidak kami dapatkan. “Demikian juga pembangunan tangkahan (dermaga) dan jalan yang sudah dapat kami rasakan manfaatnya”, tegas Rustam.
Sementara Manajer PT PLN Cabang Rantauprapat Abdul Haris Nasution mengatakan, generator yang saat ini terpasang di Labuhanbilik hanya akan bertahan 2-3 tahun. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk dapat berhemat dalam pemakaian listrik agar generator yang ada dapat bertahan lama.
Kepada masyarakat Abdul Haris meminta agar dalam mewujudkan rasa terima kasih kepada PLN dengan melakukan pembayaran tagihan listrik tepat waktu. “Kami minta para pelanggan PLN di daerah ini dapat mewujudkan rasa terima kasihnya dengan membayar tagihan listrik tepat waktu”, ujarnya.
Hadir pada kesempatan itu antara lain Dan Dim 0209 Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua, para Asisten Setdakab, para kepala SKPD , Camat Panai Hulu, camat Panai Hilir dan undangan lainnya.(AR).
Acara yang dilaksanakan itu merupakan bentuk rasa syukur masyarakat pantai yang terdiri dari Kecamatan Panai Hulu, Panai Tengah dan Panai Hilir karena di daerah itu telah terbangun beberapa infrastruktur antara lain dermaga atau tangkahan, jalan dan fasilitas lainnya seperti pembangkit listrik tenaga diesel berkekuatan 2x2,5 MW.
Sebagai bentuk rasa syukur, pemuka masyarakat dari 3 kecamatan melakukan upah-upah kepada Bupati Tigor Panusunan Siregar dan Ibu Hj Fitra Laila TP SpTHT serta Wakil Bupati Suhari Pane SIP.
Bupati Labuhanbatu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam pidato arahannya mengatakan, dalam janji politik beberapa tahun yang lalu saya mengatakan rakyat jangan bodoh, jangan sakit dan jangan lapar.
Jangan bodoh termasuk di dalamnya menyediakan listrik yang baik kepada masyarakat. “Bagaimana anak-anak kita dapat belajar dengan baik di waktu malam kalau listrik di sini pukul 20.00 Wib saja sudah mati”, kata Tigor.
Dibangunnya pembangkit listrik di Labuhanbilik ini merupakan kerja sama yang baik dengan pihak PT PLN. Saya sebagai bupati, jelas Tigor, telah melakukan lobby ke General Manager Wilayah Sumatera Utara dan Dirut PT PLN yang saat itu dibawah Dahlan Iskan.
“Alhamdulillah apa yang kita sampaikan dapat direspon oleh pihak PLN dengan memasang Generator di Labuhanbilik ini”, tambahnya seraya menjelaskan, salah satu yang disampaikan beliau kepada Dirut PT PLN bahwa pada tahun 1924 telah ada listrik di Labuhanbilik yang dikelola oleh Belanda.
Tigor menegaskan, bahwa Pemkab Labuhanbatu di bawah Tigor-Suhari akan berupaya mempercepat akselerasi pembangunan infrastruktur maupun bidang lainnya di wilayah tersebut. Di hadapan seluruh lapisan masyarakat Labuhanbilik dan sekitarnya, Tigor mengutarakan, bahwa upaya akan dilakukan untuk meningkatkan tarap hidup masyakat pantai.
Dijelaskannya, bahwa dalam waktu dekat akan diserahkan kepada nelayan di daerah itu 10 unit kapal dengan bobot 5 GT dengan kekuatan 23 HP. Dengan kapal ini diharapkan nelayan daerah pesisir Labuhanbatu dapat melaut sampai tengah selat Sumatera, tidak lagi di sekitar dan muara Sungai Barumun.
“Dengan demikian pendapatan nelayan kita akan meningkat dan kita tidak lagi mendatangkan ikan dari daerah lain”, kata Tigor.
Camat Panai Tengah Mora A Parapat S Sos dalam sambutannya mengatakan, pembangunan yang dilakukan Pemkab Labuhanbatu benar-benar telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Panai Tengah khusunya dan daerah pantai umumnya.
“Atas upaya yang gigih dari bapak Bupati untuk merobah tarap hirup masyarakat di daerah ini kami patut berterima kasih dan mewujudkan rasa sykur kami dengan melakukan acara sykuran ini”, kata Mora Parapat.
Salah seorang tokoh masyarakat Labuhanbilik H Rustam Effendi mengatakan, orang yang tidak mau berterima kasih kepada manusia biasanya akan sulit bersyukur kepada Allah Swt. Oleh sebab itu, kata Rustam, kami masyarakat pantai patut berterima kasih kepada Bupati Labuhanbatu, karena telah membawa perubahan di daerah ini.
“Sebagai bentuk terima kasih dan rasa syukur kepada Allah Swt, kami melaksanakan acara syukuran ini”, kata Rustam Effendi.
Ungkapan terima kasih ini, kata Rustam, bukanlah tanpa dasar tetapi kenyataan yang kami terima berupa baiknya aliran listrik yang selama ini tidak kami dapatkan. “Demikian juga pembangunan tangkahan (dermaga) dan jalan yang sudah dapat kami rasakan manfaatnya”, tegas Rustam.
Sementara Manajer PT PLN Cabang Rantauprapat Abdul Haris Nasution mengatakan, generator yang saat ini terpasang di Labuhanbilik hanya akan bertahan 2-3 tahun. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk dapat berhemat dalam pemakaian listrik agar generator yang ada dapat bertahan lama.
Kepada masyarakat Abdul Haris meminta agar dalam mewujudkan rasa terima kasih kepada PLN dengan melakukan pembayaran tagihan listrik tepat waktu. “Kami minta para pelanggan PLN di daerah ini dapat mewujudkan rasa terima kasihnya dengan membayar tagihan listrik tepat waktu”, ujarnya.
Hadir pada kesempatan itu antara lain Dan Dim 0209 Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua, para Asisten Setdakab, para kepala SKPD , Camat Panai Hulu, camat Panai Hilir dan undangan lainnya.(AR).
Wewenang Penjatuhan Disiplin PNS Adalah Tanggung Jawab Atasan Langsung
RANTAUPRAPAT, ML : Saat ini wewenang penjatuhan pegawai negeri sipil (PNS) bukan hanya pada inspektorat maupun badan kepegawaian, tetapi sudah menjadi wewenang dan tanggung jawab atasn langsung. Untuk itu, setipa pejabat structural mulai dari eselon II sampai eselon IV wajib memahani peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010.
Demikian antara lain pidato sambutan tertulis bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang dibacakan oleh Plt Sekdakab Labuhanbatu H Ali Usman Harahap SH pada acara SosialisasiPeraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Balai Diklat BKD Labuhanbatu, Selasa (27/12).
Bupati mengatakan, pejabat yang berwenang menghukum wajib menjatuhkan hukuman disiplin kepada PNS yang melakukan pelanggaran disiplin, apabila tidak dilakukan maka pejabat tersebut harus dijatuhi hukuman disiplin oleh atasannya.
Oleh karena itu, kata bupati, melalui sosialisasi ini diharapkan semua kepala SKPD, kepala bagian dan kepala unit pelaksana teknis dinas (UPTD) di lingkungan pemerintah kabupaten Labuhanbatu mengerti dan memahami peraturan tersebut dan memahami wewenang dan tanggung jawabnya.
Sementara itu kepala badan kepegawaian daerah kabupaten Labuhanbatu Aswad Siregar SE MAP mengatakan, tujuan sosialisasi PP Nomor 53 Tahun 2010 itu dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur terhadap disiplin PNS sehingga dapat diterapkan di lingkungan Pemkab Labuhanbatu.
Dikatakannya, bahwa peserta sosialisasi itu terdiri dari kepala SKPD, seluruh kepala bagian Setdakab, Kasubbag Kepegawaian pada seluruh SKPD, seluruh kepala cabang dinas, seluruh kepala Puskesmas dan unsure-unsur yang berwenang terhadap disiplin PNS.
Sementara Narasumber adalah Endang Susilowati, Asisten Deputi Penegakan Integritas SDM Aparatur Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Agus Praptana S Sos, Kabid SK dan Pensiun Badan Kepegawaian Negara Regional IV Sumatera Utara.
Turut hadir pada kesempatan itu Asisten Ekbang dan Kesra Setdakab Labuhanbatu Drs Edi Sampurna Rambe MSi.(AR)
Demikian antara lain pidato sambutan tertulis bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang dibacakan oleh Plt Sekdakab Labuhanbatu H Ali Usman Harahap SH pada acara SosialisasiPeraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Balai Diklat BKD Labuhanbatu, Selasa (27/12).
Bupati mengatakan, pejabat yang berwenang menghukum wajib menjatuhkan hukuman disiplin kepada PNS yang melakukan pelanggaran disiplin, apabila tidak dilakukan maka pejabat tersebut harus dijatuhi hukuman disiplin oleh atasannya.
Oleh karena itu, kata bupati, melalui sosialisasi ini diharapkan semua kepala SKPD, kepala bagian dan kepala unit pelaksana teknis dinas (UPTD) di lingkungan pemerintah kabupaten Labuhanbatu mengerti dan memahami peraturan tersebut dan memahami wewenang dan tanggung jawabnya.
Sementara itu kepala badan kepegawaian daerah kabupaten Labuhanbatu Aswad Siregar SE MAP mengatakan, tujuan sosialisasi PP Nomor 53 Tahun 2010 itu dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur terhadap disiplin PNS sehingga dapat diterapkan di lingkungan Pemkab Labuhanbatu.
Dikatakannya, bahwa peserta sosialisasi itu terdiri dari kepala SKPD, seluruh kepala bagian Setdakab, Kasubbag Kepegawaian pada seluruh SKPD, seluruh kepala cabang dinas, seluruh kepala Puskesmas dan unsure-unsur yang berwenang terhadap disiplin PNS.
Sementara Narasumber adalah Endang Susilowati, Asisten Deputi Penegakan Integritas SDM Aparatur Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Agus Praptana S Sos, Kabid SK dan Pensiun Badan Kepegawaian Negara Regional IV Sumatera Utara.
Turut hadir pada kesempatan itu Asisten Ekbang dan Kesra Setdakab Labuhanbatu Drs Edi Sampurna Rambe MSi.(AR)
Seputar Labuhanbatu Dot Com
adalah merupakan salah satu media online yang sangat mudah di akses dan didapat dari seluruh dunia. Melalui jaringan internet. Dengan kemajuan tehnologi informasi dewasa ini, manusia mudah mendapatkan informasi aktual dan akurat. Seiring dengan perkembangan tehnologi informasi tersebut,sudah menjadi kebutuhan masyarakat dunia, terhadap kecepatan dan akurasi informasi yang didapatnya.
Media informasi di internet, dapat diakses setiap saat dari belahan dunia manapun. Selama akses internet ada di ditempat itu. Media online, sangat ampuh, effektif, membantu dunia usaha dalam memasarkan produknya keberbagai negara, wilayah dan tempat-tempat yang tidak bisa dijangkau media cetak maupun media elektronik.
Kehadiran Seputar Labuhanbatu sebagai media online lokal, sangat potensial menjangkau konsumen dan masyarakat luas. Seputar Labuhanbatu, kehadirannya, diharapkan dapat menjembatani kepentingan dunia usaha, pemerintah dan masyarakat Seputar Labuhanbatu, diharapkan dapat membantu pengembangan daerah dan pendapatan masyarakat, melalui informasi-informasi yang disajikan.
Seputar Labuhanbatu, merupakan salah satu media informasi berita lokal, yang disajikan secara propesional dan proporsional.
Berdirinya Seputar Labuhanbatu, selain diharapkan sebagai media sosial kontrol, sekaligus juga sebagai media informasi dalam rangka membantu pengembangan daerah.
Kerjasama dari sumua pihak, baik Pemerintah, Kalangan Dunia Usaha, lembaga-lembaga swasta nasional, asing, serta lembaga lainnya dan masyarakat, sangat dibutuhkan
Manejemen seputar labuhanbatu dot com
Pemimpin umum/Redaksi : Zimmi A.Panjaitan
Wartawan : Indri Zainuddin
Media informasi di internet, dapat diakses setiap saat dari belahan dunia manapun. Selama akses internet ada di ditempat itu. Media online, sangat ampuh, effektif, membantu dunia usaha dalam memasarkan produknya keberbagai negara, wilayah dan tempat-tempat yang tidak bisa dijangkau media cetak maupun media elektronik.
Kehadiran Seputar Labuhanbatu sebagai media online lokal, sangat potensial menjangkau konsumen dan masyarakat luas. Seputar Labuhanbatu, kehadirannya, diharapkan dapat menjembatani kepentingan dunia usaha, pemerintah dan masyarakat Seputar Labuhanbatu, diharapkan dapat membantu pengembangan daerah dan pendapatan masyarakat, melalui informasi-informasi yang disajikan.
Seputar Labuhanbatu, merupakan salah satu media informasi berita lokal, yang disajikan secara propesional dan proporsional.
Berdirinya Seputar Labuhanbatu, selain diharapkan sebagai media sosial kontrol, sekaligus juga sebagai media informasi dalam rangka membantu pengembangan daerah.
Kerjasama dari sumua pihak, baik Pemerintah, Kalangan Dunia Usaha, lembaga-lembaga swasta nasional, asing, serta lembaga lainnya dan masyarakat, sangat dibutuhkan
Manejemen seputar labuhanbatu dot com
Pemimpin umum/Redaksi : Zimmi A.Panjaitan
Wartawan : Indri Zainuddin
Bupati Labuhanbatu Buka Kegiatan Raimuna Cabang Pramuka
Bupati Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Labuhanbatu membuka secara resmi acara Raimuna Cabang bagi Pramuka Penegak dan Pandega di lapangan bola kaki Kompi 125/KC Rantauprapat, Selasa (27/12).
Raimuna yang berasal dari bahasa Ambai, daerah Yapen Timur, Kabupaten Yapen Waropen Papua, terdiri dari dua suku kata yakni Raid an Muna. Rai berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan Muna adalah daya kekuatan jiwa yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan. Jadi, Raimuna adalah sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh daya kekuatan yang selalu member semangat tinggi dalam mencapai tujuan.
Dalam pidato arahannya, Bupati Tigor Panusunan Siregar mengatakan, kegiatan Raimuna Cabang Tahun 2011 yang diikuti anggota Pramuka penegak/pandega dari Labuhanbatu, Labura dan Labusel merupakan kegiatan yang positif bagi generasi muda.
Pada Raimuna ini, kata Tigor, adik-adik penegak dan pandega akan disuguhi berbagai kegiatan yang menarik dan menantang seperti Giat Prestasi, Observasi, aneka permainan, penghijauan, ceramah Narkoba, penanggulangan bencana dan pentas seni yang semuanya itu menjadi pengalaman berharga untuk bekal perjalan hidup kalian setelah dewasa nanti.
Gerakan Pramuka juga merupakan salah satu kegiatan untuk memupuk rasa cinta tanah air dan bela Negara. “Kalau keuangan Negara memungkinkan Negara kita sudah melaksanakan wajib militer, tetapi karena keuangan negara terbatas maka kita mensiasatinya dengan melakukan pembinaan melalui Gerakan Pramuka dengan memberikan pendidikan berkarakter kebangsaan kepada generasi muda yang tergabung di dalamnya”, kata Tigor.
Pada kesempatan itu Tigor secara khusus meminta kepada para penegak dan pandega untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan, karena dalam kegiatan di alam terbuka seperti Raimuna ini kondisi kesehatan harus terjaga dengan baik.
Ketua Panitia Pelaksana Raimuna Cabang Tahun 2011 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Labuhanbatu yang juga Kepala Dinas Pendidikan Drs Iskandar dalam laporannya mengatakan, jumlah peserta dalam kegiatan Raimuna itu sebanyak 713 orang yang terdiri dari peserta putra 307 orang, putri 356 orang, pembina pendamping 22 orang putra dan 28 putri.
Iskandar mengatakan, tujuan dilaksanakannya Raimuna itu adalah untuk memberikan wawasan dan pengalaman anggota Pramuka Penegak dan Pandega dalam hal keterampilan serta menumbuhkan kesadaran disiplin hidup sehat dan menjaga lingkungan.
Raimuna yang berlangsung selama 4 hari dari tanggal 27-30 Desember 2011 itu dilaksanakan di komplek Gedung Olah Raga Rantauprapat, sementara acara pembukaan dan penutupan dilaksanakan di lapangan Kompi Senapan C 126/KC Rantauprapat.
Selesai upacara pembukaan Bupati dan Unsur Muspida lainnya melakukan peninjauan ke lokasi perkemahan Raimuna. Pada peninjauan secara khusus Bupati memberikan tips kepada adik-adik penegak dan pandega dalam menjaga kebugaran tubuh, seperti minum Oralit selesai berolah raga.
Hadir pada acara itu para Unsur Pimpinan Daerah, Bupati Labura yang diwakili oleh Sekdakab H Amran Matondang SH MHum, Wakil Bupati yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Labuhanbatu, para kepala SKPD dan undangan lainnya.(AR).
Teks foto : Bupati Dr H Tigor Panusunan Siregar SPPD didampingi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Suhari Pane SIP dan Unsur Pimpinan Daerah lainnya ketika memberikan arahan kepada adik-adik peserta Raimuna.
Wewenang Penjatuhan Disiplin PNS Adalah Tanggung Jawab Atasan Langsung
RANTAUPRAPAT, ML : Saat ini wewenang penjatuhan pegawai negeri sipil (PNS) bukan hanya pada inspektorat maupun badan kepegawaian, tetapi sudah menjadi wewenang dan tanggung jawab atasn langsung. Untuk itu, setipa pejabat structural mulai dari eselon II sampai eselon IV wajib memahani peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010.
Demikian antara lain pidato sambutan tertulis bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang dibacakan oleh Plt Sekdakab Labuhanbatu H Ali Usman Harahap SH pada acara SosialisasiPeraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Balai Diklat BKD Labuhanbatu, Selasa (27/12).
Bupati mengatakan, pejabat yang berwenang menghukum wajib menjatuhkan hukuman disiplin kepada PNS yang melakukan pelanggaran disiplin, apabila tidak dilakukan maka pejabat tersebut harus dijatuhi hukuman disiplin oleh atasannya.
Oleh karena itu, kata bupati, melalui sosialisasi ini diharapkan semua kepala SKPD, kepala bagian dan kepala unit pelaksana teknis dinas (UPTD) di lingkungan pemerintah kabupaten Labuhanbatu mengerti dan memahami peraturan tersebut dan memahami wewenang dan tanggung jawabnya.
Sementara itu kepala badan kepegawaian daerah kabupaten Labuhanbatu Aswad Siregar SE MAP mengatakan, tujuan sosialisasi PP Nomor 53 Tahun 2010 itu dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur terhadap disiplin PNS sehingga dapat diterapkan di lingkungan Pemkab Labuhanbatu.
Dikatakannya, bahwa peserta sosialisasi itu terdiri dari kepala SKPD, seluruh kepala bagian Setdakab, Kasubbag Kepegawaian pada seluruh SKPD, seluruh kepala cabang dinas, seluruh kepala Puskesmas dan unsure-unsur yang berwenang terhadap disiplin PNS.
Sementara Narasumber adalah Endang Susilowati, Asisten Deputi Penegakan Integritas SDM Aparatur Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Agus Praptana S Sos, Kabid SK dan Pensiun Badan Kepegawaian Negara Regional IV Sumatera Utara.
Turut hadir pada kesempatan itu Asisten Ekbang dan Kesra Setdakab Labuhanbatu Drs Edi Sampurna Rambe MSi.(AR).
MPW ICMI Sumut Lantik MPD ICMI L.Batu
Ketua Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (MPW ICMI) Provinsi Sumatera Utara Prof DR HM Arif Nasution melantik Pengurus Majelis (Majelis Pengurus Daerah (MPD) ICMI Kabupaten Labuhanbatu Periode 2011-2016, Jumat (23/12) sore di Gedung Nasional Rantauprapat.
Pelantikan ICMI L.Batu di bawah pimpinan Suhari Pane SIP dan Sekretaris Rahmat Hidayat Rambe, S Pd itu juga dihadiri Ketua Dewan Pakar ICMI Sumut Prof DR Subhilhar, MA dan Adde Maruf Wirasenjaya (Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), Bupati L.Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang diwakili Plt Sekdakab H Ali Usman SH, Asisten Ekbang dan Kessos Drs Edi Sampurna Rambe M Si, unsur SKPD dan lainnya.
HM Arif Nasution dalam sambutannya menyampaikan, ICMI bukanlah organisasi yang berorientasi kepada kekuasaan, melainkan wadah yang menjadi dapur pemikiran (think thang) guna mencari solusi atas permasalahan bangsa yang otomatis menjadi permasalahan umat khususnya umat Islam.
ICMI juga bukan tempat berkumpul orang-orang yang memiliki gelar akademis semata, melainkan sebagai wadah bagi orang-orang yang mau menyediakan dirinya untuk memberikan kontribusi kemajuan kepada bangsa.
Ketua ICMI L.Batu Suhari Pane usai dilantik menegaskan, dilantiknya ICMI L.Batu jangan dianggap sebagai langkah kuda-kuda untuk gerakan politik apalagi untuk Pilkada mendatang.
“Tolong hilangkan anggapan itu dan ICMI sendiri akan membuktikan bahwa organisasi ini sebagaimana organisasi lainnya berupaya memb erikan kontribusi positif kepada pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten L.Batu,” ujarnya.
Dalam wawancara khusus, Suhari menyampaikan, ke depan ICMI L.Batu akan memprogramkan seribu sarjana dan program magang ke Jepang bagi pemuda-pemuda L.Batu untuk membentuk angkatan kerja siap pakai yang memiliki life skills.
“Program ini bisa berjalan apabila semua pihak mendukung program tersebut,” katanya seraya menambahkan, ICMI Kabupaten Batubara yang difasilitasi Pemkab setempat telah melaksanakan program magang ke Jepang tersebut.
Sementara Prof DR. Subhilhar dan Adde Maruf Wirasenjaya sebagai narasumber dalam seminar nasional ICMI L.Batu bertema “Hijrah Moral Untuk Kebangkitan Indonesia” dengan moderator Tatang Hidayat Pohan M Si, inti ceramah keduanya menegaskan, kemajuan, kedigdayaan dan tercapainya masyarakat madani di republik ini adalah apabila syarat mutlak berupa etika, kemudian hukum yang berlandaskan etika dapat dipenuhi dan ditegakkan.
Pelantikan ICMI L.Batu di bawah pimpinan Suhari Pane SIP dan Sekretaris Rahmat Hidayat Rambe, S Pd itu juga dihadiri Ketua Dewan Pakar ICMI Sumut Prof DR Subhilhar, MA dan Adde Maruf Wirasenjaya (Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), Bupati L.Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang diwakili Plt Sekdakab H Ali Usman SH, Asisten Ekbang dan Kessos Drs Edi Sampurna Rambe M Si, unsur SKPD dan lainnya.
HM Arif Nasution dalam sambutannya menyampaikan, ICMI bukanlah organisasi yang berorientasi kepada kekuasaan, melainkan wadah yang menjadi dapur pemikiran (think thang) guna mencari solusi atas permasalahan bangsa yang otomatis menjadi permasalahan umat khususnya umat Islam.
ICMI juga bukan tempat berkumpul orang-orang yang memiliki gelar akademis semata, melainkan sebagai wadah bagi orang-orang yang mau menyediakan dirinya untuk memberikan kontribusi kemajuan kepada bangsa.
Ketua ICMI L.Batu Suhari Pane usai dilantik menegaskan, dilantiknya ICMI L.Batu jangan dianggap sebagai langkah kuda-kuda untuk gerakan politik apalagi untuk Pilkada mendatang.
“Tolong hilangkan anggapan itu dan ICMI sendiri akan membuktikan bahwa organisasi ini sebagaimana organisasi lainnya berupaya memb erikan kontribusi positif kepada pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten L.Batu,” ujarnya.
Dalam wawancara khusus, Suhari menyampaikan, ke depan ICMI L.Batu akan memprogramkan seribu sarjana dan program magang ke Jepang bagi pemuda-pemuda L.Batu untuk membentuk angkatan kerja siap pakai yang memiliki life skills.
“Program ini bisa berjalan apabila semua pihak mendukung program tersebut,” katanya seraya menambahkan, ICMI Kabupaten Batubara yang difasilitasi Pemkab setempat telah melaksanakan program magang ke Jepang tersebut.
Sementara Prof DR. Subhilhar dan Adde Maruf Wirasenjaya sebagai narasumber dalam seminar nasional ICMI L.Batu bertema “Hijrah Moral Untuk Kebangkitan Indonesia” dengan moderator Tatang Hidayat Pohan M Si, inti ceramah keduanya menegaskan, kemajuan, kedigdayaan dan tercapainya masyarakat madani di republik ini adalah apabila syarat mutlak berupa etika, kemudian hukum yang berlandaskan etika dapat dipenuhi dan ditegakkan.
Langganan:
Postingan (Atom)
